Home Biodiversitas Angsa dan Soang, Jenis Unggas yang Sama atau Berbeda?

Angsa dan Soang, Jenis Unggas yang Sama atau Berbeda?

decoypro.com

Agrozine – Sobat Agro pernah dikejar-kejar soang? Ya, unggas besar berwarna putih ini sering bermain di pinggir jalan dan terkenal galak. Soang sering dipelihara masyarakat Indonesia, terutama di daerah pedesaan. Sekilas, ungas ini mirip angsa. Samakah soang dengan angsa? Artikel kali ini akan membahas pertanyaan tersebut.

Angsa dan soang adalah unggas dari famili yang sama, yaitu Anatidae, yang meliputi bebek, angsa, dan soang. Oleh karena itu, ada kemiripan di antara keduanya, meskipun keduanya berbeda genus. Angsa adalah anggota Anatidae dengan tubuh paling besar dan terdiri atas enam spesies yang tergabung dalam genus Cygnus. Sementara soang terdiri atas dua genus yang berbeda, yaitu Anser dan Branta. Anser berisi soang abu-abu dan soang putih, yang terdiri atas 11 spesies. Sedangkan Branta berisi soang hitam, yang terdiri atas enam spesies. Dalam bahasa Inggris angsa disebut swan, sedangkan soang disebut goose.

Secara fisik, perbedaan yang paling mencolok antara angsa dan soang adalah bentuk lehernya. Angsa lehernya panjang dan ramping berbentuk seperti huruf “S”. Sedangkan leher soang lebih pendek, lebih lurus, lebih tebal, dan tidak berbentuk “S”.

Umumnya, angsa jauh lebih panjang dan lebih berat daripada soang. Sayapnya juga jauh lebih besar, bisa mencapai 3 meter. Lebar sayap soang umumnya hanya sekitar 1 meter. Panjang angsa mencapai 140 sentimeter dengan berat lebih dari 15 kilogram, sedangkan soang umumnya memiliki berat tidak lebih dari 10 kilogram.

Meskipun angsa berukuran lebih besar, soang cenderung memiliki kaki yang lebih panjang daripada angsa. Namun, beberapa jenis soang seperti soang Kanada, Tundra, dan Berwic ukuran tubuhnya bisa lebih besar daripada angsa.

Angsa dan Soang juga menunjukkan perilaku yang berbeda. Angsa lebih suka hanya berkumpul bersama pasangan dan anak-anak mereka. Meski tampak anggun dan tenang, angsamemiliki sifat yang lebih agresif dibanding soang, terutama ketika mereka merasa terancam. Sementara soang adalah unggas cenderung hidup dalam kelompok besar, bahkan selama musim kawin.

Usia angsa dan soang dalam mencapai kematangan seksual juga berbeda. Soang kawin di usia yang jauh lebih muda daripada angsa. Umumnya soang mulai berkembang biak sekitar usia 2 atau 3 tahun, sementara angsa mulai berkembang biak pada usia 4 atau 5 tahun.

Angsa menghabiskan lebih banyak waktu di air daripada soang. Angsa menghabiskan lebih banyak waktu untuk makan dan mencari makanan saat berada di dalam air. Leher panjang angsa beradaptasi dengan baik untuk menyelam jauh di bawah air untuk memangsa tumbuh-tumbuhan air dan sesekali moluska atau larva serangga, sementara tubuh mereka yang besar dan kaki yang relatif kurus membuat sulit berjalan di darat.

Soang menghabiskan lebih banyak waktu di darat untuk mencari makanan daripada angsa. Oleh sebab itu, makanan soang lebih banyak dan lebih bervariasi, seperti vegetasi air, berbagai rumput, daun, pucuk, biji-bijian, buah beri, dan serangga kecil.
Nah, sudah tahu kan perbedaan angsa dan soang? Semoga bermanfaat dan bisa memotivasi kamu untuk turut serta menjaga kelestariannya. (das)

Yuk Sobat, Tonton Video Menarik Ini:

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here