Home Peternakan Burung Merpati Pos, Sang Legenda Pengantar Surat

Burung Merpati Pos, Sang Legenda Pengantar Surat

Sumber foto: scienceabc.com

Agrozine.id – Pada zaman dahulu, merpati pos menjadi media komunikasi yang sangat popular. Merpati pos adalah burung merpati yang telah dilatih untuk mengantarkan surat atau pesan. Mengapa surat yang disampaikan burung ini pasti sampai di tujuan atau sangat kecil kemungkinan surat tersebut nyasar? Sebab, merpati merupakan salah satu jenis burung yang cukup pintar, memiliki daya ingat yang kuat, kemampuan navigasi, dan memiliki naluri alamiah yang dapat kembali ke sarang meskipun sudah pergi dengan jarak yang jauh dan waktu yang lama.

Di Indonesia, rata-rata merpati pos adalah hasil perkawinan silang antara ras Yansson dan Delbar dari Belgia dengan ras unggulan lainnya. Fisiknya agak besar, terbangnya agak lambat, tetapi stamina dan daya ingatnya kuat.

Burung merpati pos yang terbang berpasangan dapat memilih rute yang lebih efisien jika dibandingkan dengan terbang sendirian. Merpati pos memanfaatkan fenomena fisika dalam melacak posisi tempat tujuannya. Fenomena fisika tersebut tertanam dalam otak merpati pos seperti microchips dan mikrokontroler yang dimasukkan seperti pada robot atau komputer. Fenomena itu adalah medan magnet. Merpati pos memanfaatkan medan magnet bumi yang bervariasi dalam menentukan tujuan. Di antara kedua mata merpati pos terdapat jaringan yang berisi berbagai macam mineral besi yang merupakan kunci kemampuannya dalam menentukan arah. Selain jaringan tersebut, yang menyebabkan merpati pos kembali ke tempat asalnya adalah pasangannya karena merpati bersifat setia.

Seekor burung merpati pos betina umumnya bertelur sebanyak dua butir. Telur tersebut dierami oleh merpati jantan dan betina secara bergantian. Anak burung merpati dapat terbang dalam jarak yang dekat pada usia 40 hari.

Untuk menjadi merpati pos, seekor merpati terlebih dahulu harus dilatih oleh pelatih khusus. Pelatihan baru dapat dilakukan pada merpati yang berusia tujuh bulan. Berikut ini tiga hal yang harus dilatihkan kepada burung merpati agar bisa menjadi merpati pos.

  • Static: merpati mempelajari bagaimana cara mengenali perintah seseorang dalam suatu wilayah kecil.
  • Mobile: merpati dilatih untuk berpindah dari satu tempat ke tempat yang lain.
  • Boomerang: merpati diajarkan untuk mengirimkan dan mengembalikan pesan.

Jika hal-hal tersebut telah dilatihkan, merpati dapat terbang dalam jarak ratusan bahkan ribuan kilometer dan dapat mengirimkan pesan atau surat. Surat digulung, lalu dimasukkan ke dalam tempat pelindung berbentuk kapsul plastik. Kemudian, kapsul plastik tersebut diselipkan di antara kaki merpati.

Merpati pos diberi makanan khusus berupa campuran kalium karbonat dan minyak ikan. Makanan tersebut dapat membuat merpati menjadi kuat dan lebih mudah dilatih.

Metode komunikasi melalui burung merpati berasal dari orang-orang Persia kuno yang melatih burung ini. Orang Romawi menggunakan merpati pos sebagai alat pengirim pesan kepada pasukan militer lebih dari 2.000 tahun yang lalu. Frontinus mengatakan bahwa Julius Caesar menggunakan merpati pos sebagai pengirim pesan dalam kemenangannya melawan Galia. Orang Yunani memberitahukan nama pemenang olimpiade ke berbagai kota dengan menggunakan cara ini. Sultan Baghdad yang bernama Nuruddin pada tahun 1146 menggunakan merpati pos untuk mengirimkan pesan di sekitar kerajaannya.

Pada tahun 1.250 sampai 1.517 M, Dinasti Mamluk di Mesir menggunakan pos sebagai alat pertahanan dalam perang terhadap bangsa Mongol. Insinyur Mamluk mendirikan menara pengawas sepanjang Irak hingga Mesir. Di menara tersebut, tentara mengawasi keadaan. Mereka akan membakar kayu basah jika terjadi bahaya di siang hari karena akan menimbulkan asap hitam, sedangkan jika terjadi bahaya pada malam hari akan membakar kayu kering agar menimbulkan asap putih. Namun, bangsa Mongol tetap dapat menembus pertahanan Baghdad. Pengiriman pesan lewat jalur darat pun terhalang oleh pasukan Tentara Salib yang memblokir jalan. Oleh karena itu, digunakanlah merpati pos yang lebih efektif karena pasukan Tentara Salib tidak mengetahuinya dan tentunya tidak bisa memblokir jalan udara. Merpati pos ala Dinasti Mamluk ini menjadi sistem komunikasi yang tercepat pada abad pertengahan.

Pada masa perang dunia pertama (1914-1918), merpati pos digunakan oleh pasukan perang Amerika sebagai media komunikasi. Merpati bernama Winkie NEHU 40. NS.1  berjasa dalam penyelamatan seorang awak pasukan udara pada tahun 1942. Pada tanggal 2 Desember 1943 burung tersebut mendapatkan penghargaan karena jasanya mengirimkan berita di saat kondisi sulit. Burung merpati betina yang bernama GI Joe USA43SC6390 sangat berjasa pada perang dunia kedua karena dapat menyelamatkan sekitar 100 nyawa tentara Amerika sehingga mendapat penghargaan pada tahun 1946. Merpati tersebut terbang dengan cepat sejauh 20 mil dan membawa informasi tentang markas besar pasukan tentara Amerika yang akan diledakkan.

Adanya perang dunia menggiring pada kebangkitan pelatihan merpati untuk tujuan militer. Banyak masyarakat diberdayakan untuk menjaga merpati pos di semua kota-kota Eropa yang penting. Merpati pos telah terlatih dengan baik untuk bidang kemiliteran. Pemerintah di beberapa negara mendirikan kandang burung merpati mereka sendiri. Sudah ada pasal-pasal dalam aturan hukum yang mengatur gangguan burung merpati. Bahkan, ada hadiah yang diberikan kepada korban-korban gangguan burung. Sebelum kedatangan radio, merpati digunakan oleh surat kabar untuk melaporkan perlombaan Yacht dan beberapa Yacht dipenuhi oleh kandang burung.

Sebelum adanya telegram, cara berkomunikasi dengan menggunakan merpati ini sangat diandalkan bagi orang-orang pengguna saham dan orang keuangan. Reuter pernah menggunakan merpati untuk memberitahukan kenaikan harga saham antara Aachen dan Brussels. Namun, keberadaan merpati pos semakin berkurang seiring perkembangan zaman. Pada zaman sekarang ini posisi merpati pos telah tergantikan karena adanya perkembangan teknologi. Posisinya telah tergantikan oleh alat-alat komunikasi seperti telepon, surat elektronik (e-mail), dan berbagai aplikasi pengirim pesan di smartphone. (das)

Kunjungi Nursery Tanaman Hias Keren di Kota Bogor, Ini Link-nya:

IG : @amani.jungle           tiktok : amani.jungle

Yuk, tonton video menarik ini:

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here