Home Kehutanan Aktivis Lingkungan Leni Haini, Pendiri Sekolah Dayung Habibah

Aktivis Lingkungan Leni Haini, Pendiri Sekolah Dayung Habibah

Agrozine – Mungkin tidak terlalu banyak yang mengenal sosok Leni Haini. Leni adalah mantan atlet perahu naga yang mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional. Perempuan asal Jambi ini meraih emas pada berbagai kejuaraan bergengsi seperti SEA Games 1997, SEA Games 1999, dan kejuaraan Asia di Taiwan 1998. Namun kehidupannya berubah drastis setelah memutuskan untuk pensiun pada tahun 1999. Leni yang hanya lulusan SD terpaksa bekerja sebagai buruh cuci.

Pada tahun 2015, Leni Haini dan Adi Putra mendirikan Sekolah Dayung Habibah yang terletak di Jalan Danau Sipin, Legok, Kecamatan Danau Sipin, Kota Jambi. Danau Sipin merupakan salah satu kecamatan yang memiliki permasalahan lingkungan seperti masalah sampah. Namun kini, pekarangan danau dimanfaatkan Leni dan Adi sebagai tempat anak-anak Sekolah Dayung Habibah berlatih mendayung.

Tujuan awal Leni Haini dan Adi mendirikan sekolah ini adalah untuk mencerdaskan anak-anak. Selain itu, mereka juga ingin menjadikan kawasan Danau Sipin sebagai kampung atlet dan kampung wisata. Sekolah ini lebih mengkhususkan bagi anak-anak yang ingin menjadi atlet dayung, namun juga memiliki Paud dan TK. Hanya saja, keterbatasan biaya menjadi persoalan para orang tua siswa, Leni tidak memungut iuran sekolah dari siswanya.

Sampah yang dibuang dari aktivitas manusia ataupun alam tidak memiliki nilai ekonomis. Untuk itu Leni juga ingin membuat Kampung Danau Sipin bersih dan terbebas dari sampah. Setiap anak-anak yang bersekolah di Sekolah Dayung Habibah membayarkan sampah yang didaur ulang olehnya sehingga memiliki nilai ekonomis tinggi.

Leni Haini turut mengajak para siswa dan orang tua untuk mengolah sampah. Dengan harapan para siswa Sekolah Dayung Habibah dan orang tua memiliki kemampuan untuk memanfaatkan sampah yang ada. Sampah yang telah dimanfaatkan dalam bentuk kerajinan dijual kembali agar menghasilkan uang yang digunakan untuk membeli buku bagi anak-anak.

Leni selaku pembina Sekolah Dayung Habibah mengharapkan bantuan pemerintah ataupun masyarakat yang peduli terhadap pendidikan. Dengan demikian, tujuan Leni untuk mencerdaskan anak-anak dan mewujudkan Danau Sipin sebagai kampung bebas sampah dapat terwujud seiring berjalannya waktu.

Harapannya Sekolah Dayung Habibah dapat menjadi sekolah yang lebih baik dengan sarana prasarana bagi siswa. Sehingga peserta didik merasa nyaman dan lebih bersemangat bersekolah dan menjadi generasi yang dapat melestarikan Kampung Daun Sipin menjadi kampung yang lebih maju dan berkualitas. (rin)

 

 

 

 

 

 

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here