Home Peternakan Cara Mudah Budidaya Kecoa, Hasilkan Jutaan Rupiah

Cara Mudah Budidaya Kecoa, Hasilkan Jutaan Rupiah

Cockroaches are seen among cardboards at a farm operated by pharmaceutical company Gooddoctor in Xichang, Sichuan province, China August 10, 2018. Picture taken August 10, 2018. REUTERS/Thomas Suen

Agrozine.id – Pernahkah anda terpikir untuk melakukan usaha budidaya kecoa? Hewan yang dianggap menjijikkan sebagian besar orang. Tapi ternyata hewan ini bisa hasilkan jutaan rupiah jika dibudidayakan dengan cara yang benar. Dalam artikel ini akan dirangkum cara mudah budidaya kecoa untuk hasilkan jutaan rupiah.

Di luar negeri banyak orang yang sudah melakukan usaha ini. Mereka adalah Wan Fuming pelaku ternak kecoa asal Tiongkok yang kini telah memiliki lebih dari 22 juta ekor serangga di peternakannya. Wan Fuming membudidayakan kecoa asal Amerika dan Jerman. Alat yang dibutuhkan untuk memelihara kecoa tidaklah sulit, hanya membutuhkan genteng dan bekas kandang ayam seperti yang digunakan oleh Wan Fuming.

Selain Wan Fuming ternyata di Indonesia juga ada yang sudah melakukan usaha ini juga yaitu seorang pria bernama Mifta Alfian Rizki di Surabaya Jawa Timur yang memelihara kecoa Madagaskar sejak tahun 2009.

Cara Budidaya Kecoa

Untuk membudidayakan kecoa ada beberapa hal yang perlu diperhatikan sebagai berikut:

1. Usia produktif untuk indukan

Kecoa sudah mulai produktif saat berusia enam sampai delapan bulan . Dalam sekali beranak kecoa bisa menghasilkan sekitar 20-60 ekor anakan kecoa. Perbedaan antara jantan dan betina adalah kecoa jantan memiliki ukuran tubuh lebih besar daripada betina. Selain itu pejantan juga memiliki tanduk kecil dengan rambut-rambut halus di sekitar kepalanya.

2. Pasaran untuk kecoa

Selain permasalahan indukan, pasaran juga menjadi hal yang perlu dipertimbangkan dalam budidaya kecoa. Untuk kecoa produktif yang sudah dewasa kecoa dibanderol dengan harga Rp 50.000-Rp.70.000 per pasang.

Baca juga : Seperti Ini Budidaya Kepiting di Kolam Terpal

Sedangkan untuk kecoa yang sudah tua dibanderol dengan harga Rp.10.000-Rp.20.000 per pasang. Selain untuk peliharaan, kecoa juga bisa dijadikan sebagai pakan reptil, tarantula dan ikan. Kecoa memiliki kandungan protein tiga kali lebih tinggi dibandingkan jangkrik.

3. Kendala usaha budidaya kecoa

Selain stigma menjijikkan yang masih melekat pada hewan yang satu ini, namun pangsa pasar yang masih sedikit di Indonesia juga menjadi kendala. Jika ingin memulai usaha budidaya kecoa sebaiknya temukan dulu pasar yang tepat sebagai wadah untuk memasarkan hasil budidaya kamu.

Keunggulan Ternak Kecoa

Kecoa ternyata memiliki berbagai keunggulan ternak kecoa sehingga mulai banyak dilirik oleh para pelaku usaha peternakan. Berikut adalah beberapa keunggulannya:

1. Kecoa bermanfaat untuk kesehatan

Meski dianggap menjijikkan ternyata kecoa memiliki manfaat untuk kesehatan dan kecantikan. Kecoa dipercaya dapat menyembuhkan berbagai jenis penyakit mulai dari penyakit jantung sampai liver. Selain itu kecoa juga kerap dijadikan sebagai lotion untuk luka bakar. Dalam dunia kecantikan, keampuhannya untuk mengatasi kebotakan dan meningkatkan kesehatan kulit juga sudah diakui.

2. Ternak kecoa tahan penyakit

Kecoa adalah serangga yang tahan penyakit. Bahkan serangga ini memiliki ingatan yang tinggi melebihi anjing. Karena tingkat kematiannya rendah, memelihara kecoa juga mudah dilakukan.

3. Kecoa bisa dimakan

Di Tiongkok kecoa dijadikan sebagai bahan makanan. Cara mengolahnya cukup mudah, yaitu dengan cara disate. Potong kecoa dan buang kepalanya lalu campurkan dengan bumbu dan bakar. Tak hanya untuk konsumsi manusia, kecoa juga bisa dijadikan pakan ternak.

Baca Juga : Cara Budidaya Cacing Sutra, Untuk Pakan Ikan

Demikian cara mudah budidaya kecoa untuk menghasilkan jutaan rupiah. Semoga informasi ini bermanfaat. (ira)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here