Home Pertanian Fungsi Drone Untuk Pertanian, Layak Dicoba

Fungsi Drone Untuk Pertanian, Layak Dicoba

Agarozine.id–Untuk melakukan pengamatan dan perawatan di lahan yang luas, kamu membutuhkan jumlah tenaga kerja, waktu, dan biaya yang tidak sedikit. Dengan adanya drone, kamu bisa melakukan itu semua dengan biaya yang relatif murah bila dilakukan kalkulasi hingga beberapa waktu. Setidaknya, itulah gambaran umum fungsi drone untuk pertanian.

Drone bisa menjadi pengganti manusia yang melakukan kegiatan di lapangan secara manual karena kemajuan teknologinya. Drone mampu terbang setinggi 120-150 meter dengan jangkauan sekitar 440 ribu hektar. Dengan jangkauan tersebut, drone bisa memberikan data yang tepat dan realtime mengenai kondisi lahan, tanaman, dan bisa melakukan beberapa tugas sederhana. Tentunya, itu semua mengandalkan berbagai sensor yang bisa dipasang di perangkat ini sehingga fungsi drone untuk pertanian setidaknya ada 6 untuk saat ini.



Pemetaan lahan
Kamu bisa mendapatkan citra 3D mengenai lahan pertanian yang sedang kamu garap. Dengan citra 3D, kamu bisa melakukan simulasi penanaman pada jenis bibit tertentu dengan pola tanam yang tepat. Dengan kata lain, kamu tidak perlu melakukan pembuangan biaya untuk melakukan pengukuran dan waktu untuk melakukan simulasi yang berulang agar mendapatkan pola yang efisien.

Pembibitan dan perawatan
Drone bisa memasukan bibit di tanah dengan perintah yang sudah ditanamkan di kecerdasan buatan berdasarkan data yang ada. Selain itu, kamu juga bisa mengandalkan drone untuk melakukan penyiraman dan pemberian pupuk cair sesuai kondisi tanah dan tanaman. Setidaknya, 85% sumber daya bisa kamu hemat dengan mengandalkan drone.

Pemantauan
Kamu bisa melakukan pemantauan tanaman kamu secara langsung dengan jangkauan yang luas. Dengan bantuan sensor kamera infrared, kamu bisa melihat tanaman yang mengalami permasalah fotosintesis. Dari jauh pun, kamu juga bisa memantau populasi tanaman dengan pertumbuhan yang sehat ataupun lambat.

Dengan pemantauan jarak jauh pun, kamu bisa menemukan penyakit, serangan hama, dan berbagai hal secara cepat. Dengan begini, kamu tidak perlu takut merugi karena penanganan yang lambat atau karyawan yang kurang bisa dipercaya. Kamu bisa menilai secara langsung apakah data yang diberikan sudah benar atau tidak.

Irigasi
Kamu juga mengatasi permasalahan irigasi berkat sensor thermal, hyperspectral, atau multispectral. Data-data yang dihasilkan mampu membuat kamu mengambil keputusan yang tepat.

Fungsi drone untuk pertanian memang secara langsung sangatlah membantu. Meski tidak menutup, kemungkinan pemutakhiran drone. Setidaknya, banyak negara yang sudah menerapkan drone di sektor pertaniannya, seperti Amerika, Jepang, India, Uganda, Srilanka, atau Polandia.

Negara-negara tersebut mengandalkan drone untuk melakukan analisa terhadap lahan pertaniannya. Berdasarkan data yang ada, mereka mampu mencegah dan mengatasi permasalahan di lahan pertanian mereka masing-masing. Salah Satunya, Tome, Jepang, menggunakan drone untuk membantu petani di atas 64 tahun untuk melakukan kegiatan pertanian karena pemuda di daerah sana lebih tertarik bekerja di kota.

Itulah 4 fungsi drone untuk pertanian secara umum yang perlu kamu tahu. Meski begitu, penggunaan drone masih mengalami hambatan pada sektor regulasi, biaya pengadaan barang, dan SDM yang terbatas. -Dan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here