Home Pertanian Cara Tanam Seledri Menggunakan Biji

Cara Tanam Seledri Menggunakan Biji

Cara Tanam Seledri Biji

Agrozine.id – Tanaman yang memiliki nama latin Apium graveolens ini pada umumnya baik tumbuh di daerah  dengan ketinggian 900 meter di atas permukaan laut.Tapi tenang saja,jika anda tinggal di daerah yang lebih rendah dan  memiliki keinginan menanam seledri tetap bisa kok.Hanya saja yang membedakannya adalah seledri yang ditanam di daerah yang rendah akan tumbuh dengan batang yang lebih kecil. Kali ini kita akan membahas cara tanam seledri biji.

Seledri biasa digunakan sebagai pelengkap makanan seperti soto,bubur ayam ataupun bakso.Tapi bukan hanya itu saja,seledri juga memiliki banyak manfaat sebagai obat terutama untuk mengatasi demam dan tekanan darah tinggi. Di Eropa, seledri biasa dimanfaatkan keseluruhan bagiannya, berbeda dengan di Indonesia yang biasanya hanya memanfaatkan daunnya saja.

Tanaman Seledri Menggunakan Biji

Tanaman ini memiliki ciri khas batang yang banyak dan daunnya kecil, memiliki aroma yang mirip dengan daun bawang dan batangnya tidak memiliki bulu. Tanaman seledri dapat dikembangbiakkan dengan dua cara,yaitu cara vegetatif dan generatif. Namun kali ini artikel ini akan membahas cara menanam seledri dengan cara generatif yaitu menggunakan biji.

Baca Juga : Tips Menanam Seledri Agar Tumbuh Subur

Menanam seledri gunakan biji memang terkesan lebih repot jika dibandingkan dengan menggunakan teknik vegetatif, dimana kita hanya perlu mengambil anakan dan kemudian menanamnya kembali ke dalam pot, polybag atau lahan.

Teknik Cara Tanam Gunakan Biji

Cara tanam seledri biji juga bisa dilakukan dengan mudah jika kita sudah paham tekniknya. Berikut ini adalah langkah yang dapat diikuti.

  • Hal pertama yang harus disiapkan tentu saja bibi seledri yang akan disemai.
  • Rendam biji seledri di dalam air hangat selama 15-30 menit.Hal ini bertujuan agar dorman kembali aktif dan mempercepat perkecambahan.
  • Buat bedengan atau siapkan pot/polybag untuk menyemaikan. Usahakan menggunakan tanah yang mengandung banyak humus dan pH nya antara 5.5 – 6.8 agar seledri yang ditanam bisa tumbuh dengan baik. Isikan bedengan atau media tanam lain yang tanah dan kompos dengan perbandingan 2:1
  • Taburkan diatas tanah bedengan atau media tanam lain yang digunakan, lalu tutup dengan tanah tipis-tipis
  • Siram secukupnya dan jangan lupa gunakan penutup plastik untuk bedengan agar benih yang sudah disemai tetap mendapat sinar matahari secara langsung
  • Tunggu sampai biji yang sudah disemaikan tadi tumbuh dan memiliki 2/3 daun  untuk bisa dipindahkan ke media tanam lainnya. Tapi tetap lakukan penyiraman benih setiap pagi dan sore hari atau sesuaikan dengan kebutuhan
  • Setelah satu bulan atau dirasa sudah cukup umur,bibit seledri bisa dipindahkan ke media tanam lainnya untuk keperluan budidaya.

Cara Menanam dan Merawat

Bibit yang sudah cukup umur di bedengan boleh dipindahkan ke media tanam lainnya.Jika ingin menanam di lahan yang luas,terlebih dahulu siapkan lubang tanam dengan jarak 20 cm dan tanamlah seledri dengan hati-hati.

Jika menggunakan pot atau polybag,j uga buatlah lubang tanam terlebih dahulu lalu tanam bibit seedri ke dalamnya. Dalam satu pot bisa ditanami 2-3 bibit seledri. Setelah itu pastikan agar seledri yang baru ditanam mendapat sinar matahari yang cukup. Bisa ditempatkan di bawah pohon rindang atau di pekarangan rumah. Proses ini dilakukan hingga seledri berusia 1-2 minggu dan akarnya tumbuh dengan kuat.

Pemeliharaan seledri bisa dilakukan dengan penyiraman,pemupukan dan pengendalian hama jika diperlukan.Penyiraman dilakukan setiap hari ketika sore hari. Pemupukan dilakukan secara berkelanjutan,artinya pemupukan dilakukan secara terjadwal dan menggunakan pupuk sesuai dosis yang dianjurkan.

Pengendalian hama dilakukan  jika mulai dirusak oleh hama tanaman.Pengendalian hama dapat dilakukan menggunakan pestisida nabati.

Panen Seledri Usai Tanam Biji

Seledri yang sudah cukup umur dan dirasa sudah memiliki daun yang cukup lebat.Pemanenan dilakukan dengan cara memotong pangkal batang seledri sehingga bagian pangkal batany yang tertinggal bisa kembali bertunas dan siap dipanen kembali 2 atau 3 minggu setelahnya.

Jika anda tertarik untuk mencoba menanam seledri baik skala besar maupun skala kecil, cara diatas mungkin bisa jadi referensi bagi Anda, hanya saja yang membedakannya adalah seledri yang ditanam di daerah yang rendah akan tumbuh dengan batang yang lebih kecil, dan cara tanam seledri biji adalah yang cukup mudah dilakukan. Selamat mencoba. (ira)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here