Home Perkebunan 3 Tips Budidaya Lada Perdu di Pekarangan Rumah

3 Tips Budidaya Lada Perdu di Pekarangan Rumah

Tips Budidaya Lada Perdu

Umumnya tanaman lada dibudidayakan di lahan yang luas, yaitu berkisaran 4 hektar untuk 2.000 tanaman. Sedangkan untuk pertanian skala kecil, 1 hektar berisikan 500 tanaman. Hal ini sangat berkaitan dengan tanaman lada yang bisa tumbuh tinggi sekitar 3 meter menjalar di tiang tajar yang sangat besar, seperti pohon sengon. Lantas, bagaimana dengan kamu yang hanya punya pekarangan sebesar 3×3 meter? Apakah bisa untuk budidaya lada?

Tentu saja bisa, ternyata tanaman lada juga ada versi pendeknya dan tidak perlu tajur hidup sebagai penyanggah mereka. Lada perdu merupakan hasil rekayasa sehingga mereka tidak akan merambat dan tumbuh sebatas 1 meter saja.

Lada perdu juga menjadi pilihan budidaya karena bisa menambah estetika halaman belakang sekaligus memberikan pundi-pundi bagi pemiliknya. Pensarankan, yuk baca tips berikut ini buat yang ingin merombak halaman rumah lebih produktif.

Persiapan lahan

Untuk media tanam, kamu bisa menggunakan galon bekas atau langsung di membuat lubang di tanah. Bersihkan lahan dari gulma bila kamu ingin langsung menaruh tanaman lada perdu. Buat lubang dengan kedalaman 20 cm. Diamkan lahan terkena sinar matahari untuk membunuh patogen atau melepas racun yang ada di dalam tanah.

Kamu juga harus mengukur tingkat keasaman tanah dengan membeli alat test di penjual bahan perkebunan. Lalu mengambil sampel tanah dari 5 lubang galian secara acak. Buang kotorang yang menempel di tanah. Pastikan jumlah sampelnya sekitar 1 liter atau lebih.

Campurkan sampel tadi di dalam ember. Kemudian letakan di atas alas, seperti koran. Setelah tanah kering, pastikan benar-benar kering, lakukan pengujian berdasarkan cara kerja alat yang sudah kamu beli. Pastikan tingkat keasaman sekitar 5,5–5,6 pH seperti table petunjuk yang ada di alat tes yang sudah kamu beli. Bila lebih dari itu, kamu bisa memberikan pupuk kompos atau kandang karena mereka bersifat asam. Sedangkan tanah yang kurang asam, kapur pertanian dan mikro organisme pengurai.

Bibit lada perdu

Bila kamu tidak punya cukup waktu dan lahan untuk menumbuhkan bibit dari biji, kamu bisa membeli yang sudah siap tanam. Hal yang harus kamu perhatikan kondisi tanaman adalah kelebatan daun. Tanaman yang rimbun menandakan dia sehat dan bisa menyerap nutrisi dengan baik. Pastikan juga tidak ada cacat pada batang dan daun. Selain itu, tanyakan kepada penjual umur bibitnya, kamu harus memastikan berada di umur 6–9 bulan.

Perawatan

Kamu juga perlu memberikan pupuk secara berkala agar produktivitas tetap tinggi. Tanaman di atas satu tahun, kamu bisa memberikan pupuk kandang dan NPKMh dengan takaran  50 gram per tanaman empat kali dalam setahun. Selain itu, dosis bisa ditingkatkan dengan melihat kondisi tanaman.

Selain itu, kamu juga perlu melakukan pemangkasan pada tanaman perdu dan gulma yang tumbuh di sekitarnya. Pastikan juga pada saat musim kemarau, lada perdu mendapatkan perhatian khusus dengan menggunakan sekam padi agar tidak terjadi penguapan air karena suhu tanah yang meningkat. Berikan juga air yang lebih banyak dari biasanya pada musim kemarau

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here