Home Perkebunan 4 Tips Berkebun Karet Agar Menghasilkan Getah Melimpah

4 Tips Berkebun Karet Agar Menghasilkan Getah Melimpah

tips berkebun karet

Agrozine.id – Berbisnis di perkebunan karet dianggap masih sangat menjanjikan serta menguntungkan, karena dilihat dari nilai ekonomis serta masa produktivitas tanaman karet yang mencapai hingga 25 sampai 30 tahun. Permintaan karet alam dunia juga semakin meningkat setiap tahunnya seiring dengan perkembangan bisnis otomotif, alat kesehatan, alat rumah tangga, dan sebagainya. Tanaman ini menghasilkan getah yang diperoleh dari proses penorehan/penyadapan. Berikut ini tim Agrozine.id sampaikan beberapa tips berkebun karet agar pertumbuhan pohon karet lebih cepat dan bisa menghasilkan banyak getah. Simak artikel ini sampai selesai ya !

Tips Berkebun Karet

  1. Memilih bibit yang unggul

Karet Jabar (@ApkarindoJabar) | TwitterHal pertama yang harus dilakukan untuk berkebun karet adalah memilih bibit yang unggul. Bibit tanaman karet ditanam dengan cara penanaman melalui biji atau bisa juga melalui okulasi. Adapun syarat bibit yang unggul yaitu:

  • Bibit resisten terhadap penyakit
  • Memiliki sifat pemulihan luka pada kulit yang baik
  • Bibit sudah memiliki dua payung
  • Akar tunggang atau lateralnya bagus
  • Mata okulasi telah tumbuh tunas
  1. Menentukan lokasi tanam yang sesuai

Tanaman karet dapat tumbuh optimal dan produktif di dataran rendah dengan ketinggian 0-200 mdpl. Ketinggian tempat mempengaruhi produktivitas tanaman karet. Semakin tinggi daerahnya, maka pertumbuhannya akan semakin lambat dan produksi lateks menjadi rendah.

  1. Lakukan perawatan secara teratur

Agar tanaman karet dapat tumbuh optimal, maka diperlukan perawatan secara teratur dengan cara:

  • Pemupukan dengan menggunakan pupuk dasar urea 50 gram dan P-36 100 gram setelah penanaman. Lalu, pemupukan selanjutnya 2 kali setahun dengan dosis seimbang yaitu urea dan KCL serta SP-36 yang telah diberikan 2 minggu sebelumnya
  • Penyulaman dilakukan jika ada tanaman yang tidak tumbuh optimal atau mati lalu diganti dengan tanaman baru. Penyulaman sebaiknya dilakukan setelah 2 minggu penanaman
  • Penyiangan dilakukan dengan cara mencabut gulma yang tumbuh di sekitar pohon karet
  • Penyiraman dengan air yang cukup saat musim kemarau
  • Pemangkasan dilakukan saat tanaman karet berumur 3 tahun dengan memotong bagian pucuk pohon karet agar tumbuh dahan baru dan pohon tidak tumbuh terlalu tinggi.
  1. Lakukan penyadapan

Alternatif Kelapa Sawit, Pemerintah Diminta Jadikan Karet Komponen ...Setelah melalui perawatan sedemikian rupa, pohon karet dapat dipanen saat berusia 5 hingga 6 tahun dan sudah dapat menghasilkan getah yang siap untuk disadap. Cara panen atau mengambil getah karet adalah dengan memotong atau menggores bagian kulit luar dari pohon karet pada bagian terendah dahulu kira-kira satu meter dari atas tanah.

Lalu, tampung getah pada wadah tertentu kemudian di bekukan menggunakan tawas cuka atau bahan lain, setelah itu baru karet dapat di jual. Agar hasil panen lebih optimal hendaknya menyadap karet dilakukan pada pagi hari sekitar pukul 4 hingga 8 pagi.

Itulah 4 tips berkebun karet yang harus kamu perhatikan dimulai dari persiapan lahan dan bibit hingga proses penyadapan dan pemanenan. Jika merawat pohon karet dilakukan dengan sabar dan tepat maka pohon yang karet yang kamu tanam akan dapat cepat tumbuh besar dan tentunya akan menghasilkan getah yang banyak. Setelah mengetahui tips-tips di atas, apakah kamu tertarik untuk berkebun karet? Selamat mencoba ya. (ran)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here