Home Pertanian Bertani On Cloud, Inovasi Kementan Dongkrak Kompetensi Petani

Bertani On Cloud, Inovasi Kementan Dongkrak Kompetensi Petani

Bertani on Cloud

Agrozine – Kementerian Pertanian (Kementan) RI mengusung program Bertani on Cloud untuk meningkatkan kapasitas dan keterampilan para petani. Melalui program ini, Kementan berharap produktivitas di sektor pertanian dapat meningkat sehingga ketahanan pangan berada dalam genggaman. Upaya menjaga pasokan makanan memerlukan bantuan dari banyak pihak, tidak hanya pemerintah. Kementerian Pertanian melalui Badan Penyuluhan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) juga menargetkan generasi milenial agar tertarik dengan dunia pertanian.

 

Mengenal Program Bertani on Cloud

Program Bertani on Cloud diadakan dua kali seminggu setiap Selasa dan Kamis. Peserta dapat mengikuti pelatihan ini dari live streaming Facebook, Youtube, dan Zoom dengan kapasitas 4000-5000 orang. Materi dalam program bervariasi, mulai dari pertanian hulu hingga hilir. Peserta akan diajarkan proses pemupukan yang baik, penggunaan alat mesin pertanian, cara merawat tanaman agar terhindar dari hama dan penyakit, hingga cara mengolah hasil tani. Selain itu, diajarkan pula cara bertani di pekarangan rumah dan bagaimana mendapatkan modal untuk bertani.

BPPSDMP telah membagikan informasi pelatihan melalui website resminya serta grup whatsapp untuk para petani milenial, grup penyuluh, dan praktisi BPPSDMP. Pelatihan online yang berlangsung 1,5 jam ini dibuka secara resmi oleh Kepala Pusat Pelatihan Pertanian, Bustanul Arifin Caya dengan menghadirkan pembicara Widyaiswara dari Balai Besar Pelatihan Pertanian (BBPP) Lembang, pada Selasa (16/6). Dalam kelas pertamanya, Bertani on Cloud mengangkat tema hidroponik dengan judul Program Pekarangan Pangan Lestari.

 

Manfaat Program Bertani on Cloud

Dengan adanya pelatihan yang dilakukan Kementerian Pertanian melalui Badan Penyuluhan Pengembangan SDM Pertanian, terdapat beberapa manfaat yang dapat dirasakan oleh peserta seperti berikut.

 

  • Membantu para petani untuk meningkatkan dan memaksimalkan hasil panen
  • Meningkatkan kompetensi SDM di sektor pertanian, baik itu tenaga penyuluh dan juga para petani
  • Membuka peluang untuk generasi milenial untuk masuk dalam sektor pertanian, sehingga bisa turut mengangkat pertanian, mulai dari pengolahan hasil panen hingga membuat startup yang bisa mendukung penjualan hasil panen
  • Secara tidak langsung meningkatkan kehidupan yang sejahtera untuk seluruh petani di Indonesia

(rin)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here