Home Peternakan Auzan Imani Jundi : Usaha Peternakan Memiliki Prospek Besar untuk Generasi Milenial

Auzan Imani Jundi : Usaha Peternakan Memiliki Prospek Besar untuk Generasi Milenial

Agrozine.id – Auzan Imani Jundi, pemuda berusia 19 tahun dan merupakan seorang mahasiswa di Telkom University memulai usaha peternakan domba yang diberinya nama Premud Integrated Farm (Tekad Farm) di masa pandemi Covid-19 bersama 5 orang temannya di daerah Megamendung Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Kini usaha beternak domba di kala pandemi yang dijalankannya sedikit demi sedikit mulai berkembang dan memberi untung.

Baca Juga: Innaka Hasbullah: Tantangan Bidang Peternakan Indonesia 2021 Masih
 di Harga Pakan dan Kualitasnya

Auzan bersama 5 rekannya memulai persiapan untuk peternakan ini sejak bulan Oktober 2020 lalu dan peternakannya didirikan diatas lahan seluas 500 meter persegi. Dikatakan oleh Auzan, kegiatan perkuliahan yang dilakukan secara online membuatnya memiliki banyak waktu luang di rumah sehingga muncullah ide untuk memulai usaha peternakan domba ini.

“Di masa pandemi ini semuanya serba online. Kuliah pun online dan harus di rumah, sementara saya tidak ingin diamnya di rumah itu hanya sekedar makan, tidur, ibadah dan main saja. Saya ingin waktu luang saya di rumah itu bisa bermanfaat. Di saat itulah saya kepikiran untuk mencoba usaha di bidang peternakan dan pertanian bersama 5 orang teman saya. Kami beri nama usahanya Premud Integrated Farm yang semuanya berlandaskan serba organik”, kata Auzan.

Selain domba, di premud farm juga terdapat komoditas lain yaitu unggas (ayam) dan di bidang pertanian mereka menanam sayuran. “Kami berbagi tugas dan kalau saya itu menghandle ayam tapi masih dalam skala kecil. Nah seiring berjalannya waktu, orangtua saya kasih modal yang lumayan besar bagi saya untuk membuat sebuah usaha ternak. Saya anggap itu tantangan dan saya kerjakan. Kebetulan sejak dulu di pondok pesantren pun saya memang suka merawat hewan ternak”, ujar Auzan.

Baca Juga: Dan Sulaiman, Membangun Pertanian Terintegrasi di Kota Bogor

Meski usaha yang dijalankannya masih terbilang baru, namun diakui Auzan sudah mulai merasakan beberapa kendala dalam beternak khususnya domba. Diakuinya kendala paling sering dihadapi adalah ketika domba sakit, sementara kandang yang tersedia masih terbatas sehingga kesulitan dalam mengisolasi domba yang sakit tersebut.

Sebagai generasi muda atau yang akrab dengan sebutan generasi milenial, Auzan mampu melihat prospek besar dalam usaha di bidang peternakan. Menurutnya prospek dunia peternakan sangat menjanjikan jika dijalankan dengan serius. “Mungkin memang untuk balik modal butuh waktu lama tapi kalau dijalankan dengan serius pasti punya peluang yang cukup besar untuk berhasil. Contohnya domba, kita nggak cuma bisa menjual daging atau kulitnya saja bahkan sampai kotorannya pun bisa dijadikan uang. Banyak orang yang mencari kotoran hewan untuk dijadikan pupuk kandang. Jadi kalau menurut saya prospek kedepan dalam bidang peternakan ini sangat menjanjikan, jadi kalau masih ada yang gengsi untuk terjun ke bidang ini, coba hilangkan gengsinya dulu”, kata Auzan.

Sembari terus belajar mengembangkan usaha yang sedang dijalankannya bersama rekan-rekannya, Auzan menetapkan target dan harapan bahwa suatu saat Tekad Farm bisa berkembang lebih baik dan menjadi tempat bagi masyarakat dan mahasiswa yang ingin belajar belajar tentang peternakan modern dengan sistem tekoleksi. Auzan dan rekannya menjadi salah satu bukti bahwa usaha peternakan domba sebagai salah satu komoditas ternak memang memiliki prospek yang menjanjikan bahkan disaat masa pandemi sekalipun seperti sekarang ini. (ira)

 

Tonton video menarik ini:

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here