Home Peternakan Cara Budidaya Burung Puyuh , Sukses Hasilkan Banyak Telur

Cara Budidaya Burung Puyuh , Sukses Hasilkan Banyak Telur

Agrozine.id – Tahukah anda burung puyuh? Burung puyuh adalah salah satu unggas yang memiliki tubuh kecil dan gemuk. Burung puyuh memakan biji-bijian dan serangga kecil. Daging dan telur burung puyuh sangat digemari oleh masyarakat Indonesia. Hal tersebut mengakibatkan permintaan atas burung puyuh semakin meningkat dan pada akhirnya membuka peluang bisnis yang menjanjikan. Saat ini sudah banyak pebisnis yang sukses di bidang budidaya puyuh dan hasilkan omset  besar dari hasil penjualan telur puyuh. Oleh karena itu perlu diketahui cara budidaya puyuh, agar sukses menghasilkan banyak telur dan datangkan omset besar.

Budidaya burung puyuh bisa mendapat dua keuntungan sekaligus yaitu daging dan telurnya. Selain itu kotoran burung puyuh bisa dijadikan pupuk dan makanan ikan. Sebelum melakukan budidaya burung puyuh petelur, sebaiknya ketahui dulu keuntungan budidaya burung puyuh petelur sebagai berikut:

1. Modal kecil

2. Bisa dibudidayakan dalam lingkungan rumah dan tidak perlu lahan luas

3. Tahan terhadap penyakit

4. Produksi daging dan telurnya banyak

Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam proses budidaya burung puyuh seperti suhu ideal yaitu berkisar antara 20-25 derajat celcius dengan kelembaban udara 3-80% dan penerangan yang memadai baik saat siang maupun malam hari.

Tahapan budidaya burung puyuh petelur adalah sebagai berikut:

1. Persiapkan kandang

Kandang burung puyuh bisa dibuat dari material kayu,baja ringan atau kawat strim dan dibentuk seperti rak. Idealnya ukuran kandang burung puyuh adalah panjang 100 cm,lebar 60 cm dan tinggi 30 cm. Terdapat beberapa jenis kandang yang diperlukan untuk budidaya burung puyuh.

a. kandang pembibitan

b. kandang induk

c. kandang anakan, dan

d. kandang pemeliharaan anakan burung puyuh

2. Persiapkan bibit burung puyuh

Langkah selanjutnya adalah persiapan bibit burung puyuh yang akan dibudidayakan. Bibit burung puyuh yang baik perlu diseleksi agar hasilnya optimal. Pemilihan bibit untuk budidaya burung puyuh harus disesuaikan dengan tujuan budidaya. Ada tiga tujuan budidaya burung puyuh secara umum, untuk diambil dagingnya bisa memilih burung puyuh yang sudah tidak produktif lagi namun memiliki tubuh yang sehat, untuk diambil telurnya saja bisa memilih burung puyuh betina yang sehat dan bebas penyakit dan yang ketiga untuk mengoptimalkan telur yang dihasilkan dengan cara memilih indukan betina dan jantan yang sehat dan produktif.

3. Pemeliharaan burung puyuh

Pemeliharaan burung puyuh dilakukan dengan memperhatikan kebersihan dan sanitasi kandang, pemeliharaan terhadap penyakit dan hama yang kemungkinan menyerang serta memberikan pakan secara teratur dan rutin. Tentunya pakan yang diberikan pun harus yang mengandung nutrisi yang dibutuhkan untuk pertumbuhan burung puyuh.

4. Proses panen

Setelah melakukan semua tahapan budidaya diatas,saatnya menunggu waktu panen. Burung puyuh yang dibudidayakan dengan tujuan petelur bisa menghasilkan telur setiap hari dan anda bisa panen bahkan setiap hari selama proses produksi masih berlangsung. Demikianlah cara budidaya burung puyuh untuk hasilkan banyak telur yang bisa anda praktekkan. Semoga tips ini bermanfaat. (ira)

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here