Home Pertanian Mengenal Desa Wisata Ngargoretno, Wisata Alam Berbasis Kearifan Lokal

Mengenal Desa Wisata Ngargoretno, Wisata Alam Berbasis Kearifan Lokal

Wisata Desa Ngargoretno

Agrozine.id – Wisata desa Ngargoretno. Jika kamu berkunjung ke Candi Borobudur, Magelang, jangan lupa mampir ke salah satu destinasi wisata alam yang ada di Desa Ngargoretno, Kecamatan Salaman. Di Desa Ngargoretno terdapat 6 dusun yang memiliki potensi berbeda-beda. Sejak tahun 2015, Wisata Desa Ngargoretno mulai dibuka untuk umum dengan menawarkan berbagai paket wisata yang berbasis kearifan lokal.

Desa Ngargoretno itu sendiri berada di lereng bukit Menoreh. Luas wilayahnya kurang lebih 618 hektar dengan mayoritas wilayahnya merupakan hutan dan perkebunan warga. Potensi perkebunan utama di Desa Ngargoretno adalah kopi, teh, dan tanaman jamu.

Di lereng Menoreh tumbuh tanaman kopi secara liar yang dulunya merupakan tinggalan dari zaman penjajahan yang kemudian dimanfaatkan oleh warga sekitar untuk diolah menjadi bubuk kopi dalam kemasan. Selain kopi liar, terdapat juga tanaman kopi yang dibudidayakan. Masyarakat sekitar sering menyebutnya dengan kopi merah.

Kemudian, di lereng Menoreh yang lokasinya berbatasan dengan Kulonprogo dan Purworejo terdapat perkebunan teh. Selain sebagai objek wisata alam yang asri dan sejuk, masyarakat sekitar juga memanfaatkan daun teh untuk diolah dan dipasarkan.

Produk jamu yang ditawarkan di Wisata Desa Ngargoretno

Seiring dengan pertumbuhan pariwisata di Desa Ngargoretno, banyak warga yang mulai memanfaatkan tanaman empon-empon untuk diolah menjadi jamu dalam kemasan.

“Dulu masyarakat memilih untuk menjadi buruh daripada membuat jamu-jamuan seperti ini. Ternyata seiring pertumbuhan wisata juga, ini punya nilai rupiah yang luar biasa. Bahkan saat pandemi pun menjadi mewarnai diantara pelaku-pelaku wisata yang ada di Desa Ngargoretno sini,” ungkap Shoim Setam, salah seorang penggerak konservasi dan sadar wisata di Desa Ngargoretno.

museum alam marmer

Selain perkebunan, Desa Ngargoretno juga memiliki tempat wisata yang sedang berkembang yaitu Museum Alam Marmer Indonesia. Menurut Shoim, perbukitan marmer yang ada di desa tersebut memiliki ciri khas yaitu memiliki serat berwarna merah, dimana tidak terdapat di tempat lain.

Wisatawan yang berkunjung selain dapat menikmati keindahan alamnya, juga akan mendapatkan pengalaman memerah dan menikmati susu kambing etawa secara langsung. Bagi yang ingin belajar budidaya kambing, pemandu wisata akan menjelaskan bagaimana caranya.

budidaya lebah madu

Potensi peternakan yang lainnya yaitu lebah madu. Di Dusun Tegal Ombo terdapat peternakan lebah madu Apis malifera, Apis cerana, dan Apis trigona. Pengunjung juga dapat menikmati madu dan belajar bagaimana cara budidaya lebah madu yang baik dan benar.

Sebagai wisata yang berbasis pelestarian alam dan kearifan lokal. Pengelolaan pariwisata selain untuk meningkatkan ekonomi masyarakat, namun tetap mengindahkan kaidah-kaidah konservasi dalam pengelolaannya.

Baca Juga : Bali Camel Adventure, Destinasi Wisata Kekinian Menunggang Unta di Pantai Kelan

Dengan melibatkan berbagai elemen kelembagaan yang ada di Desa Ngargoretno, seperti kelompok tani, kelompok remaja, kelompok sadar wisata sebagai leading sector, dan Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) sebagai pemasarannya, diharapkan pengelolaan wisata dapat sinergis.

Baca Juga : Mengenal Sekolah Tani Muda (Sektimuda): Wadah untuk Belajar Dunia Pertanian

Shoim mengungkapkan bahwa target pengelolaan wisata yang ada di Desa Ngargoretno kedepannya yakni menggandeng masyarakat untuk dapat melestarikan lingkungan agar kegiatan pariwisata dengan branding konservasi dapat berkembang dan berjalan dengan baik serta dapat menghasilkan keuntungan secara ekonomi.

Baca Juga : Menelusuri Pesona Hutan Petungkriyono di Pekalongan

Lebih dari itu, dengan segudang potensi yang ada di Desa Ngargoretno kedepannya dapat dimanfaatkan secara optimal dan mendapatkan perhatian dari Pemerintah sehingga pembangunan wisata dapat berjalan dengan lancar. (ran)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here