Home Perkebunan Cara Tanam Pisang Dengan Sistem Bonggol Terbalik

Cara Tanam Pisang Dengan Sistem Bonggol Terbalik

cara tanam pisang

Agrozine.id  – Tahukah kamu ada cara unik menanam pisang? Yaitu cara tanam pisang dengan bonggol terbalik. Sebenarnya, cara menanam tanaman pisang dengan metode ini sudah banyak dilakukan di Thailand. Lalu, bagaimana cara tanam pisang dengan sistem bonggol terbalik? Yuk simak ulasannya pada artikel ini.

Sistem bonggol terbalik ini yaitu meletakkan bagian bonggol pisang berada diatas. Salah satu keuntungan dengan sistem ini adalah dapat menghasilkan lebih dari satu pohon dan pohon pisang tidak terlalu tinggi saat berbuah. Berikut penjelasan lebih lengkap tentang cara tanam pisang dengan sistem bonggol terbalik.

Baca juga: Panduan Teknik Budidaya Pisang

Cara Tanam Pisang Dengan Sistem Bonggol Terbalik

  1. Siapkan lahan tanam
  • Lahan harus lembab dan subur
  • Buat lubang dengan ukuran disesuaikan dengan bonggol yang akan ditanam.
  1. Siapkan bonggol yang berkualitas
  • Bonggol berukuran besar dan sehat.
  • Potong bonggol dengan panjang kurang lebih 40-50cm.
  • Bonggol bersih dan tidak terserang hama.
  • Potong akar yang masih menempel pada bonggol secara rapi dan menyeluruh.
  • Sirami bonggol dengan air hingga basah pada seluruh bagian untuk membersihkan dan melembabkan.
  1. Cara Penanaman
  • Masukkan bonggol pisang ke dalam lahan yang telah dilubangi dengan posisi terbalik.
  • Letakkan secara tegak lurus agar pertumbuhan batang bagus dan tidak miring.
  • Tutup bonggol pisang dengan tanah yang telah dicampur dengan pupuk organik secara menyeluruh untuk mempercepat dan menyuburkan tanah.
  • Pada bagian atas dapat ditutup dengan jerami atau merang yang berfungsi sebagai pupuk alamiah.
  1. Cara Perawatan
  • Penyiraman bisa dilakukan secara berkala yaitu sehari sekali.
  • Pemberian pupuk dilakukan sebulan sekali, sedangkan hormon perangsang buah diberikan saat pohon sudah menghasilkan buah.
  • Pemberantasan hama dilakukan dengan membersihkan tanah sekitar pohon agar terhindar dari rumput liar yang menghambat pertumbuhan.
  • Pemangkasan dilakukan ketika ada tunas yang mati dan bagian lain rusak atau layu agar tidak menyebar ke bagian lainnya.
  • Penggunaan pestisida juga sebaiknya dilakukan secukupnya saja karena dapat menimbulkan pencemaran. Sebaiknya gunakan pengendalian hama secara biologis karena tidak menimbulkan pencemaran.
  • Topang pohon dengan bambu atau kayu agar pohon tidak goyah sebelum panen.
  1. Pemanenan
  • Masa panen pertama biasanya mulai terlihat dalam hitungan beberapa bulan. Paling cepat, teknik cara tanam pisang dengan sistem bonggol terbalik akan mulai bertunas setelah 3 bulan namun tergantung dengan perawatan yang diberikan.
  • Biasanya, pada musim kemarau, buah pisang sudah dapat dipanen dengan waktu sekitar 80 hari sejak keluar jantung pisang. Sedangkan pada musim penghujan biasanya masa panen lebih lambat yaitu 120 hari sejak keluarnya jantung pisang. Hal ini dikarenakan pohon pisang lebih cocok dengan iklim panas meskipun juga dapat tumbuh dengan baik di musim penghujan.
Baca juga: Kenali Varietas Pisang Unggulan di Indonesia

Itulah cara tanam pisang dengan sistem bonggol terbalik. Cukup mudah bukan? Menanam pisang dengan cara unik tersebut ternyata memiliki beberapa kelebihan. Apakah kamu tertarik untuk mecoba menanamnya di rumah? Selamat mencoba. (ran)

 

Tonton video menarik ini:

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here