Home Perikanan Peluang Ekspor Ikan Sidat Yang Menjanjikan

Peluang Ekspor Ikan Sidat Yang Menjanjikan

Budidaya Ikan Sidat

Agrozine.id – Ikan sidat merupakan ikan air tawar yang masih satu keluarga dengan belut, tak heran bila bentuknya serupa. Ikan ini dikenal juga dengan nama ikan unagi bagi masyarakat Jepang dan merupakan salah satu ikan yang paling banyak dicari dan diminati. Nah, bagaimana dengan peluang ekspor ikan sidat?

Ikan sidat memiliki nilai jual tinggi dan diminati oleh pasar internasional seperti negara Jepang, Hongkong, Belanda, dan Jerman. Pasalnya, ikan ini memiliki kandungan vitamin dan DHA yang tinggi namun belum banyak dibudidayakan di Indonesia.

Dalam artikel ini, kita akan mengetahui lebih lanjut langkah budidaya ikan sidat yang memiliki peluang ekspor yang menjanjikan.

Yang Diperhatikan Dalam Budidaya & Peluang Ekspor Ikan Sidat

1. Pembuatan Kolam

Sebelum memulai budidaya ikan sidat, kamu harus membuat kolam sebagai habitat ikan. Kolam terpal disarankan dalam budidaya ikan sidat, dengan ukuran idealnya sekitar 2 x 7 x 0,7meter yang dapat disesuaikan dengan jumlah ikan.

Gunakan pompa untuk membuat air dalam kolam terus mengalir pada kolam dengan kedalaman 40 cm. Tambahkan pula pompa udara pada kolam terpal ikan sidat.

2. Pengaturan Suhu dan pH air

Untuk menjaga ikan sidat tumbuh sehat dan dipanen segar. Kamu juga harus memerhatikan suhu dan tingkat keasaman (pH) kolam. Suhu kolam ikan sidat yang optimal adalah 28 hingga 32 derajat celcius.

Sedangkan untuk tingkat keasaman kolam (pH), harus berkisar dari 7 hingga 8 karena sidat lebih menyukai habitat air yang mendekati pH normal (7).

3. Pemilihan Bibit

Guna menjaga peluang ekspor ikan sidat lebih baik, pilihlah bibit berkualitas yang sehat dan terbebas dari hama dan penyakit. Pastikan bibit ikan sidat tidak memiliki cacat fisik, dengan ukuran yang tidak terlalu kecil namun seragam. Pilihlah bibit ikan sidat yang memiliki gerakan cepat dan aktif.

4. Perawatan Ikan

Hal penentu keberhasilan budidaya adalah langkah perawatan. Pastikan kolam terpal terbebas dari limbah, dan gantilah air secara rutin bila mulai berbau dan kotor.

Pemberian pakan pada ikan sidat dapat dilakukan setidaknya 3 kali dalam sehari pada pagi, siang, dan sore hari. Ikan dapat diberikan pakan alami seperti cacing sutra atau plankton.

5. Panen Ikan

Setelah proses budidaya selama 5 bulan, ikan sidat dapat mulai dipanen bila bibit ikan berukuran sekitar 200 gram. Hasilnya, kamu dapat memanen dengan berat 500 gram bila langkah perawatannya tepat dan bobot tersebut cukup baik untuk peluang ekspor ikan sidat.

baca juga : Cara Budidaya Ikan Sidat

Untuk memanen ikan satu per satu, sidat dapat dipancing dengan menggunakan pakannya. Namun, bila memanen ikan secara serentak, kurangi air dalam kolam hingga badan ikan terlihat.

Nah, peluang ekspor ikan sidat usai fase budidaya beberapa negara seperti Vietnam dan China merupakan negara produsen ikan sidat terbanyak, disusul negara Jepang dan Korea Selatan.

baca juga : Mengenal Hama Peyakit Ikan Sidat

Adapun enam jenis ikan sidat yang dapat dibudidayakan dan menjadi peluang ekspor ikan sidat yakni Anguilla mormorata, Anguilla celebensis, Anguilla ancentralis, Anguilla borneensis, Anguilla bicolor bicolor dan Anguilla bicolor pacifica yang tersebar di daerah-daerah yang berbatasan dengan laut dalam. (rin)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here