Home Perkebunan Cara Budidaya Jahe Merah, Si Rempah Kaya Manfaat

Cara Budidaya Jahe Merah, Si Rempah Kaya Manfaat

Hama dan Penyakit Jahe

Agrozine.id – Cara budidaya jahe merah mungkin terbesit di benak Anda, tetapi bagaimanan dan seperti apa memulainya tentu bukan perkara mudah. Nah, dalam artikel ini Kami akan mengulas seperti apa yang pertama dilakukan dan juga cara mudah guna melakukan budidaya jahe jenis ini.

Perlu diketahui bahwa unuk melakukan pengembangbiakan tanaman yang digunakan akarnya ini bisa dilakukan dengan tidak terlalu besar. Artinya, Anda bisa melakukannya dipekarangan sendiri.

Baca Juga : Tips Sukses Budidaya Jahe

5 Cara Budidaya Jahe Merah

1. Persiapan tanam

Tahapan pertama tentu saja adalah persiapan tanam. Dalam tahapan ini, kamu bisa memilih media apa yang akan digunakan. Jika memilih polybag sebagai wadah tanam, maka harus diisi dengan tanah, pasir dan pupuk organik dengan perbandingan 1:1:1. Perbandingan media tanam ini berlaku untuk budidaya di kebun atau lahan yang luas.

2. Menyiapkan bibit

Selanjutnya adalah menyiapkan bibit yang akan ditanam. Bibit jahe merah yang dipilih adalah yang memiliki ciri-ciri yang baik sebagai berikut:

  • Ukuran rimpangnya besar
  • Terlihat segar dan tidak keriput
  • Tidak ditemukan parasit atau hama pada bibit
  • Warna rimpang masih cerah dan tidak ada luka

Setelah bibit dipilih, selanjutnya adalah merendam menggunakan larutan fungisida selama 15 menit agar terhindar dari bakteri atau jamur yang bisa menyebabkan kebusukan pada bibit.

Selanjutnya adalah menyemai dalam media semai yang lembab dan tidak terkena cahaya matahari langsung. Biasanya tunas baru akan muncul setelah bibit disemai selama 2 minggu. Setelah tunas muncul, barulah bibit bisa dipindah ke lokasi tanam.

3. Menanam jahe merah

Bibit yang sudah memiliki tunas dipindahkan ke media tanam yang baru. Jika menggunakan polybag berukuran besar, di dalam satu polybag kamu bisa menanam dua bibit.

Setelah bibit ditanam, siramilah bibit dengan air secukupnya dan tempatkan di tempat yang tidak terkena sinar matahari langsung hingga tunas mulai berkembang menjadi daun. Jika terkena matahari langsung, biasanya tunas muda jahe merah akan menguning.

4. Pemeliharaan

Cara budidaya jahe merah tahap ini cukup mudah, lakukan secara rutin sore hari hingga tanaman berusia 3 bulan. Jika terdapat gulma di sekitar tanaman sebaiknya segera bersihkan agar tidak mengganggu pertumbuhan.

Baca Juga : Cara Tanam Jahe di Dalam Pot

Selanjutnya adalah pemupukan yang bertujuan untuk menjaga agar kandungan hara di dalam tanah tetap terjaga dan nutrisi tanaman jahe merah juga terpenuhi. Pemupukan bisa dilakukan menggunakan pupuk organik saat tanaman berusia 2 bulan setelah tanam. Untuk mendapatkan hasil yang lebih optimal, lakukan pemupukan 3 kali hingga sebelum panen.

5. Pemanenan

Tahapan akhir adalah pemanenan. Setelah budidaya tanaman ini, maka dapat dipanen saat berusia 10-12 bulan. Namun biasanya untuk mendapatkan hasil yang lebih maksimal, tunggulah hingga jahe berumur 1 tahun saat jahe sudah benar-benar tua dan rimpang bertambah berat.

Demikianlah informasi tentang cara budidaya jahe merah. Semoga informas dalam artikel ini bermanfaat. (ira)

 

Tonton video menarik ini:

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here