Home Pertanian Cara Budidaya Tanaman Kitolod yang Berkhasiat Sebagai Obat Mata

Cara Budidaya Tanaman Kitolod yang Berkhasiat Sebagai Obat Mata

Agrozine.id – Tanaman kitolod atau dikenal juga dengan nama bunga bintang lima atau bunga korejat. Jika dilihat sekilas,tampak tidak ada yang istimewa dengan tanaman berbunga putih ini. Tapi siapa sangka tanaman yang sering ditemukan di pinggiran sawah, atau di tepi jalan ini memiliki khasiat untuk menyembuhkan berbagai penyakit mata seperti mata minus, katarak bahkan glaukoma. Intip yuk cara budidaya tanaman kitolod berikut ini.

Kitolod adalah tanaman terna tegak yang dapat tumbuh hingga ketinggian 60 cm bercabang dari pangkalnya dan bergetah putih dengan rasa yang tajam beracun, berdaun tunggal dengan ujung runcing dan pangkal menyempit. Kitolod memiliki bunga yang keluar dari ketiak daun dengan bentuk mahkota seperti bintang dan buahnya berbentuk kotak, lonceng, merunduk dan banyak biji.

Budidaya tanaman kitolod dapat dilakukan menggunakan pot atau polibag. Berikut adalah caranya.

1. Penyiapan pot atau polibag sebagai media tanam

Langkah pertama yang harus dilakukan dalam budidaya kitolod adalah menyiapkan pot atau polibag sebagai media tanamnya. Polibag yang digunakan bisa berdiameter 25 cm . Setelah itu siapkan campuran tanah dan kompos dengan perbandingan 1:1 untuk media tanam dan tambahkan furadan lalu campurkan semuanya dan masukkan ke dalam pot atau polibag yang sudah disiapkan.

2.Pembibitan

Bibit yang akan digunakan untuk menanam kitolod diambil dari bunga yang sudah tua atau kering lalu dijemur. Selain menggunakan biji,pembibitan kitolod juga dapat dilakukan dengan memisahkan tunas rumpun dari indukan.

3.Penanaman kitolod

Siram polibag atau pot yang sudah berisi media tanam, lalu taburkan biji kitolod diatasnya dan timbun dengan tanah subur. Jika menggunakan tunas,cukup dengan menanam tunas kitolod diatas media tanam yang sudah disiram.

4.Perawatan kitolod

Setelah ditanam,kitolod membutuhkan perawatan.  Perawatan dilakukan dengan penyiraman dan pemupukan saja. Penyiraman tidak perlu dilakukan setiap hari, cukup 5-7 hari sekali. Sedangkan pemupukan dapat dilakukan setidaknya 3 bulan sekali.

Selain penyiraman dan pemupukan, juga dapat dilakukan penyiangan jika ada gulma yang tumbuh di sekitar tanaman kitolod dan penjarangan jika dirasa tanaman terlalu rapat. Begitulah cara budidaya tanaman kitolod. Mudah bukan? Semoga informasi ini bermanfaat. (ira)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here