Home Biodiversitas Ikan Balashark, Ikan Hias Air Tawar Serupa Hiu

Ikan Balashark, Ikan Hias Air Tawar Serupa Hiu

riverpark.biz

Agrozine Ikan ini sangat populer dikalangan pecinta ikan hias. Ikan Balashark memiliki nama latin Balantiocheilos melanopterus dan nama sinonimnya Barbus melanopterus. Ikan ini memiliki nama lain Ikan Hiu Perak, Hiu Triwarna, Hiu Bala, Hiu Air Tawar, Putung Hanyut, Ridikangus, dan Ketutung.

Sesuai dengan namanya, ikan ini memiliki tampilan yang serupa dengan ikan hiu walaupun sebenarnya tidak memiliki ikatan gen sama sekali. Sirip lancipnya yang berada di bagian atas dan bawah badan membuatnya terlihat seperti ikan hiu dengan ukuran yang jauh lebih kecil.

Balashark tergolong dalam famili Cyprinidae dan genus Balantiocheilos. Famili ini mengacu kepada keluarga besar air tawar seperti ikan mas, sedangkan genusnya Balantiocheilos hanya berisikan dua spesies. Spesies lain dari genus ini dikenal dengan Bala Hiu Siam atau Balantiocheilos ambusticauda. Ikan endemik Thailand ini diduga sudah punah karena terakhir kali ditemukan pada tahun 1986.

Balashark memiliki habitat di sungai berarus dan rawa dengan sebaran di wilayah Sumatera dan Kalimantan. Di alam, spesies ini biasanya memangsa ikan-ikan kecil, crustacea, dan larva serangga.

Balashark memiliki bentuk badan pipih memanjang, berwarna perak dengan pinggiran hitam pada sirip punggung, sirip ekor, sirip dubur, dan sirip perut. Letak mulut agak ke bawah, bibir bawah berlekuk di bagian belakang yang membentuk kantung yang membuka ke arah belakang. Terdapat 34-35 sisik sepanjang gurat sisi. Bentuk sirip ekornya bercagak. Tubuh Balashark jantan cenderung lebih besar dari betina dan perut betina lebih bulat dari jantan.

Besar tubuh ikan balashark tergantung kepada tempat dan pola makan. Semakin besar akuarium dan semakin banyak makan akan membuat ikan ini tumbuh besar hingga sekitar 30 cm. Ikan ini memiliki pertumbuhan yang cukup cepat sehingga membutuhkan tempat tinggal yang cukup luas agar dapat bebas bergerak. Jika ikan balashark tidak dapat bergerak dengan bebas maka cenderung mudah untuk tertekan dan mati. Jika dirawat dengan baik, ikan ini dapat hidup hingga sekitar 10 tahun.

Ikan hiu bala idealnya hidup pada suhu 25 derajat celcius dengan pH di antara 6.5 – 8. Ikan ini aktif dan suka melompat. Jadi, pastikan akuarium kamu memiliki tutup agar ikan-ikan ini tidak keluar.

Hiu kecil ini terkenal sebagai ikan yang cenderung tenang. Ikan ini akan hidup damai dengan ikan lain di lingkungannya jika sudah terbiasa. Namun, mereka mudah kaget dan takut jika berada di lingkungan baru. Setelah terbiasa di suatu lingkungan, mereka akan menjadi sangat aktif. Namun, terkadang juga memilih untuk bersembunyi. Ikan ini juga terkadang serakah karena memiliki nafsu makan yang besar dan tidak pemilih. Jika berkelompok, ikan-ikan ini akan jauh lebih tenang dan lebih tidak agresif.

Ancaman utama terhadap populasi ikan Balashark, yaitu adanya penangkapan yang berlebihan dikarenakan tingginya permintaan untuk dijadikan sebagai ikan hias. IUCN memasukkan spesies ini dalam kategori Vulnerable.

Pemerintah Indonesia melalui KKP menerbitkan Keputusan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 1 Tahun 2021 Tentang Jenis Ikan yang Dilindungi. Dalam peraturan tersebut Ikan Balashark statusnya adalah dilindungi penuh. (das)

Yuk Sobat, Tonton Video Menarik Ini:

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here