Home Peternakan Mengenal Ragam Alat Pemanas Anak Ayam untuk Tingkatkan Keberhasilan Ternak Ayam

Mengenal Ragam Alat Pemanas Anak Ayam untuk Tingkatkan Keberhasilan Ternak Ayam

Alat Pemanas Anak Ayam

Agrozine.id – Untuk mendukung keberhasilan ternak ayam diawali dengan pemberian pemanas/ brooder yang dikenal dengan istilah brooding. Pasalnya anak ayam yang baru menetas dengan bulu yang belum lengkap rentan terhadap cuaca dingin dan dianjurkan menggunakan alat pemanas anak ayam yang guna mendukung keberhasilan.

Suhu yang dimiliki oleh setiap alat pemanas disesuaikan dengan  umur anak ayam dan perkembangan badan serta bulunya. Anak ayam berumur  0-3 hari membutuhkan suhu 32-35 derajat, umur 4-7 hari membutuhkan suhu 29-34 derajat, umur 8-14 hari membutuhkan suhu 27-31 derajat dan umur 15-21 hari membutuhkan suhu 25-27 derajat Celcius dan semua alat pemanas hanya boleh digunakan sampai anak ayam berumur 21 hari.

Ragam Alat Pemanas Anak Ayam

Alat pemanas yang dikenal di lingkungan peternakan ayam bervariasi namun fungsi utamanya sama yaitu untuk menghangatkan dan mencegah DOC dari kedinginan. Berikut adalah ragam alat pemanas (brooler).

1. Pemanas Minyak Tanah (Semawar)

Sama seperti namanya, pemanas ini menggunakan minyak tanah sebagai bahan bakar. Penggunaan pemanas minyak tanah perlu dikontrol jangan sampai ada selang yang bocor karena rawan terjadi kebakaran. Pemanas ini dilengkapi dengan tangki minyak tanah yang berfungsi sebagai wadah bahan bakar. Untuk menaikkan atau menurunkan suhu pemanas yaitu dengan menaikkan/menurunkan posisi tangki minyak tanah.

2. Pemanas Briket Batubara

Model pemanas yang satu ini mulai muncul pada tahun 1993 dan mampu menghangatkan sekitar 750-an 1.200 ekor DOC. Pemanas ini biasanya diletakkan di luar area perkandangan  agar asap yang ditimbulkan tidak mencemari lingkungan kandang yang berdampak buruk pada DOC. Pemanas briket batubara menjadi alternatif pilihan ditengah melambungnya harga gas dan minyak tanah.

3.Pemanas Kompor Sekam

Yang ketiga adalah pemanas kompor sekam yang merupakan jenis alat pemanas paling sederhana dengan daya tampung DOC sekitar 100-500 ekor. Pemanas ini tidak memiliki pengatur suhu, sehingga jika panas yang diterima DOC berlebihan akan sulit dinetralisir. Selain itu pemanas kompor sekam juga mengeluarkan asap yang bisa mengancam pernapasan DOC dan mencemari lingkungan. Namun kini meski harganya tergolong murah, pemanas ini sudah jarang digunakan oleh peternak ayam.

4. Pemanas lLstrik (Bohlam Pijar)

Jenis alat pemanas listrik memiliki resiko kecil walaupun membutuhkan biaya yang mahal. Namun daya tampung pemanas ini juga relatif sedikit/hanya bisa digunakan pada kandang kotak panggung berukuran 1 x 1 meter. Sarana yang digunakan untuk pemanas ini adalah lampu pijar 40-100 watt dengan kapasitas DOC yan bisa terhangati sekitar 100-250 ekor. Saat ini model alat pemanas listrik ini lebih banyak digunakan dan dianggap lebih aman dari serangan predator serta mampu menekan angka kematian ternak.

Alat pemanas listrik memiliki kelebihan jika dibandingkan dengan jenis alat pemanas lainnya yaitu mudah digunakan dan diatur nyala matinya. Hanya saja akan sedikit lebih boros dibandingkan dengan menggunakan alat pemanas jenis lainnya.

5. Alat Pemanas Gas (Gasolec)

Yang terakhir adalah alat pemanas gas (gasolec). Alat pemanas ini umum digunakan oleh peternak ayam skala kecil maupun skala besar karena dianggap lebih praktis dan aman. Alat pemanas gas dilengkapi dengan regulator untuk mengatur besar kecilnya aliran gas dan suhu yang dibutuhkan. Kapasitas yang mampu ditampung alat pemanas ini juga lebih besar yaitu sekitar 1.000-1.5000 ekor DOC.

Perlu diketahui juga bahwa setiap alat pemanas anak ayam memiliki fungsi sama tetapi ada sediki perbedaan dari teknis menggunakannya. Tergantung pada Anda yang menggunakannya, semoga usaha ternak ayam Anda berhasil dan sukses. selamat mencoba (ira)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here