Home Perikanan Cara Budidaya Ikan Tuna Agar Panen Melimpah

Cara Budidaya Ikan Tuna Agar Panen Melimpah

cara budidaya ikan tuna agar panen melimpah

Agrozine.id – Cara budidaya ikan tuna. Ikan laut satu ini tak perlu diragukan lagi khasiatnya. Sebagai sumber omega 3 dan protein terbaik, ikan tuna juga mengandung magnesium dan fosfor yang berguna untuk kesehatan syaraf. Asam amino pada kandungannya dapat membentuk jaringan otot sehingga baik dikonsumsi oleh ibu hamil dan menyusui.

Tuna memiliki kepadatan daging yang besar dan ketahanan yang lama untuk disimpan. Karena kandungannya yang baik untuk tubuh, ikan tuna memiliki permintaan yang tinggi di pasaran. Jangan khawatir, budidaya ikan tuna tergolong mudah dan menjanjikan untuk pemula.

cara budidaya ikan tuna agar panen melimpah

Cara Budidaya Ikan Tuna Agar Panen Melimpah

1. Ketahui Jenis Tuna

Sebelum memulai budidaya, kamu perlu mengetahui jenis-jenisnya untuk mempermudah pemeliharaan dan pemasarannya.

  • Tuna skipjack: Jenis tuna ini lebih dikenal dengan nama ikan cakalang. Skipjack merupakan salah satu ikan dengan populasi terbanyak di dunia. Ikan ini dapat hidup hingga 12 tahun dan memiliki garis panjang seperti pita pada bagian samping tubuhnya.
  • Tuna sirip kuning: Jenis tuna satu ini memiliki sirip berwarna kuning yang memanjang hingga ke bagian belakang tubuhnya. Tuna sirip kuning hidup berkelompok dan hidup di daerah iklim tropis. Bobot ikan ini dapat mencapai 230 kg dengan panjang 200 cm.
  • Tuna albakora: Albakora memiliki ukuran tubuh yang tidak terlalu besar, dengan panjang 120 cm dan berat mencapai 36 kg. Tuna albakora memiliki tubuh berwarna biru mengkilap dan sirip di bagian dada.
  • Tuna mata besar: Seperti namanya, jenis tuna ini memiliki mata yang besar dibandingkan tuna lainnya. Tuna mata besar berenang dengan cepat dengan tubuh yang panjang dan ramping. Bobot ikan ini dapat mencapai 200 kg.
  • Tuna tongkol: Tongkol merupakan jenis tuna dengan tubuh yang paling kecil. Jenis tuna ini juga biasa menjadi olahan makanan kaleng. Ikan tongkol memiliki tubuh yang agak memanjang dengan bentuk sirip yang kecil.
  • Tuna sirip biru: Jenis tuna ini memiliki tubuh yang paling besar. Bobotnya mencapai 750 kg dengan panjang hingga 300 cm. Tuna sirip biru dapat hidup hingga 40 tahun dan termasuk ikan pemangsa.

2. Tentukan Metode dan Media

Langkah ini merupakan tahap pertama yang harus diperhatikan sebelum melakukan budidaya ikan tuna. Biasanya yang paling sering digunakan untuk pemeliharaan adalah keramba jaring apung.

Tancapkan jaring pada dasar kolam dan beri jarak beberapa meter dari bibir pantai. Kamu dapat pula menggunakan kolam resirkulasi untuk ikan tuna. Sistem resirkulasi tertutup membuatkan ikan sulit meloloskan diri dan pemeliharaannya tidak akan mencemari lingkungan. Namun, sistem resirkulasi akan membutuhkan listrik dan biaya yang cukup tinggi.

3. Pemilihan Benih

Dalam cara budidaya ikan tuna, kamu dapat memperoleh benih dengan cara menangkapnya di laut dan dibesarkan di kolam. Namun, jika kamu berniat untuk membudidayakan jenis ikan tuna sirip biru, kamu dapat mendapatkan benihnya dari kolam penangkaran dan biaya produksinya lebih tinggi jika dibandingkan dengan jenis lainnya.

Baca Juga : Cara Budidaya Mangrove

4. Pemberian Pakan

Saat memberi makan pada ternak ikan tuna, kamu membutuhkan sekitar 2000 bibit ikan. Tuna merupakan jenis ikan karnivora yang memakan jenis ikan lainnya. Berilah ikan tuna pakan ikan yang memiliki kandungan lemak tinggi seperti ikan sarden, ikan pilchard, ikan teri. Pada anakan ikan kamu dapat memberikan kutu air, cacing sutera, pelet, dan kuning telur.

Baca Juga : Budidaya Ikan Tuna Tanpa Aerator

5. Tips Agar Panen Banyak

  • Pastikan suhu perairan berkisar 15 hingga 28 derajat celcius dan tidak tercemari buangan lumpur sungai.
  • Bentuk jaring apung harus disesuaikan dengan tipe berenang tuna. Ubah bentuk segiempat menjadi lingkaran. Satu set jaring apung berukuran panjang 120 cm, lebar 50 m, dan kedalaman 30 m.
  • Pemijahan dilakukan di kolam terpisah saat ikan berusia 5 tahun ataupun siap kawin. Pisahkan telur dari hasil pemijahan agar tidak dimakan oleh induknya sendiri.

Baca Juga : Cara Budidaya Ikan Sidat di Tambak

Nah, itulah cara budidaya ikan tuna agar panen melimpah. Dalam memanen ikan tuna, sebaiknya kamu langsung turun ke dalam keramba dan menaruh tangkapan di dalam perahu kecil. Gunakan pancing rawai tuna untuk mendapatkan sisa panen yang sulit ditangkap. (rin)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here