Home Hortikultura Alocasia Stingray, Tanaman Unik dengan Daun Mirip Ikan Pari

Alocasia Stingray, Tanaman Unik dengan Daun Mirip Ikan Pari

Tanaman Alocasia Stingray (Foto: malaszklarnia.pl)

Agrozine – Alocasia stingray atau yang juga dikenal sebagai Alocasia macrorrhiza Stingray, adalah tanaman hias yang indah dan menarik dengan daunnya yang unik dan runcing, menyerupai ekor ikan pari.

Daya tarik utama tanaman ini terletak pada daunnya. Daunnya memanjang dan runcing, dengan tepi bergelombang dan berwarna hijau tua. Urat daunnya sering kali berwarna hijau muda atau bahkan merah muda, menambah daya tarik visualnya.

Alocasia stingray dapat diperbanyak dengan cara membelah dan menumbuhkan umbinya. Tanaman alocasia yang sehat dan dewasa mudah menumbuhkan umbi di dalam dan sekitar akarnya. Jika dibiarkan, umbi ini terkadang berkembang menjadi tanaman alocasia baru di dalam pot tanaman yang sudah ada dan tanaman tersebut dapat dibelah. Kamu  juga dapat mengeluarkan umbi dari tanah tanaman dan menanamnya secara terpisah.

Untuk memperbanyak dengan pembagian, ikuti langkah-langkahnya berikut.

  • Gemburkan tanah dipot yang berisi tanaman induk dan anakan. Keluarkan tanaman dari pot.
  • Pisahkan dengan hati-hati cabang beserta umbi dan sistem akarnya dari tanaman induk, lalu sisihkan.
  • Siapkan pot kecil untuk setiap cabang dengan campuran pot yang memiliki drainase yang baik. Tanam anakan di dalam tanah, tepuk-tepuk dengan kuat di sekitar umbi dan akarnya.
  • Sirami tanaman yang baru dipisahkan dan letakkan di lokasi yang menerima cahaya terang dan tidak langsung. Kembalikan tanaman induk ke pot aslinya dan tambahkan tanah.
  • Jaga agar tanah tetap lembap.

Untuk memperbanyak alocasia stingray dengan menumbuhkan umbinya, ikuti langkah-langkah berikut.

  • Keluarkan tanaman dari potnya. Caranya, letakkan secara miring sehingga kamu dapat menggali tanah lebih mudah. Dengan menggunakan jari-jarimu, mulailah meraba-raba tanah dan akar tanaman untuk mencari umbi.
  • Umbinya berukuran kecil dan bulat, biasanya berwarna cokelat atau hijau muda. Umbi mungkin menempel pada sistem akar tanaman atau terpisah. Jika sudah menempel, kamu bisa mematahkan akar pangkal umbi untuk memisahkannya.
  • Setelah mengeluarkan umbi dari tanah tanaman, kupas kulit luarnya yang berwarna cokelat untuk memperlihatkan umbi bagian dalam yang berwarna hijau.
  • Siapkan wadah berisi sedikit air tawar dan masukkan umbi ke dalam air. Kamu tidak perlu merendam umbi seluruhnya, tetapi cukup sekitar ⅔ bagian saja.
  • Tutupi bagian atas wadah dengan bungkus plastik bening untuk menciptakan lingkungan lembap seperti rumah kaca.
  • Tempatkan wadah di lokasi yang menerima cahaya terang tidak langsung dan segarkan air setiap beberapa hari untuk memastikan umbi tidak mengering.
  • Setelah beberapa minggu, akan terlihat adanya pertumbuhan (baik dalam bentuk akar atau dedaunan baru). Pastikan umbi berada pada posisi menghadap ke atas dengan akar terendam air dan dedaunan berada di atas air.
  • Setelah panjang akar setidaknya 2 hingga 3 inci, pindahkan tanaman dari air ke tanah. Siapkan pot kecil yang memiliki drainase yang baik dan tanam umbi yang sudah berakar di dalam media. Sirami tanaman yang baru ditanam dengan baik. Tempatkan di lokasi yang menerima cahaya terang tidak langsung dan jaga kelembapan tanah secara merata.

Meskipun tidak terlalu menuntut, alocasia stingray bukan tanaman yang paling mudah untuk pemula. Tanaman ini membutuhkan perhatian terhadap tingkat kelembapan dan suhu. Tanaman ini tumbuh subur dalam suhu hangat, idealnya antara 18-27 derajat Celcius. Alocasia stingray berasal dari hutan hujan tropis sehingga tanaman ini menyukai kondisi lingkungan yang lembap. Oleh karena itu, bagi pemeliharanya, jaga tanah tetap lembab, tetapi tidak basah. Biarkan 2,5 cm bagian atas tanah mengering sedikit di antara penyiraman.

Alocasia stingray menyukai cahaya terang, namun tidak langsung karena sinar matahari langsung dapat menghanguskan daunnya. Seperti alocasia lainnya, alocasia stingray beracun jika tertelan. Jauhkan dari jangkauan anak-anak dan hewan peliharaan.

Jika kamu dapat menyediakan kondisi yang tepat, tanaman ini dapat menjadi tanaman yang bermanfaat untuk ditanam, dengan dedaunannya yang mencolok menambahkan sentuhan tropis pada ruang tamumu.

Tanaman alocasia stingray secara alami dapat menyaring udara kotor dan gas kimia yang ada di udara. Tanaman hias ini juga dipercaya menghasilkan senyawa yang dapat meningkatkan produktivitas dan suasana hati menjadi tenang.

Demikian informasi tentang tanaman alocasia stingray. Semoga bermanfaat, tetap semangat belajar, selamat berbudidaya, dan semoga sukses! (das)

Yuk Sobat, Tonton Video Menarik Ini:

https://www.youtube.com/watch?v=OEIaAJtARPA

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here