Home Populer 7 Fakta Menarik Gunung Ciremai, Gunung Tertinggi di Jawa Barat

7 Fakta Menarik Gunung Ciremai, Gunung Tertinggi di Jawa Barat

Agrozine.id – Gunung Ciremai menjadi salah satu tujuan pendakian yang kerap kali dikunjungi oleh para pendaki. Bukan hanya mereka yang tinggal di wilayah Jawa Barat, tetapi juga pendaki dari berbagai daerah di Indonesia. Di balik kemegahannya, ada banyak fakta yang perlu kita ketahui dari Gunung ini. Yuk intip 7 fakta menarik Gunung Ciremai berikut ini:

 

Gunung Ciremai secara administratif terletak di antara dua wilayah yaitu Kabupaten Kuningan dan Majalengka,Jawa Barat. Berikut adalah fakta menarik tentang Gunung Ciremai.

1.Gunung Ciremai adalah gunung tertinggi di Jawa Barat

Gunung yang berasal dari kata Cereme ini merupakan gunung berapi kerucut yang sering juga disebut sebagai atap bumi pasundan, lantaran gunung ini adalah gunung tertinggi di Jawa Barat. Gunung Ciremai memiliki ketinggian 3.078 mdpl.

2.Gunung api aktif

Selain dinobatkan sebagai gunung tertinggi di Jawa Barat, gunung Ciremai termasuk gunung api kuarter aktif tipe A yaitu gunung api magmatik yang masih aktif sejak tahun 1600 dan berbentuk strato. Gunung Ciremai memiliki kawah ganda yakni kawah barat yang memiliki radius 400 m dan terpotong oleh kawah timur yang beradius 600 m. Ketika sampai di ketinggian sekitar 2.900 mdpl, di lereng selatan terdapat bekas titik letusan yang dinamakan Gowa Walet. Kini Gunung Ciremai termasuk ke dalam kawasan Taman Nasional Gunung Ciremai (TNGC), yang memiliki luas total sekitar 15.000 hektare.

3.Tempat tumbuh bunga Edelweis

Gunung Ciremai merupakan tempat tumbuh bunga Edelweis (Anaphalis javanica) atau sering disebut bunga abadi. Para pendaki bisa melihat langsung bunga Edelweis ini ketika berada di puncak Gunung Ciremai. Tapi kalau kamu ketemu bunga Edelweis jangan dipetik ya.

4.Tempat bersejarah dan wisata alam

Di kaki Ciremai terdapat satu tempat bersejarah pada masa penjajahan Belanda yaitu Gedung Perundingan Linggarjati yang menjad saksi perundingan politik Indonesia dan Belanda kala itu. Selain itu, Gunung Ciremai juga memiliki wisata alam yang tersebar di kaki Gunung Ciremai seperti Bumi  Woodland, Hulu Ciawi, Pemandian Alam Cibulan atau Sumur 7 Cibulan, Pemandian Alam Cigugur, Lembah Cilengkrang, Lembah Ipukan dan Cadas Gantung.

5. Jalur Pendakian

Gunung Ciremai memiliki beberapa jalur pendakian yaitu via Linggasana, Apuy,Linggarjati dan Palutungan. Untuk mencapai puncak, kamu tinggal pilih salah satu jalur tersebut . Estimasi waktu yang dibutuhkan untuk sampai ke puncak gunung antara 7-9 jam. Para pendaki akan dikenakan tiket masuk kawasan Gunung Ciremai sebesar Rp.50.000.

6.Pantangan

Seperti halnya gunung lain, para pendaki Gunung Ciremai juga wajib mengetahui berbagai pantangan yang tidak boleh dilakukan selama pendakian. Pantangan pertama adalah tidak boleh mengeluh, karena konon katanya Gunung Ciremai bisa mendengar keluhan para pendaki dan akan menjadikan keluhan tersebut sebagai penghambat untuk sampai puncak.

Pantangan kedua adalah buang air kecil dan buang air besar sembarangan dan yang ketiga adalah harus mengucapkan salam setiap kali bertemu pos istirahat selama perjalanan. Banyak pendaki yang akan berpetualang di Ciremai melakukan ritual injak bumi sebanyak 3 kali dan memberikan salam. Hal tersebut dipercaya  sebagai ritual agar tidak diganggu makhluk halus selama perjalanan di Gunung Ciremai.

7. Mengalami kebakaran pada tahun 2019

Pada Agustus 2019 Gunung Ciremai pernah mengalami kebakaran yaitu di blok Goa Wallet. Pada saat kebakaran tersebut belum semua pendaki turun dari puncak dan akibatknya semua jalur pendakian ditutup. Dalam mengatasi kebakaran tersebut sebanyak 219 personel mulai dari BPBD Majalengka,Kuningan,TNI,Polri dan masyarakat.

Itulah 7 fakta menarik tentang Gunung Ciremai. Apakah kamu tertarik untuk berpetualang ke Gunung Ciremai?

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here