Home Perikanan 4 Cara Budidaya Tanaman Azolla dan Tips Panen Sukses

4 Cara Budidaya Tanaman Azolla dan Tips Panen Sukses

budidaya tanaman Azolla

Agrozine.id – Tanaman Azolla atau disebut juga paku air seringkali dianggap sebagai gulma sawah oleh para petani. Namun ternyata tanaman Azolla ini memiliki banyak manfaat terutama di bidang pertanian dan peternakan. Biasanya tanaman Azolla ini dijadikan untuk pupuk dan pakan ternak. Tidak banyak yang tahu bagaimana cara budidaya tanaman Azolla. Pada kesempatan kali ini tim Agrozine.id akan membagikan informasi mengenai cara budidaya tanaman Azolla yang dijamin berhasil.

3 Tips Sukses Budidaya Rumput Azolla | Pak Tani Digital

Sebelumnya, perlu diketahui kandungan apa aja sih yang ada di tanaman Azolla ini? Tanaman berdaun kecil dan tebal ini mengandung banyak nutrisi, antara lain yakni mineral 10%-15 %, asam amino 7% – 10%, protein 23% – 35%, vitamin A, vitamin B12, serta senyawa bioaktif dan biopolymer.

Penggunaan tanaman Azolla sebagai pupuk hijau tidak hanya meningkatkan hasil panen, namun juga bermanfaat sebagai pakan ternak unggas, kambing, sapi, dan ikan. Tentunya pemberian pakan berupa tanaman Azolla dapat menghemat biaya pakan.

Berikut ini adalah cara budidaya tanaman Azolla yang bisa kamu coba:

  1. Pembuatan kolam

Budi Daya Azolla di Kolam Terpal - PETANISeperti halnya dengan budidaya ikan, tanaman Azolla bisa dibudidayakan di dalam kolam tanah ataupun kolam terpal dengan luas kolam minimal 2m x 1m. Karena habitat aslinya berada di rawa atau sawah, sebaiknya Azolla ditempatkan di kolam tanah. Namun jika ingin membudidayakan tanaman Azolla pada kolam terpal atau bak semen, sebaiknya diberi lumpur.

Kolam budidaya tanaman Azolla sebaiknya ditempatkan di area yang terkena sinar matahari agar proses fotosintesis lancar.

  1. Persiapan media kolam

Sebelum bibit tanaman Azolla dimasukkan kolam, terlebih dahulu isi kolam dengan tanah dan pupuk kandang dengan ketebalan sekitar 5 cm. Lalu, kolam diisi air dengan ketinggian 5-15 cm dari lumpur. Biarkan selama 2 minggu agar terjadi fermentasi secara sempurna.

  1. Penebaran bibit Azolla

Setelah media kolam terfermentasi dengan sempurna, selanjutnya adalah menebar bibit Azolla. Ada 2 cara yang bisa dilakukan untuk budidaya tanaman Azolla, yakni secara vegetatif menggunakna bibit atau generatif dengan spora.

Jika kamu memilih budidaya menggunakan spora, maka berikut langkah-langkahny;

  • Siapkan indukan tanaman Azolla yang sudah tua dan mengandung spora
  • Taburkan spora tersebut di atas permukaan kolam dengan cara meremas daun Azolla agar spora menyebar dan pecah
  • Pada 2 minggu pertama tetap jaga ketinggian air
  • Agar pertumbuhan tanaman Azolla baik, tambahkan 50 ml/m2 probiotik biocatfish setiap 2 hari sekali
  • Spora akan mulai berkecambah pada minggu pertama dan mulai menutup permukaan kolam pada minggu kedua
  • Setelah itu bibit tanaman Azolla muda dapat dipindahkan dan dikembangkan pada kolam yang lebih luas.
  1. Panen Azolla

Azolla dapat dipanen setelah berumur sekitar 30-40 hari atau tanaman menumpuk tebal dan memenuhi permukaan kolam. Agar tanaman azolla tetap berkembang dan tidak membeli bibit azolla baru, sebaiknya ambil azolla secukupnya atau sekitar 50% saja saat panen. Selanjutnya, azolla bisa dipanen setiap 1-2 minggu sekali.

Tanaman Azolla ini tidak dapat bertahan pada kondisi yang kering, sehingga agar pertumbuhannya baik diperlukan genangan air. Tips tambahan jika ingin budidaya tanaman Azolla yaitu sebelum menebar bibit pastikan kolam tidak berbau amonia lagi dan pastikan tanaman Azolla mendapat sinar matahari yang cukup namun tidak terlalu terik dan tambahkan kadar nutrisi pada air kolam agar panen bisa sukses.

Demikianlah 4 cara budidaya tanaman Azolla. Agar hasil panen berhasil, kamu harus memperhatikan beberapa tips penting di atas. Selamat mencoba dan semoga berhasil ya. (ran)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here