Home Peternakan Anti Ribet,Budidaya Lobster di Kolam Terpal

Anti Ribet,Budidaya Lobster di Kolam Terpal

Agrozine.id – Budidaya menggunakan kolam terpal sedang tren akhir-akhir ini. Selain lebih mudah dikerjakan,budidaya menggunakan kolam terpal juga bisa menjadi solusi untuk lahan sempit,terutama di perkotaan dan biaya yang dikeluarkan juga relatif murah. Berbagai jenis ikan dapat dibudidayakan di kolam terpal. Lobster adalah salah satu hewan budidaya yang saat ini banyak dibudidayakan menggunakan kolam terpal. Budidaya lobster kolam terpal menjadi solusi bagi anda yang tidak ingin ribet tapi tetap menghasilkan.

Budidaya lobster menggunakan terpal bisa dipraktekkan di rumah,untuk mengisi waktu luang. Terlebih dalam masa pandemi Covid-19 saat ini yang menyarankan sebagian besar masyarakat untuk bekerja dari rumah. Budidaya lobster bisa menjadi alternatif bisnis untuk tetap menghasilkan di masa pandemi ini.

Budidaya Lobster Kolam Terpal

1. Pahami syarat hidup lobster

Lobster merupakan hewan yang mudah beradaptasi dengan lingkungan sekitarnya. Pada umumnya lobster membutuhkan suhu rata-rata 25 hingga 29 derajat,namun masih bisa hidup di suhu 35 derajat celcius.

Lobster membutuhkan air dengan kandungan kapur yang cukup untuk pertumbuhan cangkangnya. Kadar oksigen yang baik untuk pertumbuhan lobster adalah 4 ppm dengan tingkat keasaman 7-9 pH.

2. Pembuatan kolam terpal sebagai media budidaya

Pembuatan kolam terpal untuk budidaya lobster dapat dilakukan kira-kira seminggu sebelum bibit lobster dimasukkan ke dalam kolam. Kolam terpal yang diperlukan berukuran kira-kira 1-2 meter dengan ketinggian 80 cm. Setelah itu kolam diisi dengan air namun tidak sampai penuh agar lobster yang dimasukkan ke dalam kolam tidak kabur.

Pengkayaan kolam perlu dilakukan dengan menambahkan pipa paralon yang sudah dipotong-potong sesuai ukuran tubuh lobster. Hal ini bertujuan agar lobster memiliki tempat berlindung ketika merasa terancam.

3. Pemilihan Bibit

Cara budidaya lobster kolam terpal selanjutnya adalah pemilihan bibit. Pemilihan bibit tentu harus memilih bibit terbaik agar memberikan hasil maksimal. Bibit lobster yang sudah siap dibudidayakan biasanya yang sudah berumur 3-4 bulan dan memiliki panjang sekitar 10 cm.

4. Mengawinkan lobster

Mengawinkan lobster cukup mudah. Pada umumnya lobster betina lebih mendominasi dalam proses perkawinan. Karena itu tempatkan lebih banyak betina dibanding jantan dalam proses perkawinan.

Sata lobster jantan dapat melakukan perkawinan dengan 2 ekor lobster betina dalam sekali siklus perkawinan. Proses perkawinan lobster biasanya memakan waktu kurang lebih 2 minggu.

5. Pemindaha,pengeraman dan penetasan telur

Pada minggu kedua setelah bertelur, biasanya telur lobster akan menempel di kaki lobster betina. Pada saat itulah lobster betina harus dipindahkan kolam lain untuk melakukan pengeraman hingga telur menetas.

Budidaya lobster kolam terpal juga perlu memperhatikian proses pembentukan embrio lobster yang terjadi pada minggu ketiga setelah betina mengeluarkan telur. Lalu pada minggu keempat akan mulai muncul capit,sungut dan kaki lobster,namun anakan lobster masih menempel pada induknya.

Pada minggu kelima kuning telur mulai terlepas dan saat itulah induk lobster akan melepaskan anakan baru untuk mencari makan sendiri. Setelah 3 hari,pindahkan indukan lobster ke kolam atau wadah lain untuk proses pergantian kulit dan agar indukan tidak memakan anaknya karena lobster termasuk hewan kanibal.

6. Perawatan dan Pemilihan Jenis Pakan

Pakan lobster bisa berupa pellet untuk lobster dewasa. Namun untuk anakan yang baru saja menetas, sebaiknya berikan pakan cacing beku. Pakan untuk lobster dapat dibedakan menjadi dua yaitu :

a.Pakan alami : kutu air,cacing tanah,cacing sutera,jentik nyamuk,cacing rambut dan cacing darah

b.Pakan komersial : disesuaikan dengan kebutuhan nutrisi lobster,biasanya berbentuk bubu dengan ukuran 1 x 2 mm

c.Pakan buatan : berupa sayuran seperti touge,wortel dan tepung ikan

Baca Juga : Seperti Ini Potensi Lobster di Laut Indonesia

Pemberian pakan dilakukan secara rutin di pagi dan sore hari. Karena lobster merupakan hewan yang aktif di malam hari,maka berikan pakannya lebih banyak di sore hari agar lobster tidak saling memangsa satu sama lain.

Baca Juga : 5 Cara Budidaya Udang Galah Untuk Pemula

7. Panen lobster

Lobster yang sudah berumur 20 hari. Panen lobster bisa dilakukan di pagi hari dan usahakan menggunakan air bersih sebagai penampungan lobster yang baru dikeluarkan dari kolam, karena lobster termasuk hewan yang sensitif terhadap perubahan lingkungan.

Baca Juga : Cara Mudah Budidaya Kepiting

Budidaya lobster kolam terpal cukup mudah dilakukan, dan jika dilakukan sesuai dengan prosedur bisa menghasilkan keuntungan yang lumayan besar. Bagaimana? Apakah anda tertarik untuk mencoba budidaya lobster di kolam terpal? (ira)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here