Home Peternakan Desa Bebas Api Binaan Asian Agri Sukses Budidaya Lebah Madu Trigona

Desa Bebas Api Binaan Asian Agri Sukses Budidaya Lebah Madu Trigona

budidaya lebah madu trigona

Agrozine.id – Pelaku usaha budidaya lebah madu trigona menuai berkah di tengah pandemi ini. Salah satunya yaitu kelompok masyarakat yang tergabung dalam Masyarakat Peduli Api (MPA) di Desa Tambak, Kecamatan Langgam, Riau yang mana merupakan desa mitra program Desa Bebas Api binaan Asian Agri.

Lebah trigona yang menghasilkan madu kelulut merupakan jenis lebah yang tidak menyengat. Saat ini, lebah trigona mudah ditemui di berbagai daerah di Indonesia. Usaha madu kelulut yang merupakan hasil pendampingan dari program Desa Bebas Api Asian Agri saat ini telah mulai dipasarkan ke masyarakat luas, bahkan dikirim hingga ke daerah lain.

Baca juga: Asian Agri Jalin Mitra dengan Petani Generasi Kedua

“Kami mengembangbiakkan lebah trigona yang merupakan jenis lebah yang tidak menyengat untuk menghasilkan madu kelulut. Madu tersebut sebagian besar kami jual kepada masyarakat dan sisanya kami bagikan kepada setiap anggota tim MPA untuk meningkatkan imunitas selama menjalankan tugas menjaga desa bebas dari api,” ujar Zulkatab, Crew Leader MPA Desa Tambak yang juga tertarik budidaya lebah madu trigona.

Dalam rangka menumbuhkan kemandirian MPA, maka selain mendapatkan pencegahan dan pemadaman Karhutla. Asian Agri juga mendorong MPA binaannya untuk dapat berwirausaha. MPA Desa Tambak ini didukung perusahaan untuk dapat memiliki penghasilan tambahan sembari menjalankan tugas patroli api.

Saat ini, MPA Desa Tambak sudah memiliki kurang lebih 47 sarang lebah trigona penghasil madu kelulut. Budidaya lebah madu trigona dalam setiap kali panen bisa menghasilkan hingga 3 kg kg madu trigona dengan harga jual per-kg nya sekitar Rp.400.000.

Baca Juga : Intip Cara Budidaya Lebah Madu, Prospek Ternak yang Menjanjikan

Zulkatab dengan kelompok petani binaan Asian Agri bersyukur karena sudah mempunyai usaha sampingan yakni budidaya lebah madu trigona.

“Tim kami rutin juga mengkonsumsi madu guna meningkatkan immunitas tubuh ketika berpatroli. Alhamdulillah sampai saat ini kami sehat semua,” katanya lagi.

Setiap anggota Tim MPA akan mendapatkan 1,5 ons madu untuk meningkatkan immunitas mereka selama melakukan tugas menjaga desa bebas dari api.

Baca juga: Bumitama Agri Perluas Program Desa Bebas Api

Program Desa Bebas Api ini dicanangkan sejak tahun 2016 dan telah berhasil mendorong mayarakat desa memahami pentingnya mencegah Karhutla.

Desa yang juga melakukan budidaya lebah madu trigona ini berhasil mencegah daerahnya dari kebakaran akan memperoleh penghargaan sebesar 100 juta rupiah dan desa dengan kebakaran kurang dari 1 hektar akan memperoleh 50 juta rupiah. (ran)

 

Tonton video menarik ini:

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here