Home Peternakan 5 Cara Beternak Ayam Bangkok untuk Pemula

5 Cara Beternak Ayam Bangkok untuk Pemula

cara beternak ayam Bangkok

Agrozine.id– Kamu sudah tau cara beternak ayam bangkok? jika belum, pas banget nih karena pada artikel berikut ini kita akan mengulas bagaimana cara beternak ayam Bangkok secara lengkap.

Ayam Bangkok adalah spesies ayam petarung yang berasal dari negara Thailand. Di Indonesia sendiri,ayam ini dikenal sejak penyebarannya di daerah Tuban Jawa Timur. Ayam Bangkok merupakan salah satu ayam petarung yang terkenal di kalangan para pecinta aduan ayam. Pasalnya ayam ini memiliki pukulan yang sangat kuat dan gerakan yang cepat. Ayam ini juga dikenal dengan kecerdasannya meski dalam kondisi sedang bertarung. Memiliki ayam Bangkok bisa menjadi kebanggaan tersendiri bagi para pecinta aduan ayam.

Bagi anda  pemula yang ingin mencoba beternak ayam Bangkok, cara di bawah ini bisa dijadikan referensi:

1.Pemilihan indukan

Agar benar-benar berhasil dalam usaha ternak ayam Bangkok,tentunya pemilihan indukan menjadi hal yang perlu diperhatikan. Indukan yan tepat untuk dipilih adalah mereka yang aktif,lincah dan juga tentunya sehat. Sepasang ayam Bangkok juara juga bisa menjadi pilihan baik untuk menentukan indukan.

Baca juga: Wajib Tahu ! Penerapan Program Puasa Bagi Ayam Petelur

2.Pembuatan kandang

Secara umum ada tiga tipe kandang ayam Bangkok yaitu kandang umbaran satuan yaitu kandang multifungsi yang bisa digunakan sebagai kandang kawin dan kandang anakan berusia 1.5 sampai 3 bulan. Biasanya kandang ini memiliki alas tanah atau pasir dengan tujuan untuk pembentukan optimal jari-jari maupun cakar ayam.

Tipe kandang yang kedua adalah kandang postal yang  berfungsi sebagai tempat khusus bagi anak ayam  yang baru menetas.Kandang tipe ini dilengkapi dengan alat pemanas dan dialasi dengan sekam padi dengan tujuan untuk menjaga kelembaban di dalam kandang.

Tipe kandang ketiga adalah kandang tidur yang memang didesain khusus untuk tempat tidur ayam. Di dalam kandang tidur ini biasanya dibuat berbentuk panggung dan agak tingi untuk menghindarkan si ayam dari suhu dingin di malam hari.

3.Perawatan

Setelah bertelur,biarkan induk ayam mengerami telurnya selam kurang lebih 21 hari dan setelah itu pisahkanlah anak ayam dengan indukannya. Saat ayam masih berusia 1 atau 2 hari kebutuhan nutrisinya masih bisa terpenui dari kuning telur yang masih menempel di bulu-bulunya.Namun lewat dari usia itu anak ayam sudah bisa diberikan makanan berupa pur sesuai kebutuhannya.

4.Mencabut bulu

Saat ayam baru menetas hingga berusia 3 minggu,pencabutan bulu dapat dilakukan dengan tujuan agar bulunya tidak tumbuh terlalu lebat.Setelah berusia 2 bulan cabutah bulu yang rontok di sekitaran leher dan punggung untuk membantu mengoptimalkan penyerapan makanan pada ayam.

5.Perawatan intensif untuk anakan

Perawatan intensif dilakukan sejak awal sampai anakan berusia 6 bulan atau sudah memiliki bulu dan leher baru.Anak ayam yang sudah memasuki usia lebih dari 6 bulan sudah bisa dimasukkan ke dalam kandang umbaran (kandang anakan).

Baca juga: Pentingnya Memilih Jenis Pakan Untuk Ayam

Beternak ayam Bangkok bisa menjadi usaha atau bisnisn yang menjanjikan karena banyaknya peminat ayam ini. Selain itu cara beternaknya pun mudah dilakukan bahkan untuk yang masih pemula untuk mencoba peruntungan dalam bisnis peternakan.(ira)

 

Tonton video menarik berikut ini:

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here