Home Perkebunan Dharma Satya Nusantara (DSNG) Masuk Indeks SRI-KEHATI

Dharma Satya Nusantara (DSNG) Masuk Indeks SRI-KEHATI

PT Dharma Satya Nusantara

Agrozine.id – Perusahaan perkebunan kelapa sawit PT Dharma Satya Nusantara Tbk (DSNG) berhasil masuk ke dalam indeks SRI-KEHATI untuk periode Desember 2020-Mei 2021. Hal tersebut sebagai bukti nyata komitmen dan upaya perusahaan dalam menjalankan prinsip-prinsip perkebunan secara berkelanjutan dalam menjalankan aktivitas usahanya melalui penerapan praktek bisnis yang memperhatikan aspek lingkungan, sosial dan tata kelola perusahaan yang baik.

“Kami bertekad untuk menerapkan kebijakan Environmental, Social, and Governance dalam cara kami berbisnis dan menjalankan proses produksi sehingga dalam menghasilkan minyak kelapa sawit sesuai dengan standar dan sertifikasi dari lembaga yang kompeten,” ucap Andrianto Oetomo, Direktur Utama PT Dharma Satya Nusantara Tbk, dikutip dari siaran pers.

Indeks SRI-KEHATI diluncurkan dan dikelola bersama Yayasan Keanekaragaman Hayati (KEHATI) dan Bursa Efek Indonesia (BEI). Pada tanggal 24 November 2020, BEI bersama Yayasan KEHATI melakukan kajian 6-bulanan pada indeks SRI-KEHATI untuk periode Desember 2020 sampai dengan Mei 2021. Dari hasil kajian tersebut, terdapat lima perusahaan yang masuk indeks SRI-KEHATI, salah satunya adalah DSNG.

Indeks SRI-KEHATI mengukur kinerja harga saham dari 25 perusahaan tercatat yang terpilih karena memiliki kinerja yang baik dalam mendorong usaha-usaha berkelanjutan, serta memiliki kesadaran terhadap lingkungan hidup, sosial, dan dan menjalankan tata kelola perusahaan yang baik, diukur dari Sustainable and Responsible Investment (SRI) dan ESG.

Baca juga: KEHATI Kembangkan Budidaya Sagu Untuk Kedaulatan Pangan Indonesia

Menurut penjelasan Andrianto, DSNG pada beberapa tahun terakhir memang fokus menerapkan standar keberlanjutan dengan mengedepankan pengurangan limbah dan polusi sebagai bentuk implementasi dari circular economy.

Selain itu upaya PT Dharma Satya Nusantara Tbk (DSNG) dalam menerapkan aspek keberlanjutan juga tercermin dalam penggunaan energi perusahaan. Andrianto bilang, DSNG telah meminimalkan penggunaan sumber daya tidak terbarukan dan meningkatkan pemanfaatan sumber daya terbarukan.

Salah satu contoh upaya ini di antaranya seperti mengolah limbah cair pabrik kelapa sawit (PKS) menjadi energi melalui pembangunan Bio-CNG Plant. Melalui langkah ini, DSNG dapat mengurangi penggunaan fossil fuel sekaligus mengurangi emisi gas rumah kaca.

Selanjutnya, dari sisi sosial, DSNG mendorong dampak sosial yang positif dan peningkatan mata pencaharian masyarakat secara proaktif dan partisipatif.

Di tahun 2020 ini, PT Dharma Satya Nusantara Tbk (DSNG) meraih rangking 16 dari 100 perusahaan yang bergerak dalam bisnis perkebunan kelapa sawit di tingkat global pada Sustainability Policy Transparency Toolkit (SPOTT) yang dikeluarkan Zoological Society of London (ZSL) dalam penerapan program Lingkungan, Sosial dan Tata Kelola (ESG). (ran)

 

Tonton video menarik ini:

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here