Home Pet Berkenalan dengan Kura-Kura Ambon, Begini Cara Budidayanya

Berkenalan dengan Kura-Kura Ambon, Begini Cara Budidayanya

Kura-Kura Ambon

Agrozine – Kura-kura ambon merupakan reptil dengan tipe habitat semi akuatik, seperti campuran tanah dan air. Dikenal pula dengan nama kuya batok dan kura-kura patah dada, ia dapat ditemukan pada berbagai wilayah di Indonesia meliputi Sumatera, Natuna, Jawa, Kalimantan, Sulawesi, Bali, Maluku, Sumbawa, dan Timor. Dalam artikel ini, kita akan mengenal lebih lanjut jenis kura-kura ambon dan cara budidayanya, agar dapat terjaga kelestariannya. Simak ulasannya!

 

Mengenal Kura Kura Ambon

Cuora amboinensis hidup di sekitar sungai atau sawah dan kerap berlindung pada rumput dan tumbuhan. Kura-kura ini banyak ditemukan pada berbagai area seperti sungai besar maupun kecil dengan arus yang lambat hingga sedang, persawahan, kolam, dan rawa. Dalam bahasa Inggris, mereka juga dikenal dengan nama Amboina Box Turtle atau Southeast Asian Box Turtle, The Asian Box Terrapin. Kura-kura ini tergolong hewan omnivora yang memakan tumbuh-tumbuhan, ikan, dan udang. Meskipun dikenal dengan nama kura-kura Ambon, nama ini hanya disematkan agar lebih mudah diingat. Faktanya, hewan ini ditemukan pula di sekitar Sulawesi, Maluku, Ambon, Buru, Halmahera, Seram, dan Timor.

Cara Budidaya Kura Kura Ambon

  1. Memilih Indukan

Pilihlah indukan jantan dan betina yang sehat dan tidak terkena serangan penyakit, dengan pergerakan yang lincah dan tidak terlihat lemah. Pastikan keduanya tidak stress dan sudah siap kawin. Untuk mengetahui bila keduanya telah siap kawin, dekatkan kedua kura-kura ambon. Bila tidak terlibat pertengkaran, maka kedua indukan sudah siap untuk kawin.

 

  1. Persiapan Kandang

Dalam budidaya kura-kura ambon, kamu perlu menyiapkan kandang yang ideal agar perawatannya optimal. Untuk itu, kamu perlu menyiapkan kolam yang diisi air sebagai media berenangnya. Bagian daratan kandang dapat dibuat dari tanah berpasir yang ditambahkan bebatuan dan tanaman alami sehingga menyerupai habitat aslinya. Pasanglah pagar dengan tinggi mencapai 1 meter yang memiliki pintu keluar masuk, agar lebih mudah diberi pakan. Selain itu, kamu juga perlu menyiapkan tempat bersarang bagi indukan betina kura-kura ambon dengan kandang berukuran 1 x 2 meter.

 

  1. Perawatan Kura-kura

Berikut ini tahap yang perlu diperhatikan dalam pembudidayaan kura-kura ambon hingga dapat menghasilkan telur.

  • Berikan pakan berupa dedaunan dengan frekuensi tiga kali sehari. Pada saat betina siap bertelur, pemberian pakan harus ditingkatkan untuk memenuhi nutrisi tubuhnya.
  • Setelah indukan bertelur, sebaiknya indukan jantan kura-kura dipisahkan dari betinanya agar fokus merawat telur hingga menetas. Biasanya waktu telur menetas membutuhkan waktu 40-60 hari.

Nah, sekarang kita telah mengenal lebih lanjut karakteristik kura-kura ambon serta cara budidayanya. Uniknya lagi, kura-kura batok ini dianggap lebih bersahabat dengan manusia bila dibandingkan dengan jenis lainnya. Kedua indukan dapat kembali dijodohkan dan mengalami proses perkawinan secara alamiah, dengan cara ditempatkan dalam satu kandang. (rin)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here