Home Kehutanan Bahas Strategi Bagaimana Mencintai Taman Nasional Bagi Generasi Milenial Bersama Hendra Gunawan

Bahas Strategi Bagaimana Mencintai Taman Nasional Bagi Generasi Milenial Bersama Hendra Gunawan

Agrozine.id – Taman Nasional di Indonesia saat ini berjumlah 54 taman nasional. Namun peningkatan jumlah tersebut tidak dibarengi dengan peningkatan Sumder Daya Manusia yang mau bekerja di Taman Nasional dan kawasan konservasi lainnya. Taman Nasional yang identik dengan kawasan hutan membuat banyak orang terutama generasi milenial saat ini enggan untuk berkecimpung di bidang tersebut, karena anggapan bahwa bekerja di hutan adalah pekerjaan yang melelahkan ditambah tidak banyak gaji yang didapatkan. Hal tersebut juga tercermin dari semakin sedikitnya peminat Fakultas Kehutanan di berbagai perguruan tinggi termasuk IPB University. Kali ini agrozine akan membahas bagaimana mencintai taman nasional bagi generasi milenial bersama Hendra Gunawan seorang ASN Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan yang kini mendapat penugasan khusus sebagai Country Head Orangutan Foundation (OF-UK).

Diakui Hendra bahwa memang saat ini minat bekerja di bidang kehutanan terutama konservasi memang semakin menurun. “Salah satu kendala yang sering dihadapi itu mungkin generasi milenial sekarang malas repot dan susah, padahal untuk kerja di konservasi banyak di pelosok-pelosok. Itu sih mungkin salah satunya. Tapi ada juga yang mereka yang berminat dengan itu”, ujar Hendra.

Berkaitan dengan upaya balai taman nasional sendiri dalam mengenalkan diri kepada generasi milenial menurut Hendra akan lebih baik dilakukan dengan pengemasan yang sesuai dengan apa yang disukai oleh masyarakat, terutama untuk generasi milenial. “Pengemasan atau promosi yang dilakukan oleh balai taman nasional itu harus sesuai dengan karakter dan kesukaan dari milenial itu sendiri.

Balai taman nasional, sebagai unit pengelola taman nasional  harus berusaha mengenalkan konservasi kepada generasi milenial dengan platform digital yang sudah menjadi habbitnya dan harus lebih kreatif lagi”, lanjutnya.

Dalam upaya untuk mengenalkan taman nasional kepada generasi milenial diakui Hendra, dirinya sebagai Co-Founder Sebumi.id, sebuah organisasi Sosial Enterprise yang memiliki misi sebagai platform edukasi konservasi dan hidup berkelanjutan melalui pembelajaran langsung di alam,  Hendra juga ikut serta dalam upaya tersebut, salah satunya adalah dengan berpartisipasi dalam kolaborasi menggalang kampanye “Anak Muda Cinta Taman Nasional” bersama belasan organisasi dan komunitas lainnya di Indonesia.

Dengan adanya kolaborasi yang baik antara balai taman nasional dan pihak terkait juga melibatkan para generasi milenial dalam pengelolaan taman nasional diharapkan nantinya kecintaan akan konservasi dan taman nasional akan tumbuh di kalangan generasi milenial yang nantinya akan menjadi penerus upaya konservasi ini.

Terkait dengan pengelolaan taman nasional, di Indonesia menerapkan tiga pilar konservasi yaitu perlindungan, pengawetan dan pemanfaatan. Untuk menentukan upaya apa yang dapat kita lakukan dalam pengelolaan taman nasional, terlebih dahulu kita harus mengenal kondisi dan potensi yang ada di kawasan taman nasional tersebut, khususnya key feature keanekaragaman hayatinya. Sehingga dengan demikian kita akan bisa merumuskan upaya konservasi yang tepat untuk menjalankan pengelolaan taman nasional yang lestari dan berkelanjutan. (ira)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here