Home Perikanan Fakta Menarik Ragam Spesies dan Kehidupan di Palung Mariana

Fakta Menarik Ragam Spesies dan Kehidupan di Palung Mariana

Palung Mariana

Agrozine – Bila Gunung Everest dikenal sebagai puncak tertinggi, Palung Mariana dikenal sebagai palung terdalam di dunia. Apa yang kamu ketahui tentang Mariana Trench? Jurang ini terletak di dasar laut, tepatnya di timur pulau Mariana barat Samudra Pasifik dan dekat Pulau Guam. Pada perairan dengan kedalaman sekitar 11 kilometer ini, apa saja fakta menarik yang telah digali oleh peneliti? Simak ulasannya untuk mengetahui ragam spesies dan kehidupan di Palung Mariana, titik terdalam bumi yang menyimpan misteri dan masih dipelajari oleh para ilmuwan.

Fakta Menarik Palung Mariana

  1. Palung Mariana memiliki kedalaman 10.911 meter di bawah permukaan laut dan berada di 6.366,4 kilometer dari pusat bumi. Kedalaman palung ini melebihi tinggi dari Gunung Everest (8.848 di atas permukaan laut).
  2. Palung ini terletak di barat laut Samudra Pasifik, sebelah timur Kepulauan Mariana, dan dekat dengan negara Jepang. Palung ini merupakan batasan dimana dua lempeng tektonik bertemu, yakni zona subduksi antara Lempeng Pasifik dengan Lempeng Filipina.
  3. Tekanan udara di palung ini seribu kali lebih besar dari tekanan atmosfer di permukaan laut. Dengan kedalamannya, tekanan tertinggi palung dapat mencapai 8 ton per inch persegi.
  4. Panjang palung ini sekitar 2.550 kilometer, namun uniknya hanya memiliki lebar 69 kilometer. Palung mariana berbentuk bulan sabit dengan temperature mencapai 1-4 derajat celcius dan titik beku yang tidak tertahankan bagi manusia.
  5. Selain menjadi palung terdalam, Mariana juga merupakan dasar laut tertua dengan usia mencapai 180 juta tahun. Palung ini pertama kali diteliti pada tahun 1951 oleh kapal Angkatan Laut Britania, Challenger II, dan kemudian digunakan sebagai nama titik terdalam dari palung tersebut yakni Kedalaman Challenger.
  6. Di dasar palungnya, terdapat lubang hidrotermal yang mengeluarkan zat asam bersuhu mencapai 300 derajat celcius. Dengan banyaknya kontras, mulai dari asam, panas, hingga dingin membuat lingkungan di sekitar palung beracun. Di Kedalaman Challenger, dapat ditemukan sekitar 200 mikroorganisme, amphipoda, dan krustasea.

Ragam Spesies di Palung Mariana

  1. Hiu Berjumbai

Hiu berjumbai (Chlamydoselacus anguineus) atau lebih dikenal dengan nama Frilled Shark termasuk dalam spesies keluarga Chlamydoselachidae. Bentuk tubuhnya menyerupai ular dan memiliki ratusan gigi. Menurut para ahli, hewan ovovivipar ini telah ada sejak 80 juta tahun yang lalu di palung mariana. Panjang hiu berjumbai mencapai 1,8 meter dan memiliki enam baris insang yang berjumbai.

 

  1. Hiu Goblin

Hiu goblin (Mitsukurina owstoni) merupakan spesies hiu yang kurang dipahami. Terkadang hiu goblin disebut sebagai “fosil hidup” karena merupakan satu-satunya hiu yang masih ada dari keluarga Mitsukurinidae. Makhluk ini telah hidup kurang lebih sejak 125 juta tahun lalu di palung mariana dan memiliki panjang rata-rata tiga hingga empat meter saat dewasa. Hiu goblin berwarna merah muda dan memiliki ciri khas moncong pipih yang panjang.

 

  1. Anglerfish

Anglerfish (Lophiiformes) dikenal juga dengan nama lainnya yakni Goosefish dan Monkfish. Ikan ini dikenal dengan ikan sungut ganda di Indonesia dan merupakan ikan karnivora yang terdiri dari banyak spesies serta ukuran yang beragam, mulai dari panjang 20 cm hingga 1 meter. Di atas mulut anglerfish terdapat antenna yang dapat digerakkan untuk menarik perhatian mangsanya. Organ bercahaya ini digunakannya saat naik ke permukaan laut untuk memangsa burung laut. Konon, ikan ini tidak memiliki racun yang berbahaya bagi manusia.

 

  1. Snailfish

Snailfish (Pseudoliparis swirei) merupakan spesies ikan baru yang ditemukan oleh ilmuwan dalam palung mariana. Ikan ini memiliki kulit yang tembus pandang sehingga organ dalam tubuhnya terlihat dari luar. Snailfish dapat menyelam hingga kedalaman 8.200 meter di bawah permukaan laut dan hidup secara berkoloni. Ikan ini memakan udang dan krustasea yang memiliki ukuran lebih kecil dari ukurannya, yakni kurang dari 20 cm.

 

  1. Gurita Dumbo

Gurita Dumbo merupakan salah satu jenis gurita berpayung dengan nama genus Grimpoteuthis. Gurita ini memiliki ciri khas sirip yang menonjol di atas kedua matanya dan terlihat seperti telinga. Karena inilah, gurita ini diberi nama Dumbo seperti karakter film animasi Disney Dumbo yang dirilis pada 1941. Spesies gurita ini dapat hidup dengan rata-rata umur tiga sampai lima tahun dengan memakan kkrustasea, bivalvia, dan copepoda.

Nah, sekarang kita telah mengetahui lebih lanjut fakta menarik dari palung mariana dan ragam spesies yang tersimpan di dasar kedalamannya. Kehidupan di titik terdalam bumi ini masih diteliti oleh para ilmuwan. Masih banyak misteri yang belum terkuak dan ditemukan oleh para peneliti dan penyelam. (rin)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here