Home Pertanian Cara Budidaya Aglaonema dan Perawatannya

Cara Budidaya Aglaonema dan Perawatannya

Cara Budidaya Aglaonema

Agrozine.id – Aglaonema atau yang dikenal juga dengan nama sri rejeki sudah tidak asing lagi di telinga masyarakat. Tumbuhan yang termasuk ke dalam famili Araceae ini merupakan tumbuhan hias daun yang menjadi favorit di kalangan pecinta tumbuhan hias.

Terdapat tiga jenis tumbuhan aglaonema yang paling disukai oleh pecinta tumbuhan hias yaitu Aglaonema costatum, Aglaonema modestum, dan Aglaonema crispum. Dalam artikel ini akan dibahas cara budidaya aglaonema dan cara  perawatannya agar tumbuh dengan baik. Habitat alami aglaonema adalah di rawa-rawa dan hutan hujan.

Cara Budidaya Aglaonema

Cara Budidaya Aglaonema

Saat ini tumbuhan aglaonema banyak dibudidayakan sebagai tanaman hias. Oleh karena itu semakin banyak pula cara yang bisa digunakan untuk membudidayakan tumbuhan ini. Berikut adalah cara budidaya aglaonema:

1. Pembibitan

Pembibitan tanaman aglaonema dapat dilakukan dengan empat cara yaitu pembibitan menggunakan bibit dan pembibitan menggunakan stek.

A. Pembibitan menggunakan biji

Budidaya aglaonema menggunakan biji terbilang cukup lama tetapi tidak begitu sulit. Yang harus diperhatikan adalah bibit yang digunakan berasal dari tanaman induk yang ta dan menghasilkan biji yang bagus. Tujuannya adalah agar biji bisa diambil dan menghasilkan tanaman yang serupa. Sebelum disemaikan, terlebih dahulu rendam biji di dalam air hangat untuk memisahkan biji yang kualitasnya kurang baik dan sekaligus merangsang perkecambahan.

B. Pembibitan menggunakan teknik stek

Budidaya aglaonema menggunakan stek dimuali dari bagian pucuk tanaman indukan. Pastikan memilih tanaman yang memiliki batang kokoh agar kualitas steknya bagus, jangan asal memotong bagian pucuk tanaman dan setidaknya potong 6 sampai 7 ruas daun. Bagian pucuk yang sudah dipotong kemudian tanam pada media tanam yang sudah disediakan dan tempatkan pada tempat yang teduh dan hindari tempat yang rawan gangguan serta kesejukannya terjaga.

C. Pencangkokan

Selanjutnya adalah pencangkokan aglaonema. Namun cara ini lebih rawan jika bagian batang yang dicangkok tidak mendapat perawatan ekstra akan cepat busuk. Indukan yang dipilih harus memiliki batang yang kokoh dan berwarna coklat. Kupas bagian kulit batang dan lapisi dengan media yang sudah disediakan, campurkan pasir, pakis, sekam dan humus lalu tutup dengan serabut kelapa atau plastik dengan rapat.

D. Pemisahan anakan

Budidaya aglaonema dengan metode pemisahan anakan terbilang cukup mudah. Namun tidak semua tanaman aglaonema memiliki anakan. Jika sudah menemukan aglaonema yang memiliki, potong bagian akar sambung anakan dengan tanaman indukan dan pastikan akar anakannya sudah kuat dan siap dipindahkan yang dicirikan dengan warna putih dan lebih gemuk.

2. Media Tanam Aglaonema

Media tanam yang bisa digunakan untuk budidaya tanaman aglaonema bermacam-macam. Anda bisa menggunakan serabut kelapa (cocopeat), arang sekam dan pakis yang tentu memiliki keunggulan masing-masing.

Baca Juga : Cara Budidaya Tanaman Koro Pedang

Serabut kelapa atau cocopeat baik digunakan untuk media tanam aglaonema karena memiliki kemampuan menahan air dengan baik. Sedangkan arang sekam memiliki kelebihan bersifat lebih steril dan tahan lama namun kemampuannya menyerap air kurang tinggi sehingga dibutuhkan campuran media tanam lainnya. Menggunakan pakis sebagai media tanam aglaonema memiliki kelebihan tahan lama namun daya serapnya rendah sehingga juga memerlukan campuran bahan lain.

3. Pemupukan dan penyiraman tanaman aglaonema

Tanaman aglaonema dipupuk dengan menggunakan pupuk NPK dan dilakukan paling tidak sekali dua minggu. Pemupukan yang benar akan membuat tanaman tumbuh lebih baik dan sehat serta terlihat cantik. Sedangkan penyiraman tanaman ini dilakukan secara rutin dan berkala setiap pagi dan sore hari. Jika cuaca panas, penyiraman boleh dilakukan lebih sering.

Baca Juga : Cara Merawat Tanaman Hias Sri Rejeki

Selain pemupukan dan penyiraman, penggantian media tanam juga perlu dilakukan paling tinggi 6 bulan atau satu tahun sekali agar nutrisi dalam media tanam tetap terjaga dan tanaman bisa tumbuh dengan baik.

Demikianlah cara budidaya aglaonema dan perawatannya. Semoga informasi ini bermanfaat. (ira)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here