Home Peternakan Cara Cerdas Ternak Entok, Modal Rp 300 Ribu Hasilkan 4,5 Juta Per...

Cara Cerdas Ternak Entok, Modal Rp 300 Ribu Hasilkan 4,5 Juta Per Bulan

Sumber: glenlivet-wildlife.co.uk

Agrozine.id – Dalam dunia peternakan, mungkin masih jarang kita jumpai para pemuda yang terlibat di dalamnya. Hal ini mungkin karena dunia peternakan dilihat kurang bergengsi dibanding pekerjaan kantoran. Padahal kalau dilihat hasilnya, hasil dari peternakan kalau dikalkulasi insya Allah tidak kalah dengan yang bekerja di tempat lain. Oleh karena itu, kali ini kami akan menunjukkan salah satu cara cerdas mendapatkan penghasilan jutaan rupiah per bulan dari ternak entok dengan modal relatif kecil. Berikut ini caranya:

  • Kamu bisa memulai usaha ternak entok ini dengan modal usaha Rp 300 ribu. Ini untuk membeli dua ekor entok betina lokal dan satu pejantannya.
  • Entog lokal diternakkan atau breeding hingga menghasilkan anak-anak entog yang disebut minti. Seekor induk entok betina dapat bertelur sebanyak 8-16 butir.
  • Dari hasil penjualan anak entok atau minti, dibelikan lagi induk betina alias babon. Ternakkan kembali indukan tersebut sehingga menghasilkan minti. Jadi, perputaran modalnya seperti itu.
  • Untuk  menghasilkan keuntungan yang lebih besar, kamu mesti memelihara entok yang bernilai jual lebih tinggi, yakni entok hias.Jadi, kamu tukar tambah induk entok lokal dengan indukan entok hias, seperti jenis entok “bondol kaji”, “milenial”, “Jali”, “silver”, “batik bondol”, “Dragon”, dan “Jumbo”. Pilih salah satu jenis entok hias untuk diternakkan, sebaiknya yang paling laku di pasaran. Misalnya, kamu pilih jenis entok hias milenial, beli dua ekor betina dan satu ekor jantan. Beli indukan yang sehat dengan tampilan prima.
  • Ternakkan entok hias milenial hingga beranak. Sama  seperti sebelumnya, hasil penjualannya dibelikan indukan entok milenial kembali. Begitu seterusnya hingga kamu mendapat 10 induk betina atau babon entok milenial.
  • Selanjutnya, sebagian hasil dari penjualan anakan entok milenial dibelikan indukan entok hias jenis lainnya, misalnya jenis silver, dua ekor babon dan seekor pejantan. Ternakkan entok silver seperti entok milenial  hingga menghasilkan 10 induk betina.
  • Selanjutnya, beli indukan entok hias jenis lainnya, ternakkan seperti sebelumnya. Begitu seterusnya hingga kamu memiliki 5 jenis entok hias. Dengan demikian, kamu memiliki 50 ekor indukan betina dan 5 ekor induk jantan.
  • Dengan indukan 50 itu,1 bulan kamu bisa menjual sekitar 120-an minti. Untuk penjualan, minti dijual dari usia 3 hari sampai 1 bulan. Jadi, dibagi berdasarkan umur, dijual dari 3 hari sampai 7 hari itu dengan harga tertentu dan umur 1 bulan dengan harga tertentu juga. Omset rata-rata per bulan yang bisa kamu dapat sekitar Rp 4,5 juta.
  • Untuk saluran penjualan kamu bisa menggunakan media online dan offline. Online itu lewat grup Facebook, grup WA, ataupun lewat tiktok. Offline itu lewat omongan atau dari mulut ke mulut, dimulai dari teman-teman dan masyarakat sekitar. Untuk pengiriman sendiri, bisa COD atau melalui jasa kurir untuk luar kota. Kamu bisa mengembangkan lagi pemasaran dengan sistem dropship atau digital marketing.
  • Penetasan menggunakan bantuan mesin tetas. Keunggulan dari mesin tetas itu adalah lebih cepat. Jadi, indukannya bisa lebih cepat  bertelur lagi dan populasi minti-nya itu juga lebih cepat bertambah. Indukannya cuma mengerami 1 minggu, selebihnya dimasukkan mesin tetas.
  • Pakan total indukan 50 indukan dan 5 pejantan per hari sebanyak 3 kilo setengah bekatul dengan nasi sisa dan azolla atau kangkung plus konsentrat.
  • Air minum dalam  kandang harus diganti setiap hari, maksimal 2 hari sekali. Pakan juga harus teratur karena indukan itu kalau pakannya ganti-ganti biasanya akan kaget. Berikan vaksin AI untuk indukan, dan sediakan juga obat-obatan, vitamin, atau jamu-jamuan.
  • Kandang ternak entok harus tertutup sekelilingnya agar tidak kontak dengan hewan lain di luar kandang. Jadi, ditutup mulsa dan waring.
  • Per satu bulan sekali semprot kandang dengan kapur dolomit.
  • Pada saat ada entok yang kurang sehat harus langsung di karantina.
  • Kandang dibuat model sekat untuk memisahkan tiap jenis entok hias agar pembeli lebih mudah dan jelas memilih dan membedakan tiap  jenis entok.
  • Untuk atap kandang, sepertiga bagian tertutup rapat untuk melindungi entok yang sedang mengeram, sepertiga bagian menggunakan atap UV agar sinar matahari bisa masuk, dan sisanya beratapkan langit alias terbuka.

Demikianlah informasi tentang cara cerdas ternak entok. Semoga bermanfaat, selamat beternak, dan semoga sukses! (das)

Yuk Sobat, Tonton Video Menarik Ini:

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here