Home Perikanan Faktor Penghambat Perkembangan Akuakultur Berdampak Tinggi

Faktor Penghambat Perkembangan Akuakultur Berdampak Tinggi

Agrozine.id – Perkembangan akuakultur dibatasi oleh keraguan untuk membayangkan perubahan industri ke skala besar. Dalam pembangunan industri akuakultur, peran budidaya sangat penting. Budidaya menjadi salah satu bentuk produksi pangan yang tumbuh paling cepat. Namun kekuatan budidaya sebagai alat pengembangan belum dioptimalkan. Selain budidaya yang belum dioptimalkan, masih ada faktor penghambat perkembangan akuakultur lainnya.

Baca Juga: Seafood Saver WWF-Indonesia Dukung Budidaya Rumput Laut Berkelanjutan

Dalam pengembangan budidaya perikanan dan pertanian, ada komitmen yang kuat untuk menyediakan kebutuhan bagi petani kecil. Ada upaya yang dilakukan untuk melibatkan petani kecil dan melindungi mata pencaharian mereka sekaligus juga mempertahankan status quo.

Budidaya produk pertanian dan perikanan menjadi salah satu cara untuk melibatkan petani kecil dala upaya pembangunan industri. Namun seringkali hal tersebut hanya berakhir dengan tumpukan proyek yang terbengkalai. Kurangnya eksekusi bisa menjadi ruang bagi lebih banyak administrator dengan lebih banyak tuntutan waktu dan praktik.

Baca Juga: LIPI Jelaskan Potensi Lobster di Laut Indonesia

Selain itu, sektor pangan global juga berpengaruh terhadap perkembangan budidaya dalam perikanan dan pertanian dengan harga yang terjangkau. Namun faktanya permintaan akan produk juga belum bisa terpenuhi secara optimal.

Selain itu terkadang masalah birokrasi juga menjadi penghambat dalam perkembangan industri akuakultur. Faktor tersebut terkadang mengharuskan para pelaku usaha untuk berhubungan dengan pemerintahan yang menyulitkan dalam hal administrasi sehingga menghambat berjalannya sebuah usaha.

Faktor penghambat perkembangan industri akuakultur juga bisa dilihat dari ketersediaan bahan baku dan infrastruktur yang tidak memadai. Selain itu pembiayaan dan akses modal juga menjadi kendala lain yang sering dihadapkan kepada petani lokal atau petani skala kecil. Sehingga pelibatan petani lokal sangat diperlukan untuk meningkatkan perkembangan usaha akuakultur.

Di sisi lain, rendahnya adopsi teknologi industri juga menjadi penghalang bagi perkembangan dunia akuakultur. Hal tersebut juga berakibat pada stagnannya sebuah industri perikanan dan termasuk faktor penghambat perkembangan akuakultur yang memberi dampak tinggi terhadap lambatnya pertumbuhan industri ini. (ira)

 

Tonton video menarik ini:

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here