Home Peternakan Cara Membesarkan Anak Ayam, Mudah Kok!

Cara Membesarkan Anak Ayam, Mudah Kok!

Agrozine.id – Memelihara anak ayam memang sangat menggemaskan. Selain murah meriah, hewan peliharaan ini sangat mudah untuk dipelihara. Cara membesarkan anak ayam juga tidak terlalu susah kok. 

Setidaknya, sebelum memelihara anak ayam ada baiknya kamu mengetahui cara membesarkan anak ayam dan mempersiapkan 8 hal berikut ini ya.

1. Kandang ayam

Cara membesarkan anak ayam yang pertama adalah dengan memiliki sebuah kandang ayam. Kamu bisa menggunakan berbagai wadah untuk tempat tinggal anak ayam. Entah itu menggunakan kotak penyimpan dari plastik atau kolam renang mini anak yang sudah tidak terpakai.

Tapi, jangan gunakan kardus untuk tempat tinggal mereka karena harus diganti secara berkala karena mudah rusak dan kotor

2. Bola lampu

Ketika memilih bola lampu pilih yang memendarkan cahaya merah. Anak ayam sering saling mematuk satu sama lain sampai mati bila mereka melihat darah.

Dengan begitu, cahaya merah membuat semua sama untuk menghindari pertikaian antar anak ayam. Beli lah dua sebagai cadangan bila salah satu lampu rusak.

3. Termometer

Cara memelihara anak ayam selanjutnya adalah dengan menjaga suhu tubuh si anak ayam. Untuk menjaga suhu tubuh anak ayam agar tetap hangat, kamu perlu membeli lampu penghangat dengan reflektor yang bisa kamu temukan di toko perkakas. Suhu yang dibutuhkan mereka sekitar 32 derajat celcius pada minggu pertama dan turun secara perlahan setiap minggunya dua derajat sampai mereka mempunyai bulu yang cukup. Setidak sekitar 6 sampai 8 minggu.

Untuk mendapatkan suhu yang tepat, kamu harus memperhatikan reaksi dari anak ayam peliharaan kamu. Bila mereka ke sudut kandang menjauh dari lampu, berarti mereka kepanasan. Jika mereka membuat bola bulu dan mendekat dari sumber cahaya, mereka kedinginan. Jadi, pastikan kamu selalu memperhatikan tingkah mereka.

Selain itu, kamu bisa menggunakan termometer untuk mendapatkan suhu yang lebih akurat dengan memposisikan ulang jarak dan paparan cahaya penghangat.

4. Sarang untuk anak ayam tidur

Sarang untuk anak ayam biasa dari limbah serutan kayu atau serbuk kayu. Selain itu, bisa juga menggunakan jerami, ilalang kering, atau bahan lunak lainnya. Hindari penggunaan kayu serbuk kayu cedar dan sobekan kertas atau kardus.

Selain itu, seringlah membersihkan serutan kayu dengan memberikan serbuk kayu yang baru karena anak ayam sering buang kotoran.

5. Pakan

Gunakan makanan untuk anak ayam jangan berikan makanan ayam dewasa. Setelah usia satu atau dua minggu, kamu bisa memberikan cemilan serangga.

6. Tempat makan dan minum

Gunakan tempat makanan dan minum yang mengeluarkan makanan secara perlahan. Dengan begitu, air dan makanan lebih aman dari tercampur kotoran. Selain itu, kamu bisa membersihkan tempat minum dan makan secara berkala untuk menjaga mereka tetap sehat.

7. Jaring kain atau kawat untuk tutup kandang

Cara membesarkan anak ayam selanjutnya adalah dengan menyiapkan jaring atau kawat. Memang saat pertama kali di dalam kandang, unggas kamu ini tidak akan melompat keluar. Namun, setelah sekian hari mereka akan sangat penasaran kondisi di luar. Ya, mereka pun mampu melompati dinding kandang yang tidak terlalu tinggi bila mereka melompat.

8. Persiapkan kandang yang lebih besar

Memang mempersiapkan kandang yang lebih besar tidak terlalu mendesak. Namun, bila kamu terbawa suasana dan tersadar ayam kecil kamu sudah terlalu besar untuk kandang yang kecil akan membuat kamu panik. Dengan kata lain, kamu akan membuat kandang yang seadanya sehingga bisa jadi membuat ayam kamu kurang nyaman juga.

Nah, itu tadi deretan cara membesarkan anak ayam yang bisa kamu mulai dari hari ini, mudah kan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here