Home Pertanian Cara Budidaya Mulberry, Buah Kaya Antioksidan

Cara Budidaya Mulberry, Buah Kaya Antioksidan

cara budidaya mulberry

Agrozine – Mulberry merupakan tanaman perdu yang memiliki butiran buah sangat kecil dan tumbuh bergerombol. Di Indonesia, Mulberry dikenal secara umum dengan nama Arbei ataupun Murbei. Tanaman asal Cina Utara ini memiliki buah berukuran 2-3 cm yang rasanya manis. Saat matang, buah Mulberry akan berwarna ungu tua hingga kehitaman.

Mulberry dapat tumbuh dengan baik di area subtropik negara Asia, Afrika, dan Amerika. Tinggi pohonnya mencapai 10-15 meter dan cocok ditanam pada area sejuk dengan pasokan air yang tinggi. Tanaman mulberry mulai banyak dibudidayakan untuk diolah menjadi selai, bahan kue, dan sirup. Selain itu, mulberry merupakan buah kaya antioksidan dengan kandungan anthocyanin tinggi dan berkhasiat untuk tubuh. Simak cara budidaya mulberry berikut!

  1. Persiapan Tanam

Untuk memulai budidaya mulberry, kamu perlu menyiapkan batang stek dari tanaman buah ini. Gunakan batang stek dari cabang yang segar dengan panjang 20-25 cm, berdiameter 1-2 cm, dan setidaknya memiliki 4 ruas.  Potong miring batang stek mulberry menggunakan parang atau pisau tajam dan pastikan kulit kayunya tidak terkelupas. Bersihkan daun yang menempel pada batang stek untuk mengurangi penguapan air.

 

  1. Persiapan Lahan

Bibit stek sebaiknya segera ditancapkan dalam tanah setelah direndam dalam larutan penumbuh akar. Untuk menanam bibit stek mulberry, kita perlu menyiapkan lahan agar memiliki tanah gembur. Lakukan pembajakan menggunakan cangkul dengan cara menggali tanah sedalam 20-30 cm. Agar tanah kaya nutrisi dan unsur zat hara, campurkan pupuk kandang kering dan arang sekam dengan perbandingannya masing-masing 1:1. Pastikan area penanaman bersih dari rumput liar atau gulma dan diamkan lubang galian selama 3 hari untuk mematikan organisme pengganggu tanaman.

 

  1. Penanaman Bibit

Setelah tanah galian didiamkan selama 3 hari, tiba waktunya untuk kamu menanam bibit mulberry. Jarak tanam antar bibit stek mulberry adalah 2 x 0,5 m dengan lubang tanam berukuran 40 x 30 cm sedalam 50 cm. Isilah campuran tanah ke dalam lubang sebelum dimasukkan bibit stek dan timbun kembali. Baiknya kamu juga membuat parit-parit dengan jarak 2-6 m agar drainase tertata baik dan air tidak menggenang di lahan saat proses penyiraman. Tancapkan lanjaran atau ajir yang terbuat dari bambu didekat lubang tanam untuk mencegah tanaman ambruk. Lakukan penanaman bibit mulberry pada awal atau pertengahan musim hujan agar pasokan air tanah tercukupi.

 

  1. Pemeliharaan Tanaman

Agar tanaman tumbuh optimal dan buah kaya antioksidan ini berkualitas, lakukan beberapa langkah pemeliharaan berikut.

  • Penyiraman: Lakukan penyiraman 2 kali sehari pada pagi dan sore hari. Saat musim penghujan, kurangilah intensitas penyiraman menjadi 1 kali sehari.
  • Penyulaman: Setelah satu bulan tanam, periksa tanaman mulberry dan gantilah bibit yang mati dengan yang baru.
  • Pemupukan: Tanaman mulberry perlu diberi pupuk 2 bulan sekali untuk menambah nutrisinya. Gunakan pupuk NPK dan guano dengan dosis masing-masing 2 sdm.
  • Penyiangan: Bersihkan lahan penanaman dari rumput liar atau gulma yang menempel dengan bantuan cangkul.
  • Pemangkasan: Setelah tanaman berusia 1 tahun, pangkas ranting yang tidak produktif untuk menguatkan akar dan menambah jumlah percabangan.

Nah, itulah cara budidaya mulberry si buah kaya antioksidan. Selain memanen buahnya, kamu dapat menggunakan daun mulberry untuk pakan ternak ulat sutera dan batangnya untuk pembuatan mebel. (rin)

 

 

 

 

 

 

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here