Home Populer APRIL Group Beri Pelatihan UMKM di Tengah Pandemi

APRIL Group Beri Pelatihan UMKM di Tengah Pandemi

APRIL Group

Agrozine.id – Adanya pandemi Covid-19 menimbulkan berbagai efef domino terhadap segala sektor. Termasuk ribuan bahkan jutaan UMKM harus terpaksa gulung tikar. Melihat kondisi tersebut, PT Riau Andalan Pulp and Paper (PT RAPP), produsen pulp dan kertas yang berada di Riau ini tak tinggal diam. Unit bisnis dari APRIL Group tersebut memberi pelatihan kepada UMKM agar bertahan dari pandemi.

Lengan bisnis APRIL Group telah menjalankan program pengembangan masyarakat di sekitar wilayah operasionalnya untuk menumbuhkan kemandirian masyarakat. Program tersebut termasuk memberikan pelatihan untuk membantu komunitas lokal mengembangkan bisnis mereka dan dapat bertahan di tengah pandemi Covid-19.

Baca juga: Hand Sanitizer Dari Sawit Inovasi UMKM di Tengah Pandemi

Sebenarnya, kegiatan pelatihan UMKM tersebut sebelumnya sudah dilakukan sebelum adanya pandemi. Salah satunya contohnya adalah Rizal seorang pengusaha yang mendapatkan pelatihan dari RAPP pada 2019 lalu.

Ia mengungkapkan bahwa berkat bantuan dari RAPP, sabun kayu putihnya, Euca Mitra Andalan dapat berkembang. Bisnisnya sekarang menjual body wash, handwash, floor cleaners, dan hand sanitizer. Berkat sifat antibakteri eukaliptus, pendapatan meroket hingga 1.400 persen di saat pandemi.

Selain itu, UMKM lain yang dilatih RAPP yang berhasil meraup keuntungan besar selama pandemi adalah petani madu yang bergabung dengan Rumah Madu Andalan (RMA).

Didirikan pertama kali pada tahun 2020, RMA memungkinkan petani madu Sialang untuk menjual madu mereka dengan harga yang lebih menjanjikan. Madu yang dipercaya dapat meningkatkan kekebalan tubuh itu bisa menghasilkan pendapatan hingga ratusan juta rupiah selama pandemi. Untuk memenuhi pesanan, setiap petani dapat menyerahkan hingga 300 kilogram madu ke RMA dalam sebulan.

Belum lama ini, RAPP juga turut membantu masyarakat Kabupaten Kampar mengoptimalkan lahan di desanya untuk agrowisata tanaman buah. Kebun seluas 2,5 hektar tersebut nantinya akan digunakan untuk menanam durian, lengkeng, jambu biji, pinang, dan masih banyak lagi.

Kedepannya, APRIL Group akan terus mendukung pemberdayaan masyarakat melalui serangkaian inisiatif dengan harapan dapat mengentaskan kemiskinan dan menyediakan akses kesehatan dan pendidikan. APRIL Group memperkuat komitmennya untuk mewujudkan nol emisi karbon bersih dengan meluncurkan APRIL2030 November 2020 lalu.

Baca juga: Penurunan Emisi Karbon Selama Pandemi, Hanya Sementara?

Langkah APRIL Group dalam bermitra dan memberdayakan masyarakat lokal sejalan dengan cetak biru Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) global, khususnya SDG 17 (kemitraan untuk tujuan). Dukungan mereka untuk mengakhiri kemiskinan juga sejalan dengan SDG 1 (Tidak Ada Kemiskinan). (ran)

 

Tonton video menarik ini:

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here