Home Kampus FTP UGM Serahkan Alat Pengolahan Pangan Lokal ke UMKM di Bantul

FTP UGM Serahkan Alat Pengolahan Pangan Lokal ke UMKM di Bantul

FTP UGM

Agrozine.id – Departemen Teknik Pertanian dan Biosistem Fakultas Teknologi Pertanian (DTPB FTP UGM) menyerahkan peralatan pengolahan pangan lokal ke pelaku UMKM di Desa Selopamioro, Imogiri, Bantul. Penyerahan bantuan dalam rangka mendukung pengembangan potensi pangan lokal dan memperkuat kapasitas UMKM pangan di Selopamioro dengan introduksi teknologi pertanian.

Ketua DTPB FTP UGM, Prof. Dr. Ir. Lilik Sutiarso, mengatakan penyerahan bantuan alat pengolahan pangan lokal pada UMKM di Selopamioro merupakan salah satu bentuk kegiatan pengabdian masyarakat yang dilakukan oleh DTPB FTP UGM.

Kegiatan pengabdian masyarat yang telah dilaksanakan selama satu tahun terakhir mengusung tema Pendampingan Warga Desa Selopamioro dalam Pengolahan Pangan Lokal – Pengembangan Wisata Kuliner di Bukit Dermo dengan Pendirian Kafe Gubug Dermo.

“Selama pandemi Covid-19 menjadikan orang bekerja maupun belajar dari rumah sehingga kebutuhan masyarakat akan makanan camilan semakin meningkat. Hal ini membawa berita positif bagi pengusaha UMKM pengolahan pangan untuk lebih meningkatkan kapasitas produksinya,” paparnya.

Baca juga:FTP UGM dan Pemda Bantul Bersinergi Kembangkan Agrowisata Kebun Buah Nawungan

Lilik menyampaikan selain aspek kuantitas, saat ini masyarakat juga memperhatikan kualitas produk dan keamanan pangan. Oleh karena itu, DTPB FTP UGM bekerja sama dengan PT. KBI mendampingi dan membina UMKM Pangan di Selopamioro.

Kegiatan diarahkan pada penguatan kapasitas UMKM Pangan di Selopamioro dengan introduksi teknologi pertanian (alat dan mesin pertanian tepat guna). Penguatan kapasitas dalam aspek produksi, kualitas dan keamanan pangan (food safety), peningkatan kemampuan ekonomi UMKM (keluarga).

“Kegiatan ini merupakan salah satu upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui implementasi teknologi pertanian tepat guna. Setelah penyerahan peralatan ini, harapannya masyarakat dapat memanfaatkan peralatan dengan baik,” harapnya.

Adapun bantuan alat yang diberikan merupakan mesin dan peralatan tepat guna. Beberapa diantaranya adalah mesin iris tempe, mesin iris pisang, mesin kupas kedelai, mesin spinner, mesin pengering, serta mesin penepung singkong. Lalu, timbangan digital dan thermogun untuk mengukur suhu permukaan bahan pangan.

Penyerahan peralatan tersebut diserahkan secara simbolis oleh perwakilan dari FTP UGM dan PT. Kliring Berjangka Indonesia (KBI) kepada UMKM Desa Selopamioro, Rabu (17/3) di dusun setempat.

Baca juga:Tim Mahasiswa FTP UGM Berhasil Borong Penghargaan di Acara AE-ARC

FTP UGM berharap kedepannya dapat terus melakukan pendampingan secara intensif pada UMKM setempat. Tidak hanya terbatas pada produksi, namun sampai pada pemasaran melalui pendampingan pengembangan Wisata Kuliner di Bukit Dermo dengan Pendirian Kafe Gubug Dermo yang menyajikan hasil-hasil produksi pangan lokal dari masyarakat Desa Selopamioro.

Sementara itu dalam kesempatan yang sama, perwakilan PT. KBI, Fajar Wibhiyadi, mengatakan dukungan kepada UMKM ini merupakan bentuk kepedulian dalam mengakselserasi program pemberdayaan masyarakat. Selain itu, juga sebagai upaya menjamin keberlanjutan program dari aspek penguatan jaringan sosial, ekonomi dan lingkungan.

Lurah desa Selopamioro, Drs. Sugeng, menyambut baik adanya program pendampingan Pengolahan Pangan Lokal untuk warga desa Selopamioro. Ia berharap nantinya program dapat terus berlanjut sampai dengan pengembangan wisata kuliner di Gubug Dermo yang saat ini mulai ramai dikunjungi wisatawan. (ran)

 

Tonton video menarik ini:

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here