Home Kampus Erbron-C Inovasi Mahasiswa IPB University Raih Juara 1 Kompetisi Bidang Komersialisasi Riset...

Erbron-C Inovasi Mahasiswa IPB University Raih Juara 1 Kompetisi Bidang Komersialisasi Riset dan Teknologi Kemendikbud

Agrozine.id – Kembali mahasiswa IPB University menunjukkan kebolehannya dalam bidang inovasi. Kali ini adalah invasi Erbron-C yang merupakan singkatan dari Ergonomic Brondolan Collector atau dalam bahasa Indonsesia disebut kolektror brondolan sawit. Permasalahan aktivitas pengutipan brondolan sawit yang sering tercecer oleh para pekerja di kebun sawit menjadi latar belakang munculnya inovasi Erbron-C ini.

Aktivitas pengutipan brondolan sawit yang tercecer dinilai sangat berat karena harus dilakukan dengan cara berjongkok dan membungkukn di kebun. Bahkan sempat muncul beberapa isu pekerja anak dalam pengutipan brondolan sawit yang tercecer ini. Kesulitan mengumpulkan brondolan sawit ini dikarenakan keterbatasan alat bantu yang mampu meringankan dan membantu para petani maupun pengutip brondolan sawit.

Oleh karena itu Erbron-C hadir mengusung konsep alat mekanis yang mempertimbangkan aspek ergonomika dan efisiensi. Adapun aspek ergonomika ditujukan agar alat produksi dapat nyaman dan layak digunakan serta bisa meminimalisasi kelelahan selama bekerja. Sedangkan mekanisme pengutipan dan pengoperasian yang sederhana dimaksudkan agar alat dapat digunakan secara nyata di perkebunan sawit, mudah dioperasikan oleh satu orang dan tidak memberatkan mengingat medan perkebunan sawit cukup ekstrim di beberapa lokasi.

Inovasi Ebron-C ini adalah hasil pemikiran 6 orang mahasiswa Departemen Teknik Mesin dan Biosistem IPB University yaitu Tegar Nur Hidayat, Affan Afrizal, Gani, Dikki Hendra Pratama, Sanhaji dan Maulana Malik Yusuf. Erbron-C didesain dan diproduksi dengan bentuk kompak, memiliki mobilitas tinggi,ringan dan dapat meningkatkan produktivitas pekerjaan pengutipan sawit yang teccecer.

Tegar Nur Hidayat, salah satu pencetus inovasi Erbron-C mengatakan bahwa inovasi ini berawal dengan kemitraan ketika kegiatan Program Kreativitas Mahasiswa bidang Teknologi (PKM-T) tahun 2018 Mitra pertama Erbron-C adalah PTPN 8 di Bogor. “Disana kami banyak mendapat saran dan masukan serta perbaikan dalam segi desain dan bahan teknik”, Kata Tegar.

Selanjutnya Erbron-C generasi kedua pernah diterapkan dan diuji di PTPN 6 di Jambi dan dari hasil pengujian tersebut mekanisme yang diadopsi Erbron-C dapat diterima dengan baik, hanya saja ada beberapa catatan teknis untuk perbaikan supaya alat lebih tahan lama dan lebih efisien.

“Oleh karena itu hingga saat ini terus dilakukan pengembangan dan perbaikan teknis mengingat tingginya permintaan dari beberapa perusahaan untuk pembelian dan uji lapang”, imbuh Tegar.

Melalui inovasinya itu Erbron-C berhasil menyabet Juara 1 Kompetisi Bisnis, Manajemen dan Kewirausahaan (KBMK) tahun 2020 dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) RI Kategori Kompetisi Bidang Komersialisasi Riset dan Teknologi.

Sebelumnya Erbron-C juta telah meraih berbagai penghargaan seperti Asean-India Grassroots Innovation Forum, di Filipina tahun 2019 dan Student Design Competition in Agricultural Engineering for Sustanaible Agriculture Production Conference (International ASEAP Conference) tahun 2019.

Erbron-C telah mendapat penawaran kerjasama produksi dan distribusi dari PT Sun Power Nusantara Company, namun proses kerjasama tersebut belum bisa dilaksanakan karena paten sederhana maupun lisensi belum selesai.

“Kami masih menyelesaikan paten sederhananya, kalau nanti sudah selesai Erbron-C bisa segera diproduksi dan harga per satu set adalah Rp 400.000. Harapannya tahun 2021 Erbron-C bisa diproduksi massal”, ujar mahasiswa Teknik Mesin dan Biosistem IPB University ini. (ira)

tonton video inspiratif ini:

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here