Home Pertanian Cara Praktis Budidaya Sorgum Sampai Panen

Cara Praktis Budidaya Sorgum Sampai Panen

Ladang Sorgum

Agrozine.id – Tanaman sorgum (Sorghum bicolor L.) adalah tanaman sejenis biji-bijian atau serealia yang berasal dari negara Afrika. Tanaman ini sudah lama dikenal  sebagai penghasil pangan dan dibudidayakan di daerah kering seperti di Afrika. Dari benua Afrika kemudian menyebar luas ke daerah tropis dan subtropis termasuk di Indonesia. Tanaman ini memiliki adaptasi yang luas, toleran terhadap kekeringan sehingga sorgum menyebar di seluruh dunia. Pada kesempatan kali ini, kami sajikan cara budidaya sorgum.

Buah sorgum merupakan biji-biji yang tertutup oleh kulit yang liat dan berwarna kekuning-kuningan atau kecoklat-cokelatan. Warna bijinya bervariasi yaitu cokelat muda, putih dan putih buram. Bentuknya juga bermacam-macam, ada yang agak bulat, ada juga yang agak pipih. Biji sorgum ada yang keras dan ada yang lunak dengan endosperm berwarna putih.

Selain budidayanya yang mudah, sorgum juga mempunyai manfaat yang sangat luas antara lain untuk pakan ternak, bahan baku industri makanan dan minuman, bahan baku untuk media jamur merang (mushroom), sampai bahan baku etanol.

Tanaman sorgum dapat berproduksi walaupun dibudidayakan dilahan kurang subur. Namun apabila ditanam pada daerah ketinggiannya di atas 500 m dpl tanaman sorgum akan terhambat pertumbuhanya.  Bagi kamu yang tertarik ingin menanam sorgum, berikut ini cara budidaya sorgum.

PENYIAPAN LAHAN 

  • Lakukan pengolahan tanah 2-4 minggu sebelum tanam.
  • Bersihkanlahan  dari sisa-sisa tanaman sebelumnya. Cangkul atau bajak 2 kali, lalu digaru dan diratakan.
  • Buat saluran drainase disekeliling atau di tengah lahan. Untuk lahan yang hanya mengandalkan residu air tanah, lakukan pengolahan secara ringan dengan mencangkul tipis permukaan tanah untuk mematikan gulma.
  • Beri pupuk organikdengan pupuk kandang atau kompos.

 PEMILIHAN VARIETAS SORGUM

  • Untuk keperluan konsumsi pangan manusia, varietas yang dianjurkan antara lain UPCA SI, Keris, Badik dan Hegari Genjah. Varietas tersebut mempunyai keunggulan berumur genjah, tinggi batang sedang, berbiji putih dengan rasa cukup enak.
  • Untuk pakan ternak dapat menggunakan varietas Super 1, Super 2, dan ratton 1.

PENANAMAN SORGUM

  • Sorgum dapat ditanam pada sembarang musim asalkan pada saat tanaman masih kecil tidak tergenang atau kekeringan. Namun, waktu tanam yang baik adalah pada akhir musim hujan atau awal musim kemarau.
  • Kebutuhan benih untuk bertanam sorgum berkisar 10 kg/ha dengan jarak tanam 70 cm x 20 cm  atau 60 cm x 20 cm tergantung tingkat kesuburan tanah.
  • Menanam sorgum dapat dilakukan dengan cara ditugal seperti halnya menanam jagung. Lubang tanam diisi sekitar 3-5 biji benih, laluditutup dengan tanah. Buat juga lubang pupuk dengan tugal sejauh 15 cm dari lubang tanam.

PEMELIHARAAN SORGUM

  • Berikan pengairansecukupnya pada fase awal pertumbuhan.
  • Agar hasil optimal, Sorgum dapat diberikanpupuk lengkap, yaitu urea, TSP atau SP36, dan KCL. Pemberian pupuk Urea diberikan dua kali, yaitu 1/3 bagian diberikan pada waktu tanam sebagai pupuk dasar bersama-sama pemberian pupuk TSP/SP36 dan KCL. Sisanya (2/3 bagian) diberikan setelah umur satu bulan setelah tanam. Namun, lebih dianjurkan menggunakan pupuk organik baik padat maupun cair dan diberikan sesuai dengan anjuran teknis atas petunjuk penyuluh pertanian lapangan.
  • Saat tanaman berumur 2-3 minggu setelah tanam,lakukan penjarangan agar diperoleh tanaman sorgum yang tumbuh subur dan berproduksi tinggi. Caranya, cabut  tanaman yang kurang baik  dalam rumpun dan sisakan 2 tanaman  dalam  1 rumpun untuk dipelihara hingga panen.
  • Lakukan penyiangan dengan mencabut tumbuhan pengganggu (gulma) hingga perakarannya secara hati-hati agar tidak mengganggu perakaran tanaman utama.
  • Lakukan pembubunan dengan cara menggemburkan tanah disekitar tanaman sorgum, lalumenimbunkan tanah tersebut pada pangkal batang tanaman sorgum untuk mengokohkan batang tanaman agar tidak mudah rebah.
  • Jika tanaman terkenahama dan penyakit, lakukan pengendalian dengan menggunakan insektisida dengan jenis dan dosis yang dianjurkan.

PANEN SORGUM

Tanaman sorgum dapat dipanen pada umur 3-4 bulan, tergantung varietas yang ditanam. Penentuan saat panen dapat dilakukan dengan melihat ciri-ciri visual biji, yakni dengan melihat biji yang terdapat di paling bawah bulir, dimana setelah membuka kelopak biji, pada bagian bawah biji sudah terdapat bintik atau titik berwarna hitam. Pemanenan juga dapat dilakukan setelah daun sorgum telah berwarna hijau tua sebelum menuju ke warna kuning dan mengering,  biji-biji bernas dan keras. Keadaan daun tanaman sorgum yang demikian dimaksudkan agar batang  dan daun sorgum setelah ditebang  untuk  diratun, dapat diberikan kepada ternak rumenansia karena masih mengandung  zat gizi yang tinggi  bagi ternak. Cara  panennya, yaitu dengan memotong tangkai bulir  tepat di bawah dekat dengan cincin yang   melingkar pada tangkai bulir.

Demikian cara budidaya tanaman sorgum, selamat bercocok tanam dan semoga sukses!

(Sumber Foto: Swadayaonline.com)

(content partnership IG @amani.jungle, tiktok amani.jungle)

Tonton video menarik ini:

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here