Home Kampus Ganis Lukmandaru: Kayu Sebagai Penyedia Bahan Kimia Alami Ramah Lingkungan

Ganis Lukmandaru: Kayu Sebagai Penyedia Bahan Kimia Alami Ramah Lingkungan

Prof Ganis Lukmandaru

Agrozine.id – Kayu merupakan bahan organik yang dihasilkan dari proses fotosintesis. Kayu telah dimanfaatkan oleh manusia sejak dulu. Hal tersebut menegaskan kayu dengan keunggulan sifatnya menjadi salah satu bahan baku utama dalam kehidupan manusia. Hal tersebut disampaikan oleh Prof. Dr. Ganis Lukmandaru, M.Agr., S.Hut dalam acara pengukuhan Guru Besar Fakultas Kehutanan UGM beberapa waktu lalu.

Melalui penelitian yang berjudul Kayu sebagai Penyedia Bahan Kimia Alami Ramah Lingkungan : Dulu, Sekarang, dan Masa Mendatang di Indonesia, pengukuhan Prof. Dr. Ganis Lukmandaru, M.Agr., S.Hut sebagai Guru Besar dalam bidang Ilmu Teknologi Hasil Hutan  menambah daftar Guru Besar di Universitas Gadjah Mada yaitu sebagai Guru Besar aktif ke-339 dan ke-13 di Fakultas Kehutanan UGM.

“Tema tersebut dilatarbelakangi dari bidang yang selama ini saya tekuni yaitu kimia kayu dengan fokus di kontribusi dan pemanfaatannya”, disampaikan Ganis Lukmandaru dalam pidato pengukuhannya.

Baca juga: Dosen UGM Kembangkan Eoligama: Filter Masker Berbahan Minyak Atsiri

Lebih lanjut ia menjelaskan, saat ini masih bnyak produk kayu dari konversi termokimia, maka dalam kesempatan ini hanya dibatasi untuk yang telah diproduksi secara komersial di Indonesia beserta potensi ke depannya untuk beberapa produk-produk yang kuantitasnya masih minor.

Secara kimiawi sel-sel kayu bisa dibedakan antara komponen primer kayu dan sekunder kayu. Komponen primer kayu terdiri dari bahan lignoselulosa yaitu selulosa, hemiselulosa, dan lignin. Saat ini, pemanfaatan bahan lignoselulosa antara lain pulp dan kertas, rayon viskosa, bioethanol, nanoselulosa, zat aditif, asap cair, dan bahan bakar.

Sedangkan pemanfaatan komponen sekunder yang merupakan zat ekstraktif kayu yakni sebagai getah pinus dan karet beserta produk olahannya, dan minyak atsiri.

Menurutnya, di masa mendatang, bahan lignoselulosa dari kayu menjadi pilihan yang tepat sebagai alternatif sumberdaya terbarukan sebagai pengganti bahan fosil. Namun, perlu adanya langkah bijak dalam pemanfaatannya agar tidak merugikan lingkungan. Oleh karena itu, sebagai peneliti hendaknya cermat dalam melakukan riset yaitu ke arah yang lebih sustainable, ramah lingkungan, dan tidak mengandalkan zat kimia beracun.

Selain itu, konsep biorefining sedang berkembang sejalan dengan tren green chemicals di mana bahan lignoselulosa kayu bisa diolah menjadi berbagai macam bahan kimia yang bermanfaat. Di sisi lain, produk kertas, bioplastik, dan plastik daur ulang dapat menjadi produk olahan kayu yang ramah lingkungan pengganti plastik sintetis yang limbahnya mengganggu ekosistem dan mengancam kehidupan serta kesehatan manusia.

Meskipun terdapat berbagai hambatan dalam pengubahan ekonomi industri kimia berbasis hidrokarbon menjadi ekonomi berbasis lignoselulosa, Prof. Ganis Lukmandaru menyampaikan tantangan besar ke depan adalah menukar bahan baku dari yang tidak terbarukan menjadi terbarukan khususnya kayu untuk menjaga kelestarian lingkungan. (ran)

 

Tonton video menarik ini:

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here