Home Perikanan Ikan Pelangi Merah, Asal Papua Terkenal di Eropa

Ikan Pelangi Merah, Asal Papua Terkenal di Eropa

aquadiction.world

Agrozine Ikan pelangi merah yang bernama Glossolepis incisus ini adalah ikan air tawar yang hidup endemik di Danau Sentani Papua, Indonesia. Ikan ini di luar negeri dikenal dengan nama Red rainbowfishIrian Jaya rainbowfish ataupun Salmon red rainbowfish. Ikan pelangi merah sudah terkenal di Eropa sebagai ikan hias.

Ikan cantik ini pertama kali diperkenalkan oleh Max Weber yang melakukan ekspedisi Papua Barat antara tahun 1890 sampai 1900. Pada tahun 1973, A. Werner, Jr dari Munich, dan E. Frech dari Memmingen, Jerman mengumpulkan spesimen hidup selama penelitian di Jawa, Sulawesi, dan Papua Barat. Mereka mengambil sejumlah ikan berwarna-warni kembali ke Eropa, termasuk Incisus Glossolepis. Peneliti Werner dan Frech juga memperkenalkan ikan pelangi yang indah ini.

Ikan ini dicirikan dengan tubuhnya yang pipih menyamping (compressed lateral), sisik yang besar, sirip punggung yang terbagi dua, sirip anal yang panjang, dan linea lateralis yang tidak beraturan. Ikan pelangi merah adalah ikan omnivora dan akan memakan makanan apa saja yang mudah dijumpai di perairan.

Dimorfisme seksual terlihat jelas pada ikan jantan yang bertubuh lebih besar daripada ikan betina. Hal ini ditandai pula dengan warna tubuh ikan pelangi merah betina yang hijau kekuningan hingga kecokelatan dan ikan jantan yang berwarna merah cerah dengan pantulan keperakan pada kepala dan kedua sisinya. Pejantan akan berubah menjadi warna merah cerah setelah mencapai ukuran 5 cm. Panjang ikan ini maksimal dapat mencapai 15 cm. Namun, umumnya ukuran panjang maksimum rata-rata ikan pelangi merah jantan sekitar 12 cm dan betinanya sekitar 10 cm.

Ikan pelangi merah hanya ditemukan di Danau Sentani yang terletak sekitar 20 kilometer di sebelah barat Jayapura . Sekitar 35 sungai kecil mengalir ke danau ini. Danau dibagi menjadi tiga bagian utama dengan kedalaman yang dari 7 sampai 52 meter. Ikan pelangi umumnya ditemukan di sekitar pinggiran danau. Sejumlah besar ditemukan berkumpul di sekitar vegetasi terendam air serta cabang pohon yang tumbang.

Ikan Red Rainbowfish biasa ditemukan di sekitar pinggiran danau. Sebagian besar ikan ini sering dijumpai bergerombol atau berkelompok di sekitar vegetasi (tanaman air) serta cabang pohon yang tumbang. Habitat seperti itu sangat berguna untuk berlindung dari predator yang selalu mencarinya. Selalu itu, vegetasi yang melimpah juga menjadikannya tempat yang pas sebagai sumber makanannya. Karena di sekitar vegetasi air terdapat banyak makanan, mulai dari tanaman air, cacing, larva, dan serangga.

Jika kamu memelihara ikan Red Rainbowfish sebaiknya jumlahnya lebih dari 1 karena karakteristik ikan pelangi merah yang suka bergerombol. Dalam satu akuarium, sebaiknya kamu memelihara sekitar 5-10 ekor ikan ini agar mereka tidak stres ketika hanya sendirian saja.

Ikan Red Rainbowfish bersifat damai dan tidak berbahaya bagi ikan lainnya. Jadi, ikan ini aman, tidak menyerang ikan lain. Jika kamu melihat ikan ini berkejaran dengan ikan lain, kemungkinan itu hanyalah aktivitas bermain saja.

Demikianlah informasi mengenai ikan pelangi merah. Semoga bermanfaat, selamat belajar, selamat berbudidaya, dan semoga sukses! (das)

Yuk Sobat, Tonton Video Menarik Ini: 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here