Home Pertanian 6 Sayuran Paling Laris di Pasaran

6 Sayuran Paling Laris di Pasaran

Agrozine.id – Kamu ingin tiap hari dapat uang dan untung besar dari bertani tanaman sayur?  Tentu bisa. Kuncinya, harus tahu sayuran apa yang laris di pasaran, yang tiap hari dibutuhkan banyak orang. Sebagai gambaran, setiap pagi cobalah kamu berjalan-jalan melewati warung sayur. Hampir semua warung sayur diserbu ibu-ibu. Ya, sayuran memang menjadi menu wajib di hampir setiap rumah tangga dan rumah makan.  Dari warung sayur itu pula kamu bisa melihat jenis sayuran yang paling laris dibeli orang. Namun, bagi kamu yang tidak punya waktu untuk survei pasar,  jangan khawatir, di sini kami akan menunjukkan 6 yang paling laris di pasaran dan bisa kamu kombinasikan di lahanmu sehingga bisa mendatangkan keuntungan besar bagi yang ingin berbisnis dan membudidayakan tanaman sayur. Yuk, segera dicek agar kamu bisa segera menanamnya di lahanmu.

Bayam

Siapa yang tak kenal sayur bayam? Selain rasanya yang menyegarkan, bayam juga dikenal sebagai sumber zat besi yang penting bagi tubuh. Zat besi sangat dibutuhkan oleh sel darah merah untuk membuat hemoglobin yang berfungsi mengikat oksigen dari paru-paru untuk disebarkan ke seluruh tubuh.

Bayam memiliki dua varian, pertama bayam petik dan bayam cabut. Bayam petik daunnya lebar, daun mudanya dimakan sebagai lalapan, misalnya untuk gado-gado, urap atau pecel. Sedangkan bayam cabut daunnya berukuran lebih kecil, batangnya bisa dimakan, dan memiliki waktu tanam relatif singkat, paling lama 25 hari. Bayam cabut inilah yang biasa digunakan untuk sayur bayam.

Kangkung

Di Indonesia, kangkung telah menjadi salah satu sayuran favorit.  Masakan yang menggunakan kangkung di antaranya adalah gado-gado, lotek, plecing kangkung, serta tumis dan cah kangkung. Kangkung juga memiliki manfaat bagi kesehatan, di antaranya mencegah kurang darah (anemia), antioksidan alami, memelihara imunitas tubuh, mengatasi sembelit, dan mencegah diabetes.

Ada dua jenis kangkung, yaitu kangkung darat (Ipomoea reptans) dan kangkung air (Ipomoea aquatica). Kangkung darat berdaun sempit dan beradaptasi pada tanah yang lembap, hanya bisa dipanen satu kali. Kangkung air berdaun lebih lebar dan berbentuk panah, serta dapat dipanen beberapa kali. Kangkung dipanen pada usia 27-30 hari.

 Sawi Hijau

Seiring dengan “menjamurnya” mie ayam di mana-mana, maka semakin banyak pula kebutuhan sawi hijau sebagai sayuran pelengkap mie ayam. Sayuran ini juga sering digunakan sebagai campuran tumisan, capcay dan masakan lainnya seperti bakso.

Disamping rasanya yang lezat, sawi hijau juga bermanfaat untuk kesehatan, diantaranya sebagai sumber antioksidan, menyehatkan pencernaan, melancarkan buang air besar, dan mencegah kanker usus. Budidaya sawi cukup mudah dan bisa dipanen setelah usia 40-60 hari setelah penyemaian biji.

Daun Singkong

Hampir semua orang kenal daun singkong. Ya, sayuran hijau satu ini merupakan sayuran andalan rumah makan padang. Selain itu, daun singkong  menjadi bahan utama salah satu makanan khas jawa, yakni buntil. Daun singkong juga sering digunakan sebagai bahan untuk membuat sayur kuah dan tentunya sebagai lalapan.

Di samping rasanya yang lezat, daun singkong memiliki banyak manfaat bagi tubuh kita, diantaranya membantu melancarkan sistem metabolisme, antioksidan, menyembuhkan diare, juga mengobati penyakit rematik ringan. Budidaya tanaman ini cukup mudah, hanya dengan ditancapkan saja batangnya ke tanah sudah bisa tumbuh. Daun singkong bisa di panen secara berkesinambungan selama 20 hari sekali selama 5 hingga 6 tahun.

Kacang panjang

Di Indonesia, kacang panjang sering dimasak dengan cara ditumis atau dibuat lalapan. Kacang panjang juga digunakan sebagai salah satu bahan untuk sayur asam, gado-gado, dan karedok.

Sayuran hijau ini mengandung zat anti bakteri dan juga bermanfaat untuk mencegah penyakit gangguan saluran kencing, kanker payudara, dan mencegah batu ginjal. Budidaya tanaman ini tidak sulit dan dapat dipanen pada usia 45 hari.

Jagung Manis

Jagung manis merupakan sayuran yang potensial. Banyak yang mengkonsumsinya sebagai jagung bakar, sayuran pelengkap yang lezat, bakwan jagung, puding jagung, dan sudah ada yang mengolahnya untuk susu dan permen. Permintaan akan jagung manis dari tahun ketahun meningkat terutama di kota-kota besar.

Jagung manis berkhasiat untuk keehatan, diantaranya meningkatkan penglihatan, meningkatkan daya ingat, mencegah masalah jantung, mencegah kanker paru-paru, meningkatkan kekuatan tulang, meningkatkan sistem ketebalan tubuh, mengatasi anemia, dan menurunkan kolesterol. Budidaya jagung manis cukup mudah dan bisa dipanen setelah berusia 3 bulan.

Demikian 6 sayuran paling laris yang bisa kamu budidayakan di lahan kamu. Selamat mencoba dan semoga sukses! (das)

(Sumber foto: freepik.com)

(content partnership IG @amani.jungle, tiktok amani.jungle)

Tonton video menarik ini:

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here