Home Pertanian Cara Budidaya Sawo Manila Dalam Pot

Cara Budidaya Sawo Manila Dalam Pot

Agrozine.id – Buah sawo manila dapat berbuah tanpa mengenal musim. Buahnya enak dimakan segar atau diolah menjadi selai, sirup, serta bisa difermentasi menjadi cuka dan anggur. Menanam dan merawat sawo manila tidak sulit dan termasuk jenis tanaman yang produktif dan cepat berbuah.

Tanaman ini dapat tumbuh dengan baik di lahan yang luas, tetapi juga dapat berkembang dengan baik di dalam pot. Meskipun memerlukan sinar matahari langsung, tetapi dapat pula beradaptasi di lingkungan yang teduh. Bagi kamu yang tertarik menanam sawo manila di dalam pot, silakan disimak cara budidayanya sebagai berikut.

 Pembibitan Sawo Manila

  • Bibit diambil dari pohon induk yang sehat dan berbuah lebat. Sebaiknya, bibit dari hasil okulasi atau cangkok agar didapat tanaman sawo manila yang cepat berbuah dan buahnya juga lebat seperti induknya.
  • Apabila kamumembeli bibit, pilih bibit yang sehat, batangnya kokoh, daunnya hijau segar, dan cabangnya rindang. Bibit siap tanam berukuran antara 50 – 70 cm.
  • Setelah proses pencangkokan, pindahkanbibit dalam polybag yang berisi media tanam campuran tanah, pupuk kompos/kandang, dan arang sekam.
  • Lakukan penyiraman rutin setiap hari pagi dan sore.
  • Semprot obat anti hama terutama pada bagian daun. Langkah ini dilakukan berbarengan pada saat pemberian pupukorganik setiap seminggu sekali.
  • Setelah dirawatselama 6 bulan atau hingga setinggi 1,5 meter, bibit bisa dipindah ke lahan tana

Penanaman dan Perawatan Sawo Manila

  • Siapkan campuran tanah, kompos atau pupuk kandang terfermentasi, danarang Masukkan ke dalam pot. Sisakan ruang untuk lubang tanam seukuran media bibit dalam polybag.
  • Lepaskan polybag dari bibit siap tanam. Letakkan bibit tepat di tengah lubang dengan posisi tegak lurus. Tutup kembali ruang yang tersisa dalam potdengan campuran media tanam yang sudah disiapkan sebelumnya.
  • Padatkan media tanam sekitar batangagar posisi tanaman kokoh, tidak bergoyang atau miring. Sirami tanaman segera setelah ditanam. Pasang ajir atau patok untuk menyangga tanaman agar tetap tegak lurus, tidak mudah roboh.
  • Lakukanpenyiraman secara teratur 1 – 2 kali sehari.
  • Pemupukan lanjutan perlu dilakukan dengan rutin. Berikan20 butir NPK buah, 1 kg kompos atau pupuk kandang, dan 1 sendok teh pupuk organik cair. Lakukan pemupukan rutin ini tiap satu bulan sekali.
  • Untuk mempercepat munculnya buah yang berkualitas, beri pupuk organik cairperangsang buah setiap seminggu Caranya, campurkan 100 ml pupuk organik cair ke dalam 1 liter air, lalu semprotkan ke seluruh bagian tanaman . Semprotkan pula obat anti hama terutama pada bagian daun.

Pemanenan Sawo Manila

Pada usia setahun, tanaman sudah mulai berbunga, dan buahnya bisa dipanen beberapa bulan berikutnya. Panen pertama biasanya baru bisa menghasilkan 1 kg buah per pohon. Jika sudah masuk usia produktif (3 – 5 tahun), produksinya akan berlipat hingga puluhan kilo sekali panen. Buah yang siap panen ditandai dengan warna kekuningan di bawah permukaan kulit yang akan terlihat apabila kulit buah digosok sedikit.

Tanaman ini pun tidak mengenal musim dan umurnya bisa sampai puluhan tahun. Seluruh ranting pohon bisa berbunga bergiliran sehingga dapat menghasilkan buah sepanjang tahun, asalkan mendapat sinar matahari yang cukup sepanjang hari. (das)

(Sumber Foto: Samudrabibit.com)

(content partnership IG @amani.jungle, tiktok amani.jungle)

Tonton video menarik ini:

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here