Home Perikanan Budidaya Ikan Mujair, Begini Caranya

Budidaya Ikan Mujair, Begini Caranya

Budidaya ikan mujair

Agrozine.id – Budidaya ikan mujair bisa menjadi peluang bisnis yang menjanjikan jika kita memahami cara budidaya yang tepat. Ikan mujair memang tidak lagi asing bagi masyarakat Indonesia,dimana ikan mujair menjadi salah satu ikan air tawar yang paling banyak dikonsumsi. Ikan yang memiliki nama latin Oreochromis mossambicusĀ ini memiliki kandungan protein,mineral dan vitamin yang lengkap.

Ikan mujair merupakan salah satu ikan yang mudah beradaptasi dengan lingkungan dan mudah berkembangbiak.Dengan kemampuan beradaptasi yang mudah,membudidayakan ikan mujair di kolam tidaklah sulit.

Baca juga: Budidaya Ikan Secara Aquaponic

Berikut adalah cara budidaya ikan mujair bagi anda yang tertarik untuk mencoba peruntungan berbisnis ikan ini:

1.Pemilihan induk

Memilih indukan ikan mujair tentunya harus memilih indukan yang berkualitas baik. Indukan jantan berkualitas baik ditandai dengan ciri-ciri:

a.memiliki dua lubang pada bagian urogenital (anus dan sperma yang merangkap sebagai lubang urine)

b.ujung sirip berwarna kemerahan dan terang

c.bagian perut berwarna lebih gelap atau kehitam-hitaman

Indukan betina yang memiliki kualitas baik ditandai dengan ciri-ciri :

a.memiliki lubang urogenital yaitu lubang urine,anus dan lubang mengeluarkan sel telur

b.bagian sirip berwarna merah pucat

c.bagian perut dan dagu berwarna putih

d.jika perut distriping,tidak mengeluarkan cairan

2.Pemijahan benih

Pemijahan dilakukan dengan tujuan agar indukan menghasilkan benih yang kemudian akan disebarkan di kolam pemeliharaan.Pemijahan dilakukan dengan cara berikut:

a.buat kolam berukuran 3 x 4 meter dan kedalaman 60 cm

b.masukkan lumpur ke bagian dasar kolam agar ikan dapat membuat sarang

c.masukkan indukan jantan dan betina dengan perbandingan 3:2

d.setelah pembuahan,indukan betina akan menyimpan telur di dalam mulut dari proses inkubasi hingga telur menetas.Proses inkubasi berlangsung antara 3-5 hariĀ  dan kemudian menjadi larva.

e.larva yang sudah berumur 2 minggu dilepas oleh indukan agar bisa mencari makan sendiri

3.Pembuatan kolam untuk pemeliharaan dan penebaran benih ikan mujair

Kolam pemeliharaan bisa dibuat menggunakan terpal .Untuk kebutuhan dalam waktu lama gunakanlah terpal yang tebal.Setelah selesai dibuat,kolam terpal harus dikeringkan terlebih dahulu dan kemudian dilakukan pengapuran selama 2-3 minggu. Isi kolam dengan air hingga 3/4 bagian dan kemudian tebar benih ikan di kolam.Sebelumnya sesuaikan dulu suhu air dengan kebutuhan ikan yaitu 25-30 derajat. Penebaran benih ikan sebaiknya dilakukan di sore hari.

4.Pemberian pangan

Pemberian pangan harus dilakukan dengan konsisten.Pangan untuk ikan mujair terdiri dar pelet dengan kandungan protein,lemak dan karbohidrat.Pemberian pangan dilakukan 3 kali sehari yaitu pagi,siang dan sore hari.

5.Pergantian air kolam

Pergantian air kolam dapat dilakukan 2 atau 3 minggu sekali.Hal ini dimakasudkan untuk menjaga kebersihan kolam dan mencegah ikan terkena penyakit.

6.Panen

Setelah melakukan rangkaian proses budidaya,tahapan terakhir tentunya adalah panen.Ikan mujair yang sudah mencapai umur 4-5 bulan sudah tepat untuk dipanen. Nah sebelum panen berikan ikan makan terlebih dahulu untuk menambah bobot tubuhnya.Kemudian kurangi air pada kolam secara perlahan untuk menghindarkan ikan dari stress.Memanen ikan dapat dilakukan dengan cara menjaring.

Baca juga: Cara Budidaya Ikan Gabus dalam Drum Plastik

Selain bisa dijual untuk mendapatkan keuntungan,tentunya menikmati ikan mujair hasil panen sendiri akan terasa lebih nikmat. (ira)

 

Tonton video menarik berikut ini:

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here