Home Pertanian Cara Membuat Sekam Bakar, Media Tanam Baik untuk Tanaman

Cara Membuat Sekam Bakar, Media Tanam Baik untuk Tanaman

Membuat Sekam Bakar

Agrozine – Sekam bakar memiliki berbagai manfaat dalam dunia pertanian. Sekam padi yang dibakar dapat digunakan dalam pembuatan kompos, media tanam, penggembur tanah, dan media persemaian. Secara kimia, sekam bakar memiliki kandungan unsur hara penting untuk tanah seperti nitrogen, fosfor, kalium, kalsium, dan magnesium. Untuk membuatnya juga terbilang mudah, sekam bakar digemari karena bobotnya yang ringan dan mudah dibersihkan dari akar tanaman. Dalam artikel ini, kita akan mengetahui cara membuat sekam bakar yang dapat meningkatkan porositas tanah dan baik untuk pertumbuhan tanaman. Simak ulasannya!

  1. Persiapan Alat Pembakaran

Sebelum membuat sekam bakar, kamu perlu menyiapkan beberapa alat seperti:

  • Bahan tahan api berbahan besi, seng, alumunium, atau logam yang berbentuk silinder dan berukuran kurang lebih 20 liter. Buang salah satu bagian dasar silinder, yaitu dasar atau atapnya. Buat lubang lingkaran dengan diameter 10 cm di bagian titik pusat silinder agar proses pembakaran berlangsung sempurna. Pada dinding silinder, buatlah lubang berdiameter 0,5 cm dengan jarak antar lubang 2-3 cm. Lubang pada dinding berfungsi untuk membuang panas sehingga sekam tidak langsung terbakar.
  • Siapkan pipa berdiameter 10 cm dan panjang 1 cm, lalu masukkan ke dalam lubang silinder. Pipa ini berfungsi sebagai cerobong asap yang dapat mempermudah proses pembakaran. Lalu eratkan bagian pipa dengan pengelasan. Kamu dapat pula mengganjal cerobong menggunakan paku atau mengikatnya sehingga dapat berdiri tegak.

  1. Proses Membuat Sekam Bakar

Setelah menyiapkan alat dan bahan berupa sekam padi, pastikan lokasi pembakaran jauh dari pemukiman untuk menghindari gangguan asap tebal. Untuk mempermudah pengambilan sekam bakar setelah proses pembakaran, siapkan alas yang tahan panas. Mulailah dengan membuat api seukuran silinder dengan membakar beberapa bahan seperti koran, kertas, atau daun kering. Setelah api menyala, tutup api dengan bahan silinder yang telah memiliki cerobong asap.

Bila api dalam silinder telah menyala, kamu dapat mulai menimbun sekam padi sedikit demi sedikit hingga menggunung dan mencapai tinggi 1 meter. Ketika bagian timbunan puncak telah menghitam, naikkan bagian yang belum terbakar hingga seluruh sekam terbakar dan berwarna hitam. Setelah semua sekam terbakar, matikan api dan siram sekam bakar dengan air untuk mencegahnya berubah menjadi abu. Keringkan sekam dengan membongkar timbunan dan meratakan seluruh bagiannya di bawah sinar matahari. Sekam bakar yang telah kering dapat dikemas ke dalam karung untuk digunakan.

Nah, itulah tahap pembuatan sekam bakar yang memiliki berbagai manfaat dan mudah dipraktekkan untuk pemula. Sekam bakar dapat membuat tanah menjadi lebih gembur dan menyerap air dengan lebih baik. Selain itu, sekam bakar berfungsi sebagai absorban yang dapat menekan jumlah mikroba patogen dan logam berbahaya dalam pembuatan kompos. (rin)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here