Home Pertanian Cara Budidaya Monstera Si Janda Bolong Kekinian, Ikuti Tipsnya

Cara Budidaya Monstera Si Janda Bolong Kekinian, Ikuti Tipsnya

Budidaya Monstera

Agrozine – Saat ini, hobi tanaman hias tengah banyak diminati oleh masyarakat Indonesia. Merawat tanaman dalam ruangan membuat suasana menjadi lebih sejuk, sehingga dipercaya dapat meningkatkan mood dan produktivitas. Monstera menjadi salah satu tanaman hias favorit, daunnya besar berwarna hijau mengkilap. Lubang-lubang pada daunnya menjadi daya tarik tersendiri. Bahkan, tingginya permintaan monstera membuat harganya melesa tinggi baik di pasar offline maupun online. Dalam artikel ini, kita akan mengetahui lebih lanjut cara budidaya monstera atau ‘si janda bolong’ kekinian yang berasal dari hutan rimba Meksiko dan Guatemala. Simak pula tips perawatannya!

Karakteristik Monstera

Monstera merupakan genus dari 45 spesies tanaman dalam famili arum, Araceae, yang berasal dari daerah tropis Amerika. Genus “Monstera” dinamai dari kata “Monstrous” atau “abnormal” dalam bahasa Latin, karena memiliki lubang-lubang pada daunnya.

Tanaman hias ini dapat tumbuh hingga ketinggian mencapai 20 meter di pepohonan, dan aslinya merupakan tanaman merambat. Monstera sangat cocok dibudidayakan di Indonesia yang beriklim tropis. Adapun spesies monstera yang banyak diminati seperti monstera deliciosa, dan monstera variegata yang cenderung berwarna hijau kekuningan.

Cara Budidaya Monstera

  1. Persiapan Stek

Budidaya monstera dapat dilakukan dengan menggunakan bibit yang berasal dari stek batang. Idealnya, tanaman monstera yang dapat dijadikan sebagai indukan untuk diambil steknya, memiliki 6 ruas atau 6 daun. Dari satu tanaman induk monstera, dapat diperoleh 4-5 stek sebagai bibit. Dalam proses budidaya, baiknya petani telah menyiapkan 100 indukan agar proses perbanyakan optimal.

 

  1. Persiapan Media Tanam

Cara budidaya monstera selanjutnya, kamu dapat menyiapkan media tanam berupa campuran tanah, pasir, dan kompos dengan perbandingannya masing-masing 1:1:1. Pembuatan media tanam dapat dimulai dengan menempatkan kompos pada lapisan paling bawah. Baru setelah itu, melapisinya dengan tanah dan menambahkan pasir untuk memudahkan penyerapan air saat proses penyiraman.

  1. Penanaman Monstera

Sebagai wadah tanaman hias indoor, kamu dapat menggunakan pot yang terbuat dari bahan keramik, tanah liat, ataupun plastik yang banyak dijual di marketplace. Setelah proses penanaman, biasanya akar akan mulai muncul dalam dua bulan. Budidaya monstera menggunakan stek dapat meningkatkan populasi hingga 4-5 kali lipat.

  1. Tips Perawatan Monstera

Perhatikan untuk cara budidaya monstera berikut, ketika melakukan stek, maka bagian tangkai muda dari monstera tidak dapat disiram terlalu sering dan baiknya dilakukan 2 kali sehari. Penyiraman teknik kabut lebih disarankan pada tanaman monstera yang masih muda, karena penyiraman bertekanan air tinggi berisiko mematahkan batang tanaman muda.

Baca Juga : Mengenal Monstera Adansonii, si Janda Bolong

Sementara itu, pemupukan monstera dapat dilakukan tiga bulan sekali menggunakan pupuk organik dengan kandungan nitrogen yang tinggi. Monstera juga tidak suka terpapar sinar matahari langsung. Bila ingin menjemur tanaman, cukup lakukan tiga kali sehari.

Dalam cara budidaya monstera, sebaiknya kamu juga melakukan penggantian pot secara rutin dan berkala. Penggantian pot dilakukan bila akar tanaman sudah terlihat mengikat dan penuh di dalam pot tersebut.

Baca Juga : Cara Budidaya ‘si Kaya Manfaat’, Jahe Merah

Pilihlah pot dengan diameter 5-10 cm lebih besar dari ukuran sebelumnya. Pastikan kamu juga menggunakan tanah berkualitas baik yang tidak diambil dari pekarangan rumah, karena dikhawatirkan terpapar hama dan penyakit.

Nah, itulah cara budidaya tanaman monstera serta tips perawatannya yang terbilang mudah. Meskipun terlihat begitu cantik, tanaman ini memiliki racun di seluruh bagian tubuhnya. Untuk itu, jauhkan pot tanaman dari jangkauan hewan peliharaan atau anak kecil, ya. (rin)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here