Home Pertanian Cara Budidaya Paprika dengan Benar, Ikuti Langkah Ini

Cara Budidaya Paprika dengan Benar, Ikuti Langkah Ini

Agrozine.id – Tahukah anda apa itu paprika? Paprika adalah salah satu komoditas pertanian yang memiliki nilai ekonomis tinggi dan termasuk salah satu komoditas pertanian yang permintaanya tinggi di pasaran meski tidak sepopuler cabai. Budidaya paprika menjadi solusi untuk memenuhi permintaan pasar yang semakin tinggi namun ketersediaan paprika di pasaran masih sedikit. Dalam artikel ini Agrozine akan merangkum cara budidaya paprika yang benar. Anda bisa mengikuti langkah- langkah berikut ini:

Syarat Tumbuh Paprika

Paprika dapat tumbuh dengan baik di lahan yang berada di dataran tinggi dengan ketinggian setidaknya 700 mdpl. Budidaya paprika sebenarnya bisa saja dilakukan di lahan dataran rendah, hanya saja kualitasnya tidak akan sebagus jika ditanam di dataran tinggi. Selain itu menanam paprika di dataran tinggi juga membantu meminimalisisr tanaman ini terserang penyakit karena paprika sangat rentan terhadap serangan hama dan penyakit.

Untuk media tanam paprika bisa menggunakan tanah secara langsung. Jika ditanam di dalam polibag bisa menggunakan sekam sebagai media tanamnya.

paprika
Paprika kuning

Cara Budidaya Paprika

1. Pengolahan Tanah

Langkah pertama dalam budidaya paprika adalah pengolahan tanah. Proses pengolahan tanah bisa dilakukan dengan cara mencangkul atau dibajak agar tanah menjadi gembur. Pengolahan tanah sebaiknya dibarengi dengan pemberian pupuk agar nutrisi tanah terpenuhi.

2. Penyemaian Bibit Paprika

Setelah tanah di lokasi tanam sudah digemburkan, saatnya melakukan penyemaian bibit paprika. Anda bisa menggunakan biji yang sudah dikeringkan terlebih dahulu sebagai benih untuk budidaya paprika. Berikut adalah cara menyemaikan bibit paprika:

  • Rendam benih di dalam air untuk memisahkan antara benih yang masih bagus dan kurang bagus
  • Campurkan media tanam untuk persemaian berupa tanah dan sekam dengan perbandingan 3:1
  • Taburkan benih yang sudah direndam ke persemian dan siram secara rutin pagi dan sore agar benih cepat tumbuh
  • Bibit yang sudah berkecambah dan berumur sekitar 3 minggu sudah siap dipindahkan ke lahan tanam

2. Penanaman Paprika

Bibit yang sudah memiliki 5-7 helai daun atau berumur tiga minggu sudah siap dipindahkan ke lahan tanam. Sebaiknya lakukan penanaman pada pagi atau sore untuk menghindari sinar matahari secara langsung yang bisa mengakibatkan tanaman menjadi stress dan layu. Setelah bibit ditanam, berikan naungan berupa paranet agar bibit tidak layu.

3. Perawatan Paprika

Setelah paprika ditanam, maka langkah selanjutnya adalah perawatan . Untuk melakukan perawatan tanaman ini tidaklah sulit dilakukan. Lakukan penyiraman secara berkala dan rutin pada pagi dan sore hari. Selain penyiraman secara rutin, lakukan juga pemupukan untuk mendukung pertumbuhan dan perkembangan tanaman paprika. Pemupukan dilakukan dengan cara menyemprotkan pupuk ke daun tanaman.

Yang tidak kalah penting dalam perawatan tanaman paprika adalah penyiangan gulma untuk mencegah serangan hama dan penyakit mengingat tanaman ini rentan terhadap serangan hama dan penyakit. Lakukan juga pemangkasan tunas pada tanaman paprika agar tanaman tumbuh ramping ke atas tanpa percabangan ke kiri dan ke kanan.

4. Panen

Tahapan terakhir dalam budidaya paprika adalah panen. Jika perawatan dilakukan dengan benar, paprika bisa panen dalam waktu 3 bulan setelah tanam. Setelah panen pertama biasanya tanaman ini bisa dipanen dalam kurun waktu 8-9 bulan sebelum dilakukan penggantian atau rotasi tanaman.

 

Paprika digunakan sebagai penambah citarasa pada masakan dan dengan harga di pasaran sekitar Rp 20.000 – Rp.30.000/kg. Oleh karena itu budidaya paprika cukup menjanjikan mengingat waktu panennya juga relatif cepat. (ira)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here