Home Peternakan Tips Budidaya Sapi Perah, Hasilkan Susu Melimpah

Tips Budidaya Sapi Perah, Hasilkan Susu Melimpah

Kontes sapi perah

Agrozine.id – Budidaya sapi perah atau Fries Holland ternyata sangat menjanjikan. Pasalnya susu selalu dibutuhkan oleh berbagai lapisan masyarakat dan hampir setiap hari konsumsi susu selalu ada. Salah satu peternakan sapi perah yang berlokasi di Jl. Piagam No.17 Kebon Pedes, Tanah Sareal Bogor ini menjadi peternakan sapi perah sekaligus sebagai produsen susu yang besar dan sudah memasok beberapa konsumen seperti Susu Mbok Darmi dan masih banyak lagi. Dalam artikel ini tim Agrozine.id akan membagikan tips budidaya sapi perah yang merupakan hasil wawancara dengan Eki Sulistyo selaku pemilik J’rami Farm.

Untuk menghasilkan susu terbaik dengan hasil yang melimpah salah satu faktor penting dalam budidaya sapi perah adalah kebersihan kandang sapi. Kandang yang bersih membuat sapi nyaman dan tidak mudah terkena penyakit sehingga produksi susunya melimpah. Pembersihan kandang ini dilakukan dua kali dalam sehari.

Selain kandang yang harus bersih, pemberian pakan juga harus dilakukan secara rutin. Pakan sapi perah yang digunakan adalah ampas tahu dan konsentrat yang diberikan sebelum pemerahan susu dilakukan. Adapun fungsi dari konsentrat dalam pakan sapi ini adalah sebagai pakan tambahan dan sebagai sumber protein dan energi untuk sapi.

Pemberian pakan juga harus dilakukan secara rutin sebanyak dua kali sehari sebelum pemerahan susu. Selain ampas tahu dan konsentrat, pakan utama sapi adalah hijauan atau rumput. Pemberian pakan ampas tahu dan konsentrat dilakukan dua kali sehari guna melancarkan proses pemerahan susu sehingga menghasilkan produksi susu yang melimpah dan berkualitas.

Sebelum pemerahan susu, terlebih dahulu putting sapi harus dibersihkan menggunakan air kemudian diolesi dengan minyak untuk memudahkan pemerahan susu. Tahapan terakhir dalam proses pemerahan susu adalah pasteurisasi. Susu hasil perahan ini dimasukkan ke dalam mesin pasteurisasi untuk menstrilkan susu sebelum didistribusikan kepada konsumen.

Dalam budidaya sapi perah, dikatakan Eki yang paling penting adalah menciptakan kandang sapi yang nyaman untuk menghindari sapi dari stress. Jika sapi stress maka prosuksi susunya juga akan menurun.

Pemberian vitamin dan vaksin juga diperlukan jika sapi terserang penyakit. Dijelaskan Eki, penyakit yang sering menyerang sapi perah adalah masitis yaitu yang disebabkan bakteri dan menyerang menyerang puting sapi dan menular ke kelenjar susu. “Yang paling penting untuk budidaya sapi perah itu kandang tetap bersih dan ngasih pakannya harus teratur supaya produksi susunya juga bisa stabil”, pungkas Eki. (ira)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here