Home Perkebunan Baru Mau Merintis Usaha Kayu Manis, Ini Tips Budidayanya

Baru Mau Merintis Usaha Kayu Manis, Ini Tips Budidayanya

Merintis Usaha Kayu Manis

Kayu manis merupakan rempah yang banyak digunakan di Indonesia. Cita rasa pedas dan manis menjadikan rempah ini sangat nikmat dimasukan di berbagai olahan masakan. Tak ayal ini menjadi peluang bisnis untuk dijadikan budidaya, yuk baca tips berikut ini sebelum memulainya.

Lahan

Kayu manis mampu tumbuh baik dengan suhu 25ºC, tetapi mereka juga masih bisa tumbuh pada suhu 18ºC–27ºC. Untuk tingkat kelembaban, tanaman ini bisa berada di kisaran 70–90%. Pastikan juga tanaman kamu terkena sinar matahari 40%–70%.

Untuk keasaman tanah, kamu harus melakukan tes dengan alat yang bisa kamu beli di tempat pusat penjualan tanaman. Cara pengambilan dengan menggunakan 5 sampel tanah yang secara acak yang berjauhan dari setiap lubang di area tanam. Campurkan sampel tanah tersebut dan keringkan di atas alas. Lakukan tes sesuai dengan alat yang kamu beli dan pastikan tingkat keasaman berada di 5,0–6,5 pH.

Setelah semua syarat itu terpenuhi, kamu harus membersihkan lahan dari gulma. Gemburkan tanah dengan mencangkulnya sedalam 20 cm dan ratakan tanpa menekan terlalu kuat. Kamu bisa membuat lebih dalam pada tempat lubang penanaman. Berikan jarak masing masing 3 meter setiap sisi untuk penanaman bibit.

Biarkan lubang yang kamu buat selamat 1–2 bulan terkena matahari. Setelah itu bisa kamu campur dengan pupuk kandang sebanyak 20–30 kg per lubang.

Bibit

Kamu bisa menggunakan bibit hasil biji yang sudah berumur 8–12 bulan atau menggunakan bibit asal tunas yang ditebang dan ditanam di lahan saat sudah ditumbuhi akar. Pastikan juga tinggi bibit kamu sekitar 50–60 cm. Hal ini akan membantu tanaman lebih kuat menghadapi terpaan angin.

Penanaman dan perawatan

Tanaman ini bisa tumbuh dengan sistem monokultur atau tumpang sari. Untuk sistem monokultur, kamu harus memberikan jarak tanam 1,5 meter di setiap sisi. Sedangkan tumpang sari, kamu harus memberikan jarak sekitar 2 meter antara tanaman.

Kamu juga perlu melakukan pemupukan dengan tiga jenis, Urea, TSP, dan KCI dengan perbandingan 2:1:1 pada masa 3–4 bulan setelah tanam sebanyak 150 gr per pohon. Selanjutnya, dosis pupuk akan meningkat seiring pertumbuhan dari pohon kayu manis.  Saat satu tahun umur tanaman, ganti takaran pupuk menjad 1 kg per pohon.

Kamu juga bisa menambahkan pupuk NPK sesuai juga dengan umur tanaman. Untuk setiap pohon, dengan umur 1,5 bulan berikan 20 gram. Pada umur 6 bulan berikan pupuk sebanyak 50 gram. Saat mencapai masa tanam 1 tahun pohon bisa menerima pupuk sebanyak 125 gram. Ketika umur 2 tahun, jumlah pupuk bertambah menjadi 250 gram.

Saat pohon berumur 3 tahun, kamu bisa memberikan 500 gram pupuk dan 750 gram per pohon ketika mereka mencapai usia 4 tahun. Konsumsi pupuk pun semakin banyak mencapai hitungan kilogram pada umur diatas 4 tahun, seperti 1 kg pada umur 5 tahun dan 2 kg untuk di atas 5 tahun.

Selain melakukan pemupukan seperti di atas, kamu juga perlu memperhatikan masalah pemberian air, penyiangan gulma, dan pemantauan hama. Tak luput juga melakukan penyiangan 4–6 bulan sekali ketika umur tanaman lebih dari 4 tahun.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here