Home Peternakan Faktor-Faktor yang Memengaruhi Keberhasilan Inseminasi Buatan pada Sapi

Faktor-Faktor yang Memengaruhi Keberhasilan Inseminasi Buatan pada Sapi

inseminasi buatan pada sapi

Agrozine.id – Inseminasi buatan (IB) dikenal oleh peternak sebagai teknologi reproduksi ternak yang efektif. Ada banyak faktor yang memengaruhi keberhasilan inseminasi buatan pada sapi.

Beberapa ahli berpendapat, faktor yang memengaruhi keberhasilan inseminasi buatan adalah kondisi ternak, pengetahuan peternak dalam gejala berahi, pengalaman inseminator, dosis inseminasi, kualitas spermatozoa, dan komposisi semen.

Hal tersebutlah yang melatarbelakangi Tria Deviana Putra bersama tim dari Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Syiah Kuala, Aceh melakukan penelitian terkait faktor-faktor yang memengaruhi keberhasilan inseminasi buatan pada sapi di Kabupaten Asahan. Sehingga dari penelitiannya tersebut dapat dijadikan acuan dalam meningkatkan keberhasilan IB di daerah lain yang hasil-hasil inseminasinya belum baik.

Baca juga: Ketahui Manfaat Inseminasi Buatan pada Hewan Ternak

Metode penelitian yang digunakan adalah metode survey, menggunakan data primer dan data sekunder. Data primer diperoleh dengan cara membagikan kuesioner dan wawancara langsung ke peternak sebagai tambahan informasi, sedangkan data sekunder didapat dari inseminator terkait tentang hasil inseminasi buatan di Kabupaten Asahan.

Adapun kuesioner yang digunakan mencakup pertanyaan tentang karakteristik sapi seperti: status kebuntingan sapi (konfirmasi dari petugas inseminator), jenis sapi, umur sapi, skor kondisi tubuh sapi, jumlah inseminasi buatan sampai bunting, tanda-tanda berahi.

Selain itu ada waktu pelaksanaan inseminasi buatan, bulan pelaksanaan inseminasi buatan, lama birahi pascapartus, jenis straw, jumlah dosis inseminasi, jarak waktu pelaporan berahi sampai dengan IB dilaksanakan, pakan sapi, ternak dikandangkan serta profil peternak dengan 75 responden peternak dari lima kecamatan.

Baca juga:

Hasil penelitian yang dilakukan Tria bersama tim menunjukkan bahwa tingkat keberhasilan Inseminasi Buatan dengan jarak pelaporan sampai dilaksanakaannya IB umumnya lebih dari delapan jam 83,3%.

Dari 114 ekor ternak sapi betina yang dilakukan IB, sebanyak 76,3% mengalami kebuntingan dan 23,7% tidak mengalami kebuntingan. Variabel independen yang mempunyai korelasi paling kuat adalah umur sapi (sig. 0,006), jarak waktu pelaporan sampai IB (sig. 0,001), serta pakan ternak sapi (sig. 0,004).

Sehingga dari hasil tersebut dapat ditarik kesimpulan penelitian bahwa faktor-faktor yang memengaruhi keberhasilan inseminasi buatan pada sapi di Kabupaten Asahan adalah umur sapi, jarak waktu pelaporan sampai inseminasi buatan dilaksanakan, dan jenis pakan. (ran)

 

Tonton video menarik ini:

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here