Home Perikanan Bagaimana Ekspor Perikanan di Tengah Pandemi?

Bagaimana Ekspor Perikanan di Tengah Pandemi?

Agrozine.id – Di tengah pandemi ekspor perikanan justru mengalami peningkatan yang lumayan tinggi. Upaya kementerian Kelautan dan Perikanan untuk menggenjot produktivitas perikanan sebelum dan sesudah pandemi Covid-19 berbuah manis. Hal ini ditunjukkan dengan hasil perikanan yang tercatat di semester I 2020 mancapai USD 2.4 miliar atau naik sebanyak 6.9% dari periode tahun sebelumnya.d-19, berbuah manis. Tercatat ekspor hasil perikanan di semester I 2020 mencapai USD2,4 miliar atau naik 6,9 persen dibanding periode serupa tahun lalu. Dalam ekspor perikanan saat ini komoditas yang paling banyak diminati adalah udang, tuna, cakalang, gurita, cumi,sotong dan rumput laut.

 

Menteri KKP yakin dengan adanya peningkatan ekspor perikanan di tengah pandemi ini akan terus mengalami peningkatan. Kunci sukses untuk menaikkan ekspor ikan di tengah pandemi saat ini adalah menjaga mutu produk ikan yang dihasilkan  sesuai dengan standar dan berdaya saing.

Ekspor meningkat ke sejumlah negara seperti Vietnam, Malasyia, Singapura,Korea Selatan dan Arab Saudi. Di tengah situasi Covid-19 KKP mencoba mengoptimalkan kinerjanya dengan menerapkan kebijakan pemberlakuan sistem rotasi untuk mengurangi penyebaran Covid-19.

Komoditas yang diekspor berupa udang vaname, ikan tuna, cakalang , ikan layur dan makarel yang mengalami peningkatan ekspor perikanan dibandingkan tahun 2019 lalu.  Hal ini tentu menjadi kabar gembira sekaligus optimistis di tengah pandemi Covid-19.

Kunci utama dalam menjaga kualitas produk perikanan yang menjadi barang ekspor adalah menjaga mutu dan memberikan kemudahan logistik untuk memenuhi bahan baku industri.

Lebih lanjut Menteri KKP menyebut bahwa langkah penting untuk meningkatkan ekspor perikanan ini adalah dengan membangun sistem bisnis perikanan yang terintegrasi dari hulu sampai ke hilir.

Dengan naiknya neraca ekspor perikanan di masa pandemi saat ini berarti bahwa Indonesia mengalami surplus 2.2 miliar atau meningkat sebanyak 8.3 persen dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Di saat yang bersamaan nilai impor turun sebesar 5.9 persen atau setara dengan 0.2 miliar.

Dengan meningkatnya kualitas ekspor perikanan  ini bagus untuk menciptakan lapangan pekerjaan, meningkatkan taraf hidup petambak dan menjaga kelsetarian. Sektor perikanan diharapkan dapat menjadi ujung tombak perekonomian nasional pasca pandemi Covid-19 nantinya. (ira)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here